image

Ilustrasi

Iblis

  • Apa yang dimaksud dengan Iblis?

Iblis adalah makhluk Allah dari golongan jin

كَانَ مِنَ الْجِنِّ فَفَسَقَ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِ

“Iblis itu dari golongan jin, dan dia membangkang terhadap perintah Rab-nya. (QS. Al-Kahfi: 50 )

Iblis menentang Allah karena tidak mau sujud memberikan salam penghormatan kepada Nabi Adam As. Iblis bersikap sombong dan merasa paling baik.

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ‌ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِ‌ينَ

Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam,” maka merekapun bersujud kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan ia termasuk golongan orang-orang kafir. (QS. Al-Baqarah: 34)

Akibat tingkahnya ini, iblis mendapatkan murka dari Allah dan diusir dari surga.

قَالَ فَاخْرُجْ مِنْهَا فَإِنَّكَ رَجِيمٌ
وَإِنَّ عَلَيْكَ لَعْنَتِي إِلَى يَوْمِ الدِّينِ

Artinya: “Allah berfirman: “Maka keluarlah kamu dari surga; Sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk, Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan”. (QS. Shaad : 77 – 78)

Hanya saja, iblis meminta penangguhan usia hingga hari kiamat. Maka umur iblis sangat panjang, dan baru akan meninggal kelak ketika Israfel meniup sangkakala.

قَالَ رَبِّ فَأَنْظِرْنِي إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ (79) قَالَ فَإِنَّكَ مِنَ الْمُنْظَرِينَ (80) إِلَى يَوْمِ الْوَقْتِ الْمَعْلُومِ (81) قَالَ فَبِعِزَّتِكَ لَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ (82) إِلَّا عِبَادَكَ مِنْهُمُ الْمُخْلَصِينَ (83)

“Iblis berkata: “Ya Tuhanku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan”.Allah berfirman: “Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari Kiamat)”. Iblis menjawab: “Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.” (QS. Shaad: 79-83)

 

Jin

  • Apa hubungannya Iblis dengan jin?

Jin itu makhluk Allah yang dibuat dari api.

وَالْجَآنَّ خَلَقْنَاهُ مِن قَبْلُ مِن نَّارِ السَّمُومِ

Artinya: “Dan Dia menciptakan jin dari nyala api.” (QS. Ar Rahman : 15)
Juga hadis nabi berikut ini:

خُلِقَتْ الْمَلَائِكَةُ مِنْ نُورٍ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ وَخُلِقَ آدَمُ مِمَّا وُصِفَ لَكُم

Artinya: “Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepada mu semua.” (H.R. Muslim, Ahmad, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

  • Jin bisa muslim dan bisa kafir

وَأَنَّا مِنَّا الصَّالِحُونَ وَمِنَّا دُونَ ذَلِكَ كُنَّا طَرَائِقَ قِدَدًا

“Sesungguhnya di antara kami ada yang saleh dan di antara kami ada (pula) yang tidak demikian halnya. Adalah kami menempuh jalan yang berbeda-beda” QS. Jin: 11)

وَأَنَّا مِنَّا الْمُسْلِمُونَ وَمِنَّا الْقَاسِطُونَ فَمَنْ أَسْلَمَ فَأُولَئِكَ تَحَرَّوْا رَشَدًا

“Dan sesungguhnya di antara kami ada orang-orang yang taat dan ada (pula) orang-orang yang menyimpang dari kebenaran. Barang siapa yang taat, maka mereka itu benar-benar telah memilih jalan yang lurus” (QS. Al-Jin ayat 14

Jadi, iblis itu pasti jin. Tapi jin belum tentu iblis. Iblis itu adalah jin yang nakal dan membangkang.

 

Setan

  1. Kenapa Tuhan menciptakan setan?,…kalau setan diciptakan memang untuk menggoda manusia, berarti kalau setan berhasil menjerumuskan manusia mestinya setan mendapat pahala dong?
  2. Ibadahnya setan itu ya mengganggu manusia, jadi setan mengajak maksiat itu justru dalam rangka taat kepada Tuhan!

Betulkah demikian? Berikut ini penjelasannya:

  • Kesalahan Dalam Memahami Setan

Pertanyaan “Kenapa Tuhan Menciptakan Setan” muncul akibat kesalahan dalam memahami “siapa sebenarnya setan itu”. Banyak orang memahami secara rancu mengenai setan yang seringkali disamakan dengan iblis, bahkan ada yang menyamakan setan dengan Jin.

Setan bukanlah nama jenis (genus) dari makhluk Tuhan. Setan adalah sebutan atau julukan untuk suatu kelompok orang dari jenis jin dan manusia yang menjadi pengikut Iblis (iblis adalah nama kaum dari bangsa jin yang tidak mau tunduk pada perintah Allah saat di suruh sujud kepada Adam)

Jadi istilah setan merujuk pada sebuah kelompok sebagaimana istilah garong, pencuri, penjudi, dsb.

  • Tuhan tidak menciptakan setan

Pertanyaan, “mengapa Tuhan menciptakan setan” setara dengan pertanyaan, “mengapa Tuhan menciptakan pencuri”

Kedua pertanyaan itu tentu saja salah karena yang diciptakan Tuhan bukanlah pencuri tetapi manusia. Tuhan menciptakan manusia, sebagian ada yang jadi pencuri, sebagian lain ada yang jadi ulama dsb. Jadi, Tuhan tidak menciptakan setan. Yang benar adalah, Tuhan menciptakan Jin dan Manusia.

Sebagian dari jin dan sebagian dari manusia ada yang menjadi pengikut Iblis. Nah sebagian jin dan manusia yang mengikuti Iblis itulah yang disebut setan.

Ada beberapa pendapat tentang syaitan. Dan saya meyakini pendapat diatas bahwa syaitan adalah sebagian jin dan manusia yang mengikuti Iblis.

Setan itu adalah sifat dan bukan makhluk. Segala perilaku jahat yang menentang Allah dan mengakibatkan murka-Nya adalah sifat setan. Perilaku buruk ini (setan), bisa dilakukan oleh jin dan manusia. Jika ada jin yang punya sikap jahat berarti dia punya sifat setan. Demikian juga manusia yang punya sifat jahat, bearti juga ada sifat kesetanan. Olehkarena itu, ada setan dari golongan jin dan ada setan dari golongan manusia.

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ (1) مَلِكِ النَّاسِ (2) إِلَهِ النَّاسِ (3) مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ (4) الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ (5) مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ

  1. Katakanlah: “Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
  2. raja manusia.
  3. sembahan manusia.
  4. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
  6. dari (golongan) jin dan manusia.

Kesimpulan

  • Iblis itu pasti jin.
  • Jin belum tentu iblis
  • Iblis itu pasti setan
  • Tidak semua jin itu setan. Karena ada jin yang muslim.
  • Manusia dan jin yang jahat adalah setan.

Referensi

  • ^sangpencerah.com/2016/04/kajian-jin-seri-1.html
  • ^wiseislam.blogspot.co.id/2011/04/kenapa-tuhan-menciptakan-setan.html?m=1
Iklan

2 responses »

  1. sayyid berkata:

    Assalamualaikum wr.wb,

    Sebenarnya untuk memahami iblis adalah sbb,
    surat al kahfi ayat 50.

    Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis. Dia adalah dari golongan jin, maka ia mendurhakai perintah Tuhannya. Patutkah kamu mengambil dia dan turunan-turunannya sebagai pemimpin selain daripada-Ku, sedang mereka adalah musuhmu? Amat buruklah iblis itu sebagai pengganti (Allah) bagi orang-orang yang zalim.

    arti ayat ini adalah sbb,
    bahwa iblis adalah dari golongan jin, bukan golongan dari malaikat .
    iblis dahulu adalah satu-satunya jin penguni surga dan tidak ada lain jin melainkan iblis.

    Adam ,Hawa dan iblis keluar dari surga.
    surat al baqarah ayat 38.

    Kami berfirman: “Turunlah kamu semua dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati”.

    Adam dan Hawa dapat pengampunan dari Allah tetapi iblis telah terkutuk.

    petunjuk Allah kepada Adam dan hawa beserta keturunan mereka datang setelah mereka turun sebagai khalifah di muka bumi, tetapi petunjuk bagi keturunan Iblis datang saat Allah mengutus nabi muhammad s.a.w sebagai rahmatan lil alamin dimuka bumi ini.

    ingatlah, iblis juga mempunyai keturunan, jika iblis terkutuk bukan berarti semua keturunannya terkutuk . Ada di antara mereka yg tetap kafir tetapi ada juga diantara mereka yg muslim.Seperti kita ketahui perihalnya manusia bahwa tidak semua yahudi terkutuk, karena diantara mereka ada juga yg muslim.(lihat lagi al baqarah ayat 38).

    Wassalamualaikum wr.wb,

    ustad sayyid

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s