INDONESIA DARURAT BAHAYA LGBT

Komisi I minta stasiun tv hentikan promosi LGBT - MimbarIslam.Com

Komisi I minta stasiun tv hentikan promosi LGBT – MimbarIslam.Com

Ketua komisi I DPR RI Mahfudz Siddiq mengatakan munculnya kasus-kasus hukum berkaitan dengan pelaku dan perilaku LGBT (lesbi, gay, bisek dan transgender) makin menyentakkan kesadaran masyarakat luas akan ancaman dan bahaya LGBT .

“Jika kita mencermati indikator yang melingkupi fenomena ini, maka saya berpendapat bahwa Indonesia mulai memasuki tahap darurat bahaya LGBT,” ujar Mahfudz Siddiq dalam siaran persnya, Sabtu (20/2/2016).

Apa saja indikator darurat itu?

07.08.42

  • Pertama, LGBT justru menyeruak pelaku, perilaku dan penyebarannya di kalangan figur publik khususnya artis. Tidak dipungkiri figur publik seringkali menjadi model peran (role model) bagi peniruan perilaku di kalangan penggemarnya.
  • Kedua, pelaku dan perilaku LGBT di kalangan figur publik secara langsung atau tidak langsung disebarluaskan secara masif oleh lembaga penyiaran, khususnya LGBT . Sebagai bukti, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) selama Februari 2016 saja sudah keluarkan sekitar 6 (enam) sanksi teguran terhadap program televisi yang mempromosikan pelaku dan perilaku LGBT . Bayangkan jika setiap hari ada beberapa televisi menampilkan pelaku dan perilaku LGBT dalam programnya, berapa juta warga masyarakat Indonesia yang terterpa pesan langsung dan tidak langsung tentang LGBT?
  • Ketiga, pelaku LGBT juga membangun kesadaran kelompok dan melakukan upaya-upaya bersama untuk memperjuangkan pembenaran, eksistensi sampai pengakuan hak-hak hukum atas disorientasi perilaku seksualnya. Selain itu, tentu saja mereka secara sadar juga melakukan berbagai upaya untuk menambah jumlah pelaku dan menyebarluaskan perilaku LGBT. Penularan yang terlihat cepat di kalangan figur publik khususnya artis, bisa jadi contoh paling gamblang.
  • Keempat, bersamaan dengan indikator ketiga, juga muncul pembelaan dan advokasi dari berbagai kalangan – baik perorangan maupun kelembagaan. Ada akademisi yang nyaring bersuara membela LGBT . Ada LSM yang giat melakukan advokasi. Ada perusahaan multinasional yang ikut mempromosikan LGBT. Bahkan mungkin juga ada lembaga donor dari luar negeri yang ikut membiayai kampanye pengakuan hak bagi pelaku dan perilaku LGBT.
  • Kelima, kampanye viral melalui media sosial saat ini dimanfaatkan secara maksimal oleh pelaku dan pendukung LGBT untuk menyebarluaskan paham, menggalang dukungan, dan juga menjaring pengikut baru. Sementara sampai saat ini tidak ada regulasi yang mampu secara efektif mengontrol kampanye viral melalui media sosial. Apalagi ada indikasi penyedia program media sosial – yang umumnya dari luar negeri – juga sepertinya permisif terhadap LGBT.
  • Keenam, sistem hukum Indonesia termasuk peraturan perundang-undangannya belum secara tegas dan jelas mengatur tentang pelaku dan perilaku LGBT ini. Rusia, Singapura, Filipina misalnya sudah punya peraturan perundang-undangan yang jelas dan tegas tentang pelarangan LGBT.
  • Ketujuh, kalangan kedokteran, psikolog dan psikiater sudah secara jelas menyatakan bahwa LGBT adalah bentuk penyimpangan orientasi dan perilaku seksual yang bersifat menular. Penularan ini bisa menyergap siapa saja, tidak peduli usia dan latarbelakangnya. Kalangan agamawan dari semua agama pun sudah jelas mengharamkan LGBT.
  • Kedelapan, sampai hari ini pemerintah belum ada kebijakan dan sikap yang jelas dan tegas tentang LGBT dalam konteks bahaya dan ancaman terhadap masa depan bangsa.
  • Kesembilan, kampanye LGBT yang sedang berlngsung di Indonesia mengacu kepada kesuksesan kaum LGBT di beberapa negara Eropa mendapatkan hak pengakuan hukum. Ini akan menjadi agenda perjuangan sistemik kaum LGBT di Indonesia untuk mendapatkan hak serupa.

“Dengan memperhatikan indikator-indikator itu, maka sangat beralasan menilai bahwa Indonesia sedang memasuki darurat bahaya LGBT,” kata Mahfudz Siddiq.

Pemerintah, DPR dan semua komponen masyarakat sudah semestinya memilikikesadaran kolektif untuk menghadapi dan menyelesaikan persoalan ini.

Baca Juga:

MEDIA, LEMBAGA dan ARTIS PRO-LGBT DI INDONESIA
PROPAGANDA LGBT

Lebih khusus lagi, media massa, media penyiaran dan media sosial harus mawas diri agar tidak menjadi agen penyebarluasan pelaku dan perilaku LGBT.

APAKAH PENOLAKAN TERHADAP KAUM LGBT MELANGGAR HAM?

Screenshot_2016-05-06-17-52-47_1

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Makruf Amin menilai bahwa Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) adalah kaum menyimpang yang tidak boleh dibiarkan.

“Ya itu kan menyimpang. Jadi kalau menyimpang lalu dibiarkan nanti akan menimbulkan kerusakan. Perilaku menyimpang itu harus diluruskan,” ujar Kyai Makruf dikutip dari RMOL, Selasa (16/2/2016).

Untuk meluruskan ini, MUI akan memberikan rekomendasi untuk pelarangan LGBT.

“Kalau rekomendasinya, kita tentu hanya bisa melarang. Kalau tidak dilarang, nanti akan bertabrakan dengan moral, tabrakan dengan masyarakat. Apa harus masyarakat nanti yang mengambil tindakan,” katanya.

Terkait pendapat pelarangan LGBT bertabrakan dengan Hak Asasi Manusia (HAM), Kyai Makruf mengatakan bahwa HAM juga tidak boleh membebaskan semuanya.

“Ya nggak lah. HAM itu kan tidak boleh semuanya, itu tanpa batas dong. Disinilah, agama itu menjadi pembatas. Lalu, kalau tidak beragama tentu tidak ada batas,” tandas Kyai Makruf.

AKIBAT APA YANG AKAN TERJADI JIKA LGBT DIBIARKAN?

  1. Secara kesehatan, perilaku seks homo dan lesbian lebih beresiko pada virus HIV/AIDS dan penyakit kelamin yang sulit terobati. [Perilaku seks homo dan lesbian lebih beresiko pada virus HIV/AIDS dan penyakit kelamin yang sulit terobati, daripada perilaku seks pasangan laki-laki dan perempuan (heteroseksual)]
  2. Secara moralitas, lesbian dan homo menciderai kemanusiaan kita. [Binatang sekalipun tidak melakukan hal tersebut. tidak pernah kita jumpai seekor anjing  jantan bereproduksi dengan seekor jantan pula, begitupun yang betina]
  3. Secara agama, pelaku homo dan lesbian tidak akan masuk surga dan harus dihukum mati. [Pelaku homo dan lesbian telah mengingkari ALLAH yang telah menciptakan manusia berpasang-pasangan sebagai fitrah]
  4. Secara sosial, gay dan lesbian tidak akan bisa menghasilkan keturunan, kerusakan keluarga dan menghancurkan nasab.

CONTOH TINDAKAN KRIMINAL KARENA PENGARUH LGBT:

Perilaku seksual yang menyimpang ini juga mengakibatkan penyakit psikis yang mengarah pada kriminalitas.

Kita masih ingat pada pertengahan tahun 2008 lalu, publik dikejutkan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi berantai di Jombang, Jawa Timur, oleh seorang gay bernama Verry Idham Henyansyah alias Rian karena cemburu pada pasangan sesama jenisnya. Aksinya ternyata telah dia lakukan sejak 2 tahun sebelum kasus terungkap.

Ada juga kasus serupa yang terjadi di tahun 2012 lalu. Seorang gay asal Nganjuk bernama Mujiyanto membunuh 15 orang yang menjadi ‘kekasih’ lain pasangan gay-nya, karena terbakar rasa cemburu.

Selain itu, seorang WNI pekerja seks transgender yang tinggal di Australia bernama Mayang Prasetyo dibunuh oleh kekasihnya, Marcus Peter Volke. Diduga karena motif kekerasan dalam rumah tangga dan pelaku berada dalam pengaruh obat-obatan terlarang.

Saipul Jamil resmi ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan terhadap remaja pria di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (18/2/2016). Saipul Jamil ditahan setelah mengakui perbuatannya.

Sebelum kasus Saipul Jamil, Indra Bekti telah dilaporkan oleh aktor FTV Gigih Arsanofa terkait pelecehan seksual. Tak lama setelah Gigih melapor, muncul lah sosok Reza yang secara terang-terangan mengaku pernah dipaksa berhubungan dengan Indra Bekti.

Apakah kalian semua masih percaya kepada agama kalian masing-masing? Mulai dari sekarang tingkatkan keimanan kalian dan hindari perilaku yang menyimpang dan bertentangan dengan norma-norma agama.


Referensi

  • ^http://m.tribunnews.com/nasional/2016/02/20/mahfudz-siddiq-indonesia-dalam-darurat-bahaya-lgbt
  • ^http://m.kompasiana.com/tulisanmahasiswa/kebebasan-berperilaku-lgbt-biang-kehancuran-generasi_55a17c0c2bb0bd130e8b4567
  • ^http://m.suara-islam.com/mobile/detail/17168/Ketua-Umum-MUI–Kalau-LGBT-Dibiarkan-Bisa-Timbul-Kerusakan
  • ^http://m.merdeka.com/peristiwa/hampir-serupa-saipul-jamil-apa-kabar-kasus-indra-bekti.html
  • ^http://m.gayahidup.rimanews.com/selebritas/read/20160220/262995/Reza-Pahlevi-Ingin-Indra-Bekti-Ditangkap-seperti-Saipul-Jamil-
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s