Sejarah

456px-Masonic_SquareCompassesG.svg

Adapun yg dimaksud freemansory dan sejarahnya di Indonesia, Anda bisa baca di artikel sebelumnya yaitu Sejarah Freemasonry di IndonesiaPada tahun 1717 M gerakan rahasia ini melangsungkan seminar di London di bawah pimpinan Anderson. Ia secara formal menjabat sebagai kepala gereja Protestan, namun pada hakikatnya adalah seorang Yahudi. Dalam seminar inilah gerakan rahasia tersebut memakai nama Freemasonry sebagai nama barunya. Sebagai pendirinya adalah Adam Wishaupt, seorang tokoh Yahudi dari London, yang kemudian mendapatkan dukungan dari Albert Pike, seorang jenderal Amerika (1809-1891). Organisasi ini sulit dilacak karena strukturnya sangat rahasia, teratur, dan rapi.

Tujuan gerakan Freemasonry secara umum

  • (1) Menghapus semua agama.
  • (2) Menghapus sistem keluarga.
  • (3) Memporak—porandakan sistem politik dunia.
  • (4) Selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia dan merusak kehidupan politik, ekonomi, dan sosial negara-negara non-Yahudi atau Goyim (sebutan dari bangsa lain di luar Yahudi).

Tujuan akhir dari gerakan Freemason

Yaitu mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman yang terletak di Masjid Al-Aqsha, di kota Al-Quds (Yerussalem), mengibarkan bendera Israel, serta mendirikan pemerintahan Zionis Internasional, seperti yang diterapkan dalam Protokol para cendekiawan Zionis.

Tokoh-Tokoh Freemasonry di Indonesia

Adapun Tokoh-Tokoh Freemasonry di Indonesia, antara lain:

1. Komisaris Jenderal (Pol.) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo

Soekanto Tjokrodiatmodjo - Wikipedia bahasa Indonesia ...

Soekanto Tjokrodiatmodjo – Wikipedia

Komisaris Jenderal (Pol.) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo lahir di Bogor, Jawa Barat, 7 Juni 1908 – meninggal di Jakarta, 24 Agustus 1993. Dia adalah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri; dulu bernama Kepala Djawatan Kepolisian Negara) pertama, menjabat dari 29 September 1945 hingga 14 Desember 1959.

Pada tahun 1952 menjadi anggota dari loge Indonesia Purwo Daksia. Ia menjabat sebagai Kepala kepolisian RI . Soekanto menjadi Suhu Agung dari Timur Agung Indonesia atau Federasi Nasional Mason. Ia juga menjabat sebagai ketua dari Yayasan Raden Saleh yang merupakan penerusan dari Carpentier Alting Stiching.

2. Raden Mas Toemenggoeng Ario Koesoemo Yoedha (1882-1955)

wpid-ariokoesoemo

Raden Mas Toemenggoeng Ario Koesoemo Yoedha

Putra dari Paku Alam V. Menjadi anggote Loge Mataram pada tahun 1909 dan berkali-kali memegang jabatan kepengurusan.

Pada tahun 1930 menjadi anggota Pengurus pusat.

3. Mas Boedhiardjo

wpid-boediarjoBerawal dari anggota Mason, Boediardjo menjadi sekretaris pada pengurus Boedi Oetomo, sekitar 1916 ia masih memegang jabatan di kepengurusan. Antara tahun 1916-1922 ia menjabat sebagai onspektur pembantu dari Pendidikan Pribumi (Irlands Onderwiis)

4. Raden Adipati Tirto Koesoemo (Bupati Karanganyar)

Raden Adipati Tirto Koesoemo

Raden Adipati Tirto Koesoemo

Anggota Loge Mataram sejak tahun 1895. Ketua pertama Boedi Oetomo. Pada kongres kedua Boedi Oetomo, yang diadakan di Gedung Loge Mataram, ia mengusulkan pemakaian Bahasa Melayu, mendahului Sumpah Pemuda denga kira-kira  20 tahun.

5. R.A.S. Soemitro Kolopaking Poerbonegoro

04-26-04.05.23

Menjadi Ketua Suhu Agung dari Timur Agung Indonesia pada 7 April 1955 (Hari berdirinya Tarekat Mason Indonesia)

Kegiatan-Kegiatan Freemasonry di Indonesia

Upacara Peresmian pengurus baru & pada tanggal 7 April 1955 lahirlah Tarekat Mason Indonesia

Upacara Peresmian pengurus baru & pada tanggal 7 April 1955 lahirlah Tarekat Mason Indonesia

Loge Prins Frerik di Kota Raja - banda Aceh merupakan Loge perwira yang tidak mengherankan mengingat Perang Aceh masih berkecamuk. Di latar belakang terlihat gambar dari pemberi nama yakni Pangeran Fredrik, bekas Suhu Agung di Belanda. Foto ini berasal dari tahun 1908

Loge Prins Frerik di Kota Raja – banda Aceh merupakan Loge perwira yang tidak mengherankan mengingat Perang Aceh masih berkecamuk. Di latar belakang terlihat gambar dari pemberi nama yakni Pangeran Fredrik, bekas Suhu Agung di Belanda. Foto ini berasal dari tahun 1908

Foto khidmat dari tahun 1934. Dibelakang meja pengurus dari Loge Mataram duduk anggota bersuku Jawa yakni Yang Mulia Paku Alam VIII, Pangeran Soerjoatmodjo, Raden Soedjono Tirtokoesoemo dan R.M.A.A Tjokroadikoesoemo

Foto khidmat dari tahun 1934. Dibelakang meja pengurus dari Loge Mataram duduk anggota bersuku Jawa yakni Yang Mulia Paku Alam VIII, Pangeran Soerjoatmodjo, Raden Soedjono Tirtokoesoemo dan R.M.A.A Tjokroadikoesoemo

Antara para Sultan Yogya dan Loge Mataram selalu terjalin hubungan yang erat. Gedung Loge yang terletak di Jl. Malioboro dipinjam pakai dari Sultan. Dalam tahun1925 Yang Mulia Hamengkoe Boewono VIII dari Yogya berkunjung ke Loge Mataram

Antara para Sultan Yogya dan Loge Mataram selalu terjalin hubungan yang erat.
Gedung Loge yang terletak di Jl. Malioboro dipinjam pakai dari Sultan.
Dalam tahun1925 Yang Mulia Hamengkoe Boewono VIII dari Yogya berkunjung ke Loge Mataram

Ir. C.M.R. Davidson, Suhu Agung dari Tarekat Mason yang bekerja di bawah Timur Agung Belanda dan R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Suhu Agung dari Timur Agung Indonesia, 7 April 1955

Ir. C.M.R. Davidson, Suhu Agung dari Tarekat Mason yang bekerja di bawah Timur Agung Belanda dan R.A.S Soemitro Kolopaking Poerbonegoro, Suhu Agung dari Timur Agung Indonesia, 7 April 1955.

Referensi

  • ^sep2sip.blogspot.co.id/2011/03/beberapa-gedung-dan-tokoh-freemasonry.html?m=1
  • ^kaskus.us/showthread.php?p=292164831
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s