PREV | Saksi mata yang melihat pesawat sepakat bahwa pesawat itu terbang dari utara ke tenggara menuju Addu, diujung selatan Maladewa.

07-02-08.20.09

Dan mereka semua berkomentar tentang terjadinya suara bising yang sangat keras dari pesawat itu ketika terbang sangat rendah di atas pulau.

Begitu rendahnya pesawat itu sehingga mereka dapat melihat pintu pesawat dengan jelasmya, fakta yang juga disepakati oleh para saksi mata lainnya.

“Beberapa orang sampai keluar dari rumah untuk melihat apa yang menyebabkan kebisingan yang luar biasa itu,” kata saksi mata tersebut.

Dilaporkan oleh Councillor pulau tersebut, Mohamed Zaheem, yang mengatakan bahwa warga Kudahuvadhoo lainnya juga telah melaporkan hal yang sama tentang peristiwa ini.

(video / sumber).


E. Beberapa Teori Penyebab Hilangnya MAS Nomer Penerbangan MH370

Sejauh ini lebih 34 pesawat dan 40 kapal dari 7 negara dikerahkan ke Laut China Selatan untuk mencari pesawat MH370 tersebut. Pesawat berpenumpang 239 itu hilang dalam penerbangan dari Malaysia menuju Beijing.

Hilangnya pesawat jenis Boeing 777-200 itu pun hingga saat ini masih misterius. Isu teroris pun merebak seiring ditemukannya penumpang ilegal. Berikut beberapa teori tentang hilangnya pesawat tersebut:


1. Dibajak Teroris

Muncul spekulasi jika Malaysia Airlines telah diserang oleh teroris. Dugaan ini muncul setelah pihak berwenang Malaysia mengatakan, sedang menyelidiki dua penumpang yang menggunakan paspor hasil curian.

Namun para pejabat dan ahli dengan cepat menunjukkan bahwa tidak ada bukti kecurangan. Sejauh ini masih ada penjelasan lain untuk penggunaan dokumen identitas palsu.

Dua penumpang membeli tiket mereka melalui China Southern Airlines, yang merupakan penerbangan dengan Malaysia Airlines berbagi kode. Mereka menggunakan dokumen milik warga negara Italia dan Austria yang dicuri di Thailand sekitar dua tahun lalu.

07-02-08.24.39


2. Ledakan di Pesawat

Beberapa pilot dan ahli penerbangan mengatakan ledakan di kapal bisa menjadi kemungkinan penyebab hilangnya pesawat. Ledakan, sambaran petir atau dekompresi yang parah dapat berakibat fatal, kata seorang mantan pilot Malaysia Airlines yang menolak disebutkan namanya seperti dikutip dari thestar.com.my, Senin (10/3/2014).

Boeing 777 masih bisa terbang setelah tersambar petir atau dekompresi yang parah. Tapi jika terjadi ledakan, tidak ada kesempatan. Ini sudah berakhir.

Dugaan lain yang ekstrem, pesawat tiba-tiba kehilangan tekanan di kabin yang bisa menyebabkan ledakan dekompresi dan membuat pesawat hancur. Dekompresi tersebut dapat disebabkan oleh korosi atau ‘kelelahan logam’ di badan pesawat.


3. Kesalahan Mekanis

Teori ini muncul pada hari Minggu (9/3/2014) setelah radar mendeteksi bahwa pesawat telah melakukan upaya berputar balik arah sebelum komunikasi dengan radar terputus. Hal itu lalu memicu spekulasi bahwa penyebab kapal berbalik arah karena adanya kesalahan mekanis.

07-02-08.27.46

Para ahli mengatakan jika pesawat yang terbang lalu tiba-tiba memutuskan untuk memutar balik berarti pesawat harus kembali ke bandara asal sebagai akibat dari kerusakan atau dicurigai adanya kerusakan barang apapun pada pesawat.

Tapi mereka mencatat bahwa pilot akan membuat panggilan darurat atau sinyal jika berbalik arah  kembali .

Laporan pada hari Minggu mengatakan, bahwa pesawat Malaysia Airlines mengalami patah di ujung sayap ketika pernah terlibat dalam tabrakan kecil dengan pesawat lain pada tahun 2012. Tapi maskapai ini mengatakan bagian yang rusak dari ujung sayap, kira-kira satu meter itu telah diperbaiki oleh Boeing.


4. Jatuh Mendadak

Para pengamat menemukan beberapa persamaan antara hilangnya MH370 dan Air France 447 yang jatuh di Samudera Atlantik saat menuju Paris dari Rio de Janeiro pada tahun 2009 lalu. Jatuhnya Air France 447 tersebut menewaskan 228 penumpang dan awak kapal.

Awalnya, kecelakaan Air France 447 tersebut diakibatkan badai petir. Namun, hasil investigasi menunjukkan sensor kecepatan yang berada di luar pesawat beku dan menyebabkan autopilot tak bisa bekerja sebagaimana mestinya.


5. Kesalahan Pilot

Para ahli penerbangan berpendapat penyebab kecelakaan pesawat terbang bisa saja disebabkan faktor sang pilot. Para pakar biasa menyebutnya dengan disorientasi pilot.

Menurut mereka, pilot bisa saja menonaktifkan autopilot untuk mengambil kendali penuh pesawat, tapi hal tersebut tak dilakukannya. Apalagi pilot pada penerbangan tersebut sudah sangat berpengalaman.

Tapi dari semua teori diatas, tetap tak menjelaskan kenapa pilot atau krew di kokpit tidak melaporkan apapun ke ATC di darat. Pesawat seakan lenyap entah kemana tanpa jejak puing atau sejenisnya, yang ada hanyalah bahan bakar yang mengapung di atas laut. Itupun belum tentu sebaran bahan bakar dari pesawat yang hilang tersebut.


6. Pesawat Ditanam Bom

07-02-08.33.21

Teori ini timbul ke permukaan karena di dalam penerbangan itu ternyata terdapat karyawan Freescale Semiconductor yaitu sebuah perusahaan yang memproduksi dan merancang perangkat keras tempelan (embedded hardware).

Perusahaan itu telah memproduksi sejumlah 17 miliar chip semikonduktor yang digunakan di seluruh dunia. Dan perusahaan ini termasuk perusahaan semikondutor pertama di dunia sejak tahun 1948.

“Rothschild memiliki keuntungan dari ‘Blackstone Group’ atas hilangnya penerbangan MAS MH370, ia menjadi pemegang paten utama teknologi baru”, sebuah laporan mengatakan.

Freescale Semiconductor Ltd terutama dimiliki oleh Blackstone Group, yaitu Lord Jacob Rothschild, kelompok yang sama yang bertanggung jawab untuk penyemprotan racun yang sangat tinggi, Corexit-500A (highly-toxic Corexit 500A) ke perairan Teluk Meksiko pada bulan-bulan setelah tumpahan minyak British Petroleum  seperti yang dilaporkan awal oleh Intelihub News.

Mengejutkan, bahwa mereka juga menemukan Grup Carlyle terdaftar sebagai investor sekunder yang menambahkan lapisan kecurigaan lain bagi peneliti.

Dari entri resmi yang tercantum di bawah “keuangan” Freescale Semiconductor pada Wikipedia menyatakan:

Pada tanggal 15 September 2006, Freescale menyetujui pembelian $ 17,600,000,000 ($17.6 billion) oleh sebuah konsorsium yang dipimpin oleh Blackstone Group dan co-investor, Carlyle Group, TPG Capital, danPermira.

Tawaran pembelian diterima pada tanggal 13 November 2006 setelah pemungutan suara oleh para pemegang saham perusahaan. Pembelian, yang ditutup pada tanggal 1 Desember 2006 adalahpembelian swasta terbesar dari perusahaan teknologi semenjak pembelian Dell ditahun 2013 dan pembelian ini merupakan salah satu dari sepuluh buyoutterbesar sepanjang masa.

“Para karyawan yang berada di penerbangan Malaysia Airlines – yang mungkin telah jatuh – didalamnya terdapat beberapa karyawan yang telah melakukan pekerjaan ‘super-canggih’ sebagai pembuat chip di AS”, kata juru bicara perusahaan yang mengatakannya pada hari Minggu (9/3/2014).

“Ada 20 karyawan Freescale diantara 239 orang di penerbangan MH370, yang sebagian besar adalah para insinyur dan para ahli lainnya yang bekerja untuk membuat fasilitas ‘chip canggih’ yang dapat bekerja lebih efisien di perusahaan Tianjin, China dan Kuala Lumpur”, kata Mitch Haws,Vice President, Global Communications and Investor Relations dari Freescale Semiconductor, Inc.

07-02-08.32.00

“Mereka itu adalah orang yang memiliki banyak pengalaman dari latar belakang teknis, dan mereka adalah orang-orang yang sangat penting. Ini jelas merupakan suatu kerugian bagi perusahaan”, kata Haws.

Karyawan yang berada di pesawat, dari 12 orang 8 diantaranya dari China yang berasal dari berbagai disiplin ilmu dan mereka adalah bagian dari misi besar yang diprakarsai oleh Chief Executive Officer, Gregg Lowe, untuk membuat Freescale lebih efisien dan biaya yang efektif, kata Haws.

Untuk masa kini, insinyur yang sangat berkualitas sulit didapat bagi produsen chip dan perusahaan teknologi lainnya, dan kini perusahaan sangat kehilangan mereka dan akan membawa dampak yang besar dalam bisnis ini, terlepas dari senioritas mereka.

Perusahaan Freescale Semiconductor, Inc.berfokus pada pasar otomotif, konsumen, industri, dan jaringan dengan portofolio produknya yang mencakup mikroprosesor, mikrokontroler, prosesor sinyal digital, kontroler sinyal digital, sensor, IC daya RF dan IC pengatur daya.

Perusahaan ini juga memiliki berbagai macam portofolio paten yang terdiri dari 6.100 keluarga paten. Selain itu, perusahaan ini juga menawarkan peralatan dan perangkat lunak serta pengembangan peralatan tersebut, agar dapat saling melengkapi dan saling mendukung terhadap pengembangan produk tersebut.

Perusahaan ini berkantor pusat di Austin, Texas dan memiliki operasi perancangan, penelitian dan pengembangan, pembuatan dan pemasaran di lebih dari 20 negara. Freescale termasuk dalam Worldwide Top 20 Semiconductor Sales Leaders.


7. Pesawat “Dihilangkan” Oleh Teknologi Militer Canggih

Dua puluh orang ilmuwan Semiconductoryang sedang terlibat dalam penelitian super cangih dalam teknologi listrik ikut berada di dalam pesawat MAS yang hilang. Beberapa hasilnya digunakan untuk tujuan pertahanan, hal ini menimbulkan pertanyaan wartawan tentang persenjataan elektronik yang dapat menyembunyikan pesawat.

Tambahan misteri tragis lainnya adalah mengapa petugas tidak mengecek dan memeriksa ke database tentang informasi untuk tiap paspor, agar jika ada paspor curian yang digunakan penumpang  untuk naik pesawat Malaysia Airlines dapat diketahui.

Senjata elektronik baru pada masa kini memungkinkan untuk memblokir (jamming), membutakan (blinding), memekakkan telinga (deafening) dan banyak lagi, sehingga pesawat mungkin dapat menghilang dari deteksi radar dan sistem keamanan tidak lagi dapat mendeteksinya.

image

Radar dasar bernama Electronic Counter-Measure strategies atau strategi tolak ukur Elektronik yang digunakan dalam peperangan elektronik (Electronic Warfare / EW) adalah:

Gangguan radar, Menargetkan modifikasi, dan Mengubah sifat listrik dari udara.

Misalnya, kesaksian intelijen AS yang menjelaskan kepada The Daily Beast oleh pejabat intelijennya dan juga para mantan pegawainya, menyimpulkan setiap serangan Israel terhadap Iran akan jauh melampaui serangan udara pesawat tempur, dan kemungkinan akan menyebarkan EW terhadap jaringan Iran yang meliputi listrik, internet, jaringan ponsel dan frekuensi darurat untuk petugas pemadam kebakaran dan polisi.

“Sebagai contoh, Israel telah mengembangkan senjata yang mampu meniru sinyal ponsel yang dapat memerintahkan jaringan itu untuk “tidur” secara efektif dan akan menghentikan transmisi,” ujar pejabat intelijen mengkonfirmasi. “Israel juga memiliki jammers yang mampu menciptakan gangguan dalam frekuensi darurat di Iran saat responden pertama,” terangnya.

Pada tahun 2007 lalu, militer Suriah juga pernah merasakan alat peperangan (warfare) ini, ketika radar pertahanan udara negara itu awalnya dibuat ‘buta’ lalu akhirnya baru dapat mendeteksi pesawat-pesawat Israel. Pada awalnya radar akan menimbulkan kesan bahwa tidak ada jet tempur di langit dan dalam sekejap, tiba-tiba pada radar terlihat langit dipenuhi dengan ratusan pesawat tempur, ” tambah intelijen itu.

“Tahun 2013 lalu, diumumkan juga bahwa teknologi siluman atau stealth yang terbaru membuat pesawat dapat tak terlihat. Dan tak hanya hilang di radar, tapi juga tersembunyi atau tak tampak alias hilang jika dilihat oleh mata manusia juga – “seperti Jubah Gaib (invisibility cloak) di film Hollywood sci-fi thriller,” tulisMilitary.com.

07-02-08.36.42

Cina juga baru saja disebut-sebut sedang meneliti sebuah teknologi “cloaking” (menghilang tak terlihat) menggunakan array heksagonal dari panel kaca untuk membelokkan cahaya di sekitar objek, menutupinya dari pandangan seolah-olah disembunyikan oleh Jubah Gaib (invisibility cloak, stealth suit), para ahli menegaskan bahwa teknologi itu JAUH lebih hebat. Dan tidak seperti proyek Amerika dan Eropa dalam beberapa tahun terakhir.

(lihat video cloaking suit).

“Masyarakat umum… mungkin tidak mendengar tentang seberapa jauh Amerika Serikat telah memilikinya, karena jika ada pun harus tetap diklasifikasikan,” jelas ahli senjata api Chris Sajnog, seorang mantan Navy SEAL, kepada FoxNews.com. “Negara-negara lain masih bermain kejar-kejaran sementara mereka justru menutup kesenjangan.

Military.com menyatakan, “Tapi ketika pekerjaan klasifikasi berlangsung, beberapa proyek publik dari universitas dan perusahaan pemasok militer telah benar-benar dapat menunjukkan betapa nyata ‘futuristic technology‘ atau teknologi futuristik ini. Pengembang senjata besar seperti BAE Systems mengakui telah bekerja pada teknologi semacam ini, seperti program Adaptiv yang bertujuan untuk menyembunyikan kendaraan lapis baja.”

“Militer AS adalah diantara banyak negara yang telah menyatakan minatnya untuk ADAPTIV yang dapat ditransfer ke platform lain, seperti kapal dan helikopter,” kata Mike Sweeney, juru bicara BAE.

Dalam Electronic Warfare jargon, ECM adalah perangkat listrik atau elektronik yang dirancang untuk mengelabui atau menipu radar, sonar atau deteksi sistem lain, seperti inframerah (IR) atau laser. ECM dapat digunakan ofensif dan defensif untuk mencegah target informasi jatuh ke tangan kepada musuh.

image

Sistem ini dapat membuat sasaran sebenarnya menghilang lalu muncul kembali atau muncul secara acak. Hal ini digunakan secara efektif untuk melindungi pesawat dari peluru kendali atau pun drone.

“Sebagian besar angkatan udara menggunakan ECM untuk melindungi pesawat mereka dari serangan. Hal ini juga telah digunakan oleh kapal-kapal militer dan baru-baru ini pada beberapa tank canggih untuk menipu laser / IR peluru kendali.

Hal ini sering digabungkan dengan kemajuan teknologi siluman sehingga sistem ECM memiliki pekerjaan yang lebih mudah karena serangan ECM sering berbentuk jamming. Sedangkan perusahaan Freescale Semiconductor yang berbasis di Austin meluncurkan misi utama yang didedikasikan untuk melayani kebutuhan listrik RF (Radio Frequency) untuk sektor Kedirgantaraan dan Pertahanan AS atau Aerospace and Defense(A&D).

Misi itu spesial didedikasikan untuk mendukung pertahanan pelanggannya. Karyawan Freescale dikonfirmasi berada di dlampenerbangan Malaysia Airlines MH370, dua belas orang dari Malaysia dan delapan dari China. Perlu diketahui bahwa produk komersial Freescale memproduksi perangkat yang memenuhi persyaratan aplikasi seperti :

  • Komunikasi untuk peperangan (Battlefield communications)
  • Dunia penerbangan / avionik  (Avionics)
  • Radar HF jalur L-dan S-Band (HF through L- and S-Band radar)
  • Pengendali rudal (Missile guidance)
  • Perangkat perang elektronik (Electronic warfare)
  • Perangkat identifikasi, teman atau musuh (Identification, friend or foe (IFF)

8. Alat pelacak radar di Malaysia Airlines MH370 sengaja dimatikan.

Bukti terbaru pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 menyebutkan bahwa komunikasi antara pesawat itu dengan menara pengawas lalu lintas udara sengaja dimatikan.

Stasiun televisi ABC mengutip pernyataan penyelidik Amerika Serikat yang mengatakan dia meyakini alat pengirim data dan transponder atau pelacak radar di cockpit  pesawat itu dimatikan secara terpisah, seperti dilansir surat kabar the Star, Jumat (14/3/2014).

Kesimpulan itu didapat dari fakta yang menunjukkan bahwa alat pengirim data dan transponder dimatikan secara terpisah, dalam selang waktu 14 menit. Fakta itu juga menyimpulkan pesawat tidak mengalami kecelakaan tiba-tiba karena kedua alat itu tidak mati secara bersamaan.

Alat transponder dimatikan 30 menit setelah komunikasi terakhir di cockpit, yang diyakini Malaysia merupakan waktu yang sama saat ketika pesawat berbalik arah dari jalur seharusnya.

Surat kabar the Washington Post mengutip pernyataan ahli penerbangan yang menyebutkan bahwa tampaknya ada seorang penyusup atau salah satu pilot mengambil alih pesawat itu. Informasi yang didapat Amerika Serikat juga menyebutkan kemungkinan pesawat itu jatuh di Samudera Hindia.

07-02-08.44.32

Ia juga mengatakan sempat tak berfikir apapun, karena jika hal itu terjadi (kehilangan kontak) adalah suatu hal yang normal, sampai akhirnya ia tahu bahwa penerbangan MH370 tak pernah mendarat.

“Jika pesawat dalam kesulitan, kita akan mendengar pilot membuat panggilan darurat ‘Mayday’. Tapi saya yakin bahwa sama seperti saya, tidak ada orang lain mendengar ada panggilan darurat itu.

“Setelah frekuensi sempat hening, permintaan untuk mengulangi dibuat oleh otoritas ATC Vietnam untuk mencoba membangun kontak dengan mereka lagi, tapi tak berhasil,” ujarnya. Hingga kini penyelidik tengah meneliti adanya dugaan bahwa pesawat mungkin meledak di udara, seperti peristiwa serupa yang terjadi di Skotlandia tahun 1988 silam.

Menurut, seorang pejabat senior yang ikut terlibat dalam proses penyelidikan, bukti-bukti yang ditemukan sejauh ini, menunjukkan bahwa pesawat meledak di atas ketinggian 35 ribu kaki. Ditanya media apakah penyebab meledaknya pesawat nahas itu akibat bom, sumber tersebut mengatakan belum ada bukti mengarah ke sana.
Namun, dia membenarkan hilangnya pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370 pada Sabtu dini hari di Laut Cina Selatan, mirip dengan penerbangan PanAm 103 di tahun 1988 yang jatuh di Lockerbie, Skotlandia dan AirIndia 182 yang juga mengalami kecelakaan di tepi pantai Irlandia tahun 1985 silam.

Pan Am Penerbangan 103 (juga dikenal sebagai pengeboman Lockerbie) adalah penerbangan harian Pan American World Airways dari Bandara Internasional Heathrow, London ke Bandara Internasional John F. Kennedy, New York.

Pada 21 Desember 1988 pesawat Boeing 747-100 yang terdaftar sebagai N739PA dan bernama “Clipper Maid of the Seas” meledak di udara pada saat terbang di atas Lockerbie, Dumfries dan Galloway, Skotlandia, ketika sebuah paket seberat 340-450 gram yang terdiri dari peledak plastik, diledakkan dikargo depan.

Sedangkan AirIndia penerbangan 182 merupakan sebuah penerbangan terjadwal oleh Air India, dari Montreal menuju London. Pesawat tersebut meledak karena adanya bom di dalamnya dan jatuh di Samudera Atlantik di Irlandia Selatan pada 23 Juni 1985. Kecelakaan tersebut menewaskan seluruh penumpang dan awaknya yang berjumlah 329 orang.


9. Auto-Pilot MH370 Diambil-alih Oleh Seseorang Dari Darat

Hal ini mirip spekulasi para peneliti pada Tragedi WTC 9/11 tahun 2001 lalu, dimana kontrol atas pesawat diambil-alih atau “dibajak” oleh seorang dari darat via satelit. Namun dengan syarat sebuah transceiverharus dipasang pada pesawat tersebut sebelumnya.

Hal ini menghangat pada masa itu karena sekitar enam bulan sebelum tragedi WTC 9/11 , tepatnya pada tanggal 4 Maret 2001, televisi FOX menayangkan sebuah film yang berjudul “The Lone Gunman“.

Film tersebut menceritakan sebuah pesawat yang dibajak dengan cara mengambil-alih kendali auto-pilot dari krew kokpit pesawat tersebut dari darat. Toggle atau stir pesawat pun terkunci walau auto-pilot kembali di non-aktifkan. Lalu pesawat diarahkan untuk menabrak menara kembar WTC.
Rencana plot ini tercium oleh sepasang agen bapak dan anaknya, yang kemudian berusaha naik ke pesawat itu guna menggagalkan aksi tersebut. Bedanya skenario film itu dilakukan pada malam hari.

Akibatnya, terjadilah “perang hacker” diantara kedua pihak tersebut dan akhirnya dimenangkan oleh “pihak baik” dan pesawat akhirnya dapat diambil-alih kembali oleh krew kokpit pesawat pada detik-detik terakhir.

Pesawat pun akhirnya dapat diambil alih oleh pilot dan selamat walau bagian ekornya sempat menyerempet antena diatas gedung WTC tersebut! Film yang kontroversial karena film ini adalah film lama namun dutayangkan kembali oleh Fox TV sekitar enam bulan sebelum tragedi WTC 9/11 , tepatnya pada tanggal 4 Maret 2001.

 (Cuplikan film “The Lone Gunman”, pesawat tabrak WTC).

Teknologi ini bukan “barang baru” bahkan termasuk lama sejak akhir tahun 60-an sudah diujicoba. Biasanya metode ini digunakan juga untuk mengetes laik-tidaknya sebuah pesawat atau bagaimana jika pesawat melakukan pendaratan darurat. Hal ini telah dilakukan NSA dan NASA jauh sebelumnya. (lihat cuplikan video pengujian pesawat komersial saat melakukan pendaratan darurat dengan menggunakan pengendali di darat oleh NASA terhadap Boeing 720.

(Video Boeing 720 Crash Test (Grounded Auto-Pilot), klik disini)

“Auto pilot” dengan cara ini sangat mudah teknologinya karena sama saja dengan teknologi drone (pesawat mini tanpa awak) atau  UAV (Unmanned aerial vehicle).

07-02-08.44.07

Yang susah justru pada teknologi pesawatnya (dalam hal ini Boeing 777) bukan pada teknologi “remote control”nya  yang biasa digunakan oleh Drones dan UAV yang kini banyak menjamur karena semua negara bisa membuatnya, bahkan negara miskin sekalipun.

Teknologi ini dapat “mengunci” auto-pilot, dengan begitu maka pilot dan krew kokpit tak akan dapat berbuat apapun.

Jadi jika sang pilot di darat ingin mengarahkan ke tempat lain, maka pesawat akan berbelok sesuai “joystick” atau tongkat pemandu yang mereka kendalikan dari darat dengan menggunakan layar dan joystick serta perangkat pendukung lainnya. Dengan teknologi inipun, semua peralatan navigasi dan komunikasi serta lainnya dapat dengan mudah dimatikan dari darat!


10. Ditembak Senjata Rahasia Terbaru, Bangkai Malaysia Airlines MH370 Takkan Pernah Ditemukan

“Keberadaan bangkai pesawat MAS MH370 tak akan pernah ditemukan, karena pesawat itu telah ditembak oleh senjata rahasia terbaru milik AS,” itulah apa yang dikatakan oleh Leuren Moret, seorang ilmuwan independen, sekaligus saksi ahli di pengadilan internasional Tokyo akibat kejahatan perang di Afghanistan, dan juga sebagai saksi ahli pada HAARP & ssksi ahli untuk perang melawan lingkungan hidup.

“Penerbangan MH370 milik Malaysia itu telah “ditelan” oleh energi dari senjata Angkatan Laut AS yang di demonstrasikan kepada presiden Rusia, Vladimir Putin, dan merupakan senjata paten milik Rothschild untuk penipuannya dan sebagai balasan kepada Pengadilan Kejahatan Perang yang telah diputuskan oleh Kuala Lumpur akibat putusannya kepada Israel, AS dan Inggris,” tambah Leuren Moret menjelaskan.

(video wawancara).

Pada tahun 2011 lalu, mantan Presiden Amerika Serikat George W. Bush dan mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Tony Blair dinyatakan bersalah atas “kejahatan terhadap perdamaian”.

Hal itu diputuskan oleh Pengadilan Kejahatan Perang Kuala Lumpur, Malaysia. Pengadilan Malaysia itu menyatakan, kedua mantan pemimpin tersebut telah merencanakan, menyiapkan dan menginvasi Irak pada 19 Maret 2003 lalu sebagai pelanggaran Piagam PBB dan hukum internasional.

“Dakwaan itu terbukti tanpa keraguan. Terdakwa dinyatakan bersalah,” demikian bunyi statemen media resmi dari Perdana Global Peace Foundation, pihak pengorganisir pengadilan tersebut seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Rabu (23/11/2011).

“Para penjahat perang harus ditangani, dengan menghukum Bush dan Blair sesuai dakwaan. Vonis bersalah akan menjadi pemberitahuan bagi dunia bahwa para penjahat perang bisa lari namun pada akhirnya tak bisa bersembunyi dari kebenaran dan keadilan,” demikian bunyi statemen tersebut.

Pengadilan Malaysia itu menekankan, Resolusi Dewan Keamanan PBB 1441 tidak mengizinkan penggunaan kekerasan terhadap warga Irak. Namun dengan dalih serangan teroris 11 September 2001 dan senjata pemusnah massal Irak, AS dengan didukung negara-negara sekutu melakukan serangan ke Irak.

Dalam putusannya, hakim-hakim pengadilan juga menyebutkan bahwa AS semasa pemerintahan Bush telah merekayasa dokumen-dokumen supaya terlihat bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal. Namun para pemimpin dunia kemudian mengetahui kalau senjata pemusnah massal itu tak ada di Irak. Dengan putusan ini, pengadilan memerintahkan agar nama-nama Bush dan Blair dimasukkan ke dalam catatan kejahatan perang Komisi Kejahatan Perang Kuala Lumpur.

Karena penyataan pengadilan Malaysia itulah maka AS menaruh misinya dan menunggu saat yang tepat untuk “membalas” sekaligus “menguji-coba” sistim persenjataan militernya kepada pesawat komersial, dalam hal ini Malaysia Airlines. Hal ini juga dilakukan sebagai unjuk gigi kepada musuh-musuhnya, yaitu Rusia, Cina, Iran dan Korea Utara, bahwa ada “sesuatu yang tak beres” terhadap pesawat yang raib tanpa diketahui rimbanya itu.

07-02-08.49.47

Sistim persenjataan terbaru yang canggih itu sejenis laser beam berkemampuan sangat tinggi yang mana energi pancarannya dapat “melenyapkan” sebuah pesawat komersial sebesar Boeing 777 milik Malaysia tersebut,” ujar Leuren.

Senjata canggih dengan sinar laser yang disebutLaser Weapon System ini memiliki jangkauan sangat jauh, bahkan bisa dibilang tak terbatas. Hal ini dikarenakan sinar laser selalu menjalar lurus dan tak terpencar saat melewati udara seperti sinar biasa. Sistim senjata laser atau Laser Weapon System ini telah diuji coba dan berhasil, saat ini senjata “tanpa bukti peluru” tersebut telah dipasang di banyak pesawat dan kapal laut Amerika Serikat

(lihat video).

Leuren meyakini bahwa sebuah pelampung dan juga tumpahan minyak di permukaan laut yang sebelumnya pernah ditemukan oleh tim SAR, sebenarnya adalah bagian atau bukti yang tersisa milik Malaysia Alirlines yang hilang tersebut. Ia meyakini hanya itulah yang tersisa dari pesawat yang hilang tiba-tiba tanpa tanda apapun itu. Untuk komplitnya, hepotesa tersebut dapat dilihat dalam video wawancara dan penjelasan mengenai hal ini secara komplit oleh Leuren Moret pada video dibawah dalam bahasa Inggris.

07-02-08.49.30

Dalam beberapa tahun ini, Amerika memang telah mengembangkan beberapa peralatan super canggih dibidang militernya yang “TAK DAPAT DIBUKTIKAN” agar masyarakat tak mempercayai bahwa sebenarnya justru militer AS sebagai pelakunya.

Beberapa peralatan militer tersebut mulai dari teknologi hologram atau Holographic device system (project Blue Beam) penampakan UFO, atau objek lainnya dilangit atau dimanapun juga.

Proyek HAARP (project HAARP) sebagai geo-engineering pembuat rekayasa iklim atau cuaca pembuat kekeringan, banjir, salju tebal, angin topan, bahkan gempa bumi, juga dimiliki oleh AS sejak perang dingin.

Laser weapon technology (LWS) yang menggunakan sinar laser berkekuatan penghancur yang tinggi dengan jarak yang sangat jauh, dapat ditembakkan ke pesawat, kapal laut, kendaraan bahkan gedung tinggi hingga dapat juga menembak satelit.

Shockwave technology atau gelombang kejut, juga digunakan untuk mematikan listrik, mesin pesawat, kendaraan, tank kapal perang, perangkat elektronik hingga menghancurkan musuh dengan hanya menggunakan hentakan gelombang yang tak terlihat.

image

Juga pengendalian pikiran (mind control), teknologi psikologi dan psycho-engineeringterhadap otak manusia, seperti hipnosis / hipnotis (melalui Manchurian Candidates, brainwashedatau cuci otak dan sejenisnya) yang digunakan untuk menciptakan suatu faham sempalan suatu kelompok, provokator, pengebom dan perusuh di suatu demonstrasi atau membuat cell teror di suatu negara.

Maka akan terjadilah perang saudara di negara tersebut, tanpa diturunkannya pasukan  oleh AS mereka akan berperang dengan sendirinya.

(lihat video cara hipnosis ala Mancurian Candidate).

Ada pula sistem teknologi objek yang dapat dibuat menghilang (Cloaking system) yang dapat digunakan pada pesawat, kapal laut bahkan baju militer yang tak dapat terlihat mata jika diselubungi olehnya, serta beberapa teknologi canggih lainnya seperti modifikasi vaksin, modifikasi buah-buahan dan daging serta makanan lainnya. Dan itu semua dibantu oleh media-media terkemuka dunia (mainstream media) sebagai propagandanya. Maka cara berfikir anda pun dipengaruhinya.

Semua teknologi itu adalah nyata, namun TAK TERLIHAT atau bahkan tak dapat dibuktikan, dan telah dibahas dalam blog ini pada artikel-artikel sebelumnya. Jadi, teknologi pesawat tanpa awak berupa drone, juga teknologi siluman atau stealthsudah diangap kuno dan hanya sebagai pengalih perhatian dari apa yang telah mereka capai selama ini.

image

Peralatan militer AS dengan teknologi terdepan tersebut diatas memang tak dapat dibuktikan karena tak terlihat atau bahkan kasat mata, dengan begitu perang saat ini tak perlu lagi menggunakan banyak senjata berpeluru atau berproyektil yang dapat digunakan sebagai barang bukti.

Kini peperangan bagi AS akan jauh lebih praktis dan akurat, lebih efisien dan efektif, bahkan tak terlihat adanya barang bukti kejahatan terhadap pembantaian atau peperangan yang telah mereka lakukan.

Teknologi yang “tak ada barang bukti” ini memang sangat licin bagai belut. Itulah mengapa banyak peneliti tak dapat membuktikannya, bahkan beberapa diantaranya malah tak mempercayainya. Pada detik yang sama pula ketika anda tak mempercayai adanya telnologi itu, pada detik yang sama pula mereka menghipnotis anda. They got you!

Tapi bukan berarti AS tak memiliki saingan lainnya seperti Cina, Iran dan Rusia. Mereka juga memiliki peralatan militer tercanggih. Namun, mereka tak mau memperlihatkannya kepada masyarakat dunia.

Hingga kini sudah dua minggu, keberadaan pesawat Malaysia Airlines dengan nomer penerbangan MH370 masih misterius. Hal ini mungkin salah satunya akibat dari pihak Malaysia sendiri yang tak transparan dalam menangani musibah ini. Tuduhan itu sangatlah jelas karena pihak Malaysia selalu “mengaburkan” penyelidikan dan tak mau menanggapi laporan-laporan dan masukan-masukan pihak lain, termasuk warga negaranya sendiri.

image

Jika Malaysia tak bisa transparan, bisa jadi hingga kedepan pun, pihak Malaysia akan tetap dan akan selalu mencari alasan lain untuk mengulur waktu karena kebingungan, karena selama pencarian MH370, pihak Malaysia selalu mengutarakan pernyataan yang “melebar”.

Banyak ahli investigasi dan ahli penerbangan dunia juga telah menyatakan bahwa musibah dan pencarian serta penyelamatan terhadap MH370 adalah usaha penyelamatan musibah terburuk sepanjang sejarah dunia.

Bahkan majalah Time memunculkan kecurigaan atas dasar laporan wartawannya, Charlie Campbell pada Rabu (19/3/2014). Menurut Campbell, MH 370 telah melewati beberapa radar militer saat berbalik arah dari tujuannya semula ke Beijing dan beberapa radar militer Malaysia mencatat aktifitas MH 370 saat melintas.

Dari fakta yang diperoleh, militer Malaysia tidak bertindak apa pun mengetahui MH 370 yang sedang melintas diluar jalur semestinya. Dan Angkatan Udara Malaysia tidak segera mengirimkan pesawat tempurnya untuk mencegat MH 370 yang keluar dari jalur terbang resminya menjadi pertanyaan besar. Hingga akhirnya MH 370 benar-benar hilang hingga saat ini.

Sejak awal hingga kini pihak Malaysia telah menyatakan beberapa “kemungkinan” yaitu: Pesawat jatuh di Laut Cina Selatan, dibajak ke Kazakstan, jatuh di Selat Malaka, menuju pulau Andaman, menuju ke India, menuju pulau Diego Gracia yang berada ditengah di Samudera Hindia, dibajak Al Qaeda, dibajak CIA ke U-Tapao Thailand, hingga kemungkinan keterlibatan Amerika bahkan Malaysia menuduh bahwa ada kemungkinan keterlibatan Indonesia juga. Malaysia sudah “gila”?


F. Titik Terang Untuk MAS MH370?


1. Thailand: Selasa (18/3/2014) Klaim Punya Rekaman Radar MAS MH370

Fakta terbaru menyebutkan bahwa pemerintah Thailand menyerahkan rekaman data radar militer mereka yang merekam MH 370 melintas di wilayah udara Thailand. Rekaman data tersebut diserahkan oleh pemerintah Thailand pada hari kesepuluh hilangnya MH 370. Hal ini seperti yang dikatakan oleh Scott Mayerowitz dari Associated Press.

Thailand mengatakan bahwa beberapa radar militer mereka mencatat MH 370 melintas sesaat setelah komunikasi antara ATC (Air Traffic Control) Malaysia dengan MH 370 terputus.

Pertanyaan yang muncul, kenapa pemerintah Thailand baru menyerahkan rekaman data radar militer mereka tersebut di hari kesepuluh? Kenapa tidak menyerahkan rekaman data tersebut secepatnya? Pemerintah Thailand mengatakan baru menyerahkan rekaman data tersebut di hari kesepuluh karena tidak adanya permintaan dari pemerintah Malaysia.

07-02-09.50.34

Tindakan pemerintah Thailand ini menjadi sorotan banyak negara dunia. Thailand dianggap tidak kooperatif membantu pencarian MH 370 karena menahan rekaman data radar militer mereka hingga hari kesepuluh. Bahkan tindakan pemerintah Thailand ini dianggap sangat memalukan. Bila mengingat begitu banyak negara membantu Thailand pada saat tsunami menerjang Thailand pada 2004.

Akan tetapi Thailand berdiam diri sepuluh hari lamanya menyimpan data penting terkait MH 370. Hal ini dianggap bahwa pemerintah Thailand tidak memikirkan dengan serius keselamatan 239 orang penumpang MH 370 yang berasal dari beberapa kewarganegaraan. Hubungan antara Thailand dan Malaysia seperti diketahui tidak terlalu baik akibat konflik perbatasan kedua negara.

Tapi pertanyaan yang sama juga dapat ditujukan kepada Malaysia, mengapa Malaysia sendiri tak memiliki atau tak dapat merekam jejak MH370? Karena MH 370 sendiri telah melewati beberapa radar militer Malaysia saat berbalik arah dari tujuannya semula ke Beijing dan beberapa radar militer Malaysia dapat mencatat aktifitas MH 370 saat melintas.

(video).


2. Australia: Kamis (20/3/2014) Klaim Temukan Dia Puing Yang “Diduga” Milik MH370 di Samudera Hindia

07-02-09.48.24

Untuk kali pertama, Australia mengklaim telah mencurigai sebuah objek di barat daya negaranya yang diduga berasal dari badan MH370.

“Australia telah mengirimkan pesawatnya untuk menyelidiki dua objek yang terlihat oleh satelit, mengambang di selatan Samudera Hindia atau sebelah barat daya lepas pantai kota Perth di Australia Barat, yang bisa jadi merupakan puing-puing dari pesawat MH370”, kata Perdana Menteri Tony Abbott seperti dikutip Reuters, Kamis (20/3/2014).

Sudah 14 hari pesawat Malaysia Airlines MH370 dinyatakan hilang. Bila dugaan jatuh di lautan benar, mungkinkah masih ada puing yang mengapung hingga kini?

Selama ini memang belum ada puing dari Malaysia Airlines Penerbangan MH370 yang sudah ditemukan dan telah terkonfirmasi sejak pesawat ini hilang pada 8 Maret, kurang dari satu jam setelah lepas landas.

“Informasi baru dan kredibel muncul dalam hubungannya dengan pencarian MAS MH370 di Samudera Hindia selatan. Otoritas Keamanan Maritim Australia (AMSA) telah menerima informasi berdasarkan pencitraan satelit terhadap objek-objek yang kemungkinan berkaitan dengan pencarian (pesawat) itu,” kata Abbott kepada parlemen Australia.

image

Berdasarkan analisis spesialis atas pencitraan satelit in, dua objek yang mungkin berkaitan dengan pencarian telah diidentifikasi,” kata Abbott menambahkan.

Abbott mengatakan dia sudah berbicara dengan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak dan memberitahukan bahwa objek-objek itu harus terlebih dulu diidentifikasi.

“Tugas melokasi objek-objek ini akan sangat sulit dan bisa saja ternyata tidak berhubungan dengan pencarian MH370,” kata Abbott. Pesawat pencari akan tiba di area di mana objek-objek itu terpetakan dan tiga pesawat lainnya akan juga menyusul ke situs itu. (video-1 | video-2).

07-02-09.45.00

Australia memimpin pencarian di bagian selatan dari koridor selatan penerbangan, dengan bantuan Angkatan Laut Amerika Serikat, demikian Reuters. Pesawat P3-Orion milik Angkatan Udara Australia dan pesawat Boeing P8A-Poseidon milik Angkatan Laut Amerika Serikat juga berada di lokasi untuk melakukan pencarian.

Pesawat mata-mata maritim milik Angkatan Laut Amerika Serikat yang disebut-sebut sebagai pesawat mata-mata maritim paling canggih di dunia, P-8A Poseidon, tampaknya menjadi bintang dalam misi pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 setelah pencarian dialihkan ke lautan maha luas di Samudera Hindia.

Pesawat multi-misi sejati ini juga dilengkapi kemampuan intelijen, pengamatan dan pengintaian yang mumpuni. P-8A Poseidon adalah pesawat tempur anti kapal selam jarak jauh, anti permukaan, mata-mata, pengamatan dan pengintaian, dengan mampu melakukan operasi baik dalam perang laut maupun operasi litoral.

Kedutaan Besar AS di Kuala Lumpur itu mengatakan Poseidon memiliki kecepatan maksimum 490 knot, ketinggian terbang maksimum 41.000 kaki, jangkauan terbang 1.200 mil laut, dan empat jam terbang.

Untuk satu misi seperti pencarian MH370, P-8A biasanya terbang pada 5.000 sampai 10.000 kaki dalam kecepatan 350 knot, dengan waktu pencarian rata-rata 8-9 jam tergantung pada jarak area pencarian.

07-02-09.39.2907-02-09.36.54

Namun tetap suatu yang janggal, aneh bahkan mustahil jika sebuah pesawat keluar dari “jalur penerbangan internasional” sendirian terbang rendah dan bermanuver mengingat pesawat di desain untuk komersil bukannya untuk bermanuver layaknya pesawat tempur!

Apalagi jalur rute itu masih terjangkau radar militer, terbang sendirian walau rendah namun jika di lautan lepas dan tak ada daratan disekitarnya akan tetap terdeteksi oleh radar militer, apakah lalu tak dicurigai?

07-02-09.32.33

Secara jarak jelajah pun, tak mungkin pesawat itu dapat menjangkau jarak jelajah sedemikian jauhnya melebihi bahan bakar yang telah diisi sesuai dengan jarak Kuala Lumpur – Beijing, apalagi jika diyakini pesawat terbang rendah yang akan membuat bahan bakar terbakar lebih banyak.

Kecuali, hal itu bisa terjadi bila puing tersebut sudah terbawa arus laut ke arah selatan, dengan catatan bila itu benar memang puing pesawat MAS MH370.

Daerah tersebut juga berada dalam jangkauan radar Australia dan juga jangkauan radar pangkalan militer AS dan Inggris di pulau Diego Gracia.

Pastilah pesawat itu terdeteksi dan akan dilakukan kontak komunikasi oleh yang berwenang, apalagi jika identitas pesawat tak diketahui maka akan dicurigai sebagai “pesawat mata-mata” yang kemudian pasti akan “disatroni” oleh pesawat tempur.


3. Cina: Sabtu (22/3/2004) Klaim Menemukan Puing Yang Diyakini Milik MH370 Melalui Citra Satelit

Sebelumnya pihak SAR Cina memang sudah pernah meliris gambar ‘mirip puing MH370’, pada waktu sebelumnya. Tapi kali pihak Cina kembali merilis keberadaan potongan puing lainnya, demikian pihak Malaysia menyatakan seperti yang dilaporkan lewat CNN.

Objek itu berada di Samudera Hindia dengan panjang 22.5 meter dan lebar 13 meter (74 feet by 43 feet ) pada Sabtu (22/3/2004).

Pihak Cina menyatakan segera mengerahkan pesawat dan kapal lautnya ke lokasi dimana puing tersebut terlihat dan berjarak 120 kilometer dari temuan pihak Australia.

Foto satelit tersebut sudah dilaporkan dan diambil sejak Selasa 18 Maret lalu. Berarti temuan foto satelit China tersebut muncul dua hari setelah temuan dua obyek mencurigakan di Samudera Hindia oleh satelit Amerika Serikat yang kemudian diumumkan Australia pada Kamis 20 Maret.

(video: Eng | Bhs).


3a. Ternyata benda terapung tersebut adalah sampah

Tim pencari Australia dan China yang dilaporkan telah mencapai lokasi yang diperkirakan puing pesawat Malaysia Airlines penerbangan MH370.

Saat diangkat, ternyata benda tersebut bukan badan pesawat, melainkan sampah.

Dilansir news.com.au, Minggu (30/3/2014), penemuan itu terjadi setelah dua kapal patroli China dan Australia, yakni Haixun 01 dan HMAS Success mencapai lokasi yang dituju. Keduanya telah mengangkat benda-benda tersebut ke atas kapal.

Setelah diangkat sejauh ini belum terkonfirmasi terkait langsung dengan pesawat Malaysia Airlines. Namun, pencarian tetap dilakukan di sekitar lokasi untuk mencari keterkaitan benda-benda yang terlihat mengambang di atas laut. “Objek tersebut lebih mirip alat pancing atau sampah,” ujar sumber AMSA pagi tadi.


4. Prancis: Rabu (26/3/2014) Klaim menemukan 122 puing diduga dari pesawat MH370

Citra baru dari satelit France-based Airbus Defence and Space yang dikeluarkan Prancis memperlihatkan ada 122 puing yang telah menyebar menjadi beberapa “kelompok sebaran” di wilayah yang diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370.

Ada tiga kelompok sebaran puing:


  1. Sebaran #1 di kordinat: 44°41′38.45″S – 90°29′31.20″E (via satellite)
  2. Sebaran #2 di kordinat: 44°41′24.005″S – 90°25′19.20″E (via satellite)
  3. Sebaran #2 di kordinat: 44°40′10.205″S 90°36′25.20″E (via satellite)

07-02-09.27.02

image

Serakan puing tersebut tersebar dan mengapung di sebelah selatan samudera Hindia, seperti dilansir situs asiaone.com, Rabu (26/3/2014). Hingga kini, Prancis telah mengeluarkan empat gambar  dari hasil penglihatan citra satelit selama ini.

Puing-puing itu berukuran dari satu hingga 23 meter dan ditemukan sekitar 2.500 kilometer sebelah barat daya Kota Perth, Australia. Namun pihak berwenang belum bisa menyimpulkan puing itu benar berasal dari MH370.


5. Thailand: Kamis (27/3/2014) Klaim satelitnya menemukan sekitar 300 benda yang mengapung di Samudera Hindia.

Sebuah satelit Thailand telah mendeteksi sekitar 300 benda yang mengapung di Samudera Hindia dekat wilayah pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang.

Anond Snidvongs, direktur lembaga pengembangan teknologi antariksa Thailand, mengatakan Kamis (27/3/2014), gambar-gambar satelit menunjukkan “300 obyek dalam ukuran beragam” di bagian selatan Samudera Hindia, sekitar 2.700 kilometer dari barat daya Perth. NEXT

Iklan

One response »

  1. […] PREV | Ia mengatakan gambar-gambar itu diambil oleh satelit Thaichote sejak Senin, namun perlu waktu dua hari untuk memprosesnya dan mengirimkannya pada pihak berwenang Malaysia, Rabu dan mengumumkannya pada Kamis (27/3/2014). […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s