Artikel lanjutan dari: BUBARKAN FPI? [bagian 3]


Benarkah apa yang selalu diopinikan dan disebarkan oleh para media sekuler?

Dakwah FPI terbagi dalam 2 golongan:

  • 1. Daerah Amar Ma’ruf
  • 2. Daerah Nahi Munkar

Daerah Amar Ma’ruf / Daerah tanpa maksiat disekitarnya: FPI menurunkan ustadz untuk membimbing umat seperti biasanya.

Daerah Nahi Munkar / Daerah yg terdapat maksiat disekitarnya: FPI membagi lagi jadi 2 golongan, yaitu:

  • a. Rakyat sekitar yg mayoritas setuju maksiat
  • b. Rakyat sekitar yg mayoritas tidak setuju maksiat

Untuk daerah kategori a, FPI mengirim ustadz untuk membimbing secara perlahan, sambil mencari alternatif matapencaharian lainnya.

Untuk daerah kategori b, FPI mengajari bagaimana MASYARAKAT menulis surat pengaduan kepada lurah, camat, bupati, DPRD, POLRES hingga gubernur / pangdam setempat secara bertahap bahwa Masyarakat menolak tempat maksiat yang ada di lingkungan sekitar mereka. Dalam artian, jika bupati tidak bertindak dan Polres pun tidak bertindak , maka MASYARAKAT melapor akan diteruskan ke tingkat yg lebih tinggi.

Dari sini saja seharusnya aparat dan pemerintah sudah bertindak karena Masyarakat telah dibuat resah dan tidak menyetujui adanya tempat-tempat maksiat / aliran sesat di lingkungan sekitar mereka. Lalu mengapa mereka tidak bertindak juga?

Besar kemungkinan ialah karena tempat-tempat maksiat ini memberikan upeti-upeti kepada oknum aparat dan oknum pemerintah, sudah menjadi rahasia umum. PROSEDUR MASYARAKAT DAN FPI INI SAMA SEKALI TIDAK PERNAH MASUK TV

Bukankah tugas seperti ini ialah tugas aparat dan pemerintah? Lalu jika mereka tidak bertindak, apa yang harus dilakukan oleh Masyarakat?

Jika ke semuanya tidak juga ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT dan FPI akan berdemo secara baik-baik di DPRD, kantor BUPATI dsb, dan ini pun masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo damai akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI. DAN TV PUN MASIH ENGGAN MELIPUT BERITA INI

Jika demo baik-baik tidak diindahkan, maka MASYARAKAT dan FPI berdemo dengan tegas ke DPRD, kantor bupati dsb,  ini juga masyarakat masih melapor pada polisi dan pihak berwenang bahwa demo TEGAS akan diadakan oleh MASYARAKAT dan FPI. SAMPAI DISINI PUN MASIH BELUM DISIARKAN TELEVISI & MEDIA MASSA KUFAR

Jika tetap tidak ada tindak lanjut, maka MASYARAKAT , sekali lagi, MASYARAKAT dibantu FPI menutup paksa dan membubarkan tempat-tempat maksiat yang tidak diingini masyarakat sekitarnya… Ingat, tempat maksiat yang tidak disukai oleh masyarakat sekitarnya !!! Dan status FPI adalah sebagai YANG DIMINTAI TOLONG OLEH MASYARAKAT SEKITAR. DAN MASYARAKAT TETAP MEMBERITAHU SEBELUMNYA MELALUI SURAT RESMI KEPADA POLISI DAN PIHAK YANG BERWENANG BAHWA TANGGAL SEKIAN, MASYARAKAT DIBANTU FPI AKAN MENUTUP PAKSA TEMPAT MAKSIAT, DISKOTIK, DST, DSB..

DISINILAH BARU MEDIA MASSA KAFIR BERLOMBA – LOMBA MENJADIKAN BREAKING NEWS, HEADLINE REPORT, LIVE, ON AIR, BAHKAN DIBAHAS SECARA KHUSUS DAN DISKUSI SERTA MENAYANGKAN PENDAPAT-PENDAPAT BERNADA MIRING SECARA SEPIHAK DARI KAUM KUFAR DAN TOKOH-TOKOH MUNAFIK !!! TIDAK CUKUP 1 KALI, NAMUN BERKALI-KALI, DIULANG-ULANG DAN BERHARI-HARI DITAYANGKAN !!!

Dan jelas prosedur lengkap seperti ini pernah 1 kali ditayangkan di sebuah stasiun Televisi swasta saat mereka mengundang langsung Ketua FPI Pusat, Ustadz Habib Rizieq. Namun tetap saja semua informasi tidak diulang-ulang, tidak disebarluaskan secara gegap gempita diulang berhari-hari seperti saat MASYARAKAT dan FPI menutup paksa tempat-tempat maksiat dan aliran-aliran sesat.

BANYAK ORANG BERKATA: “URUS SAJA DIRI SENDIRI, GA USAH URUSIN ORANG LAIN”

Tahukah saudara jika dakwah menyampaikan kebenaran Islam PADA SEMUA ORANG bukan cuma tugas ustadz tapi KEWAJIBAN SETIAP MUSLIM?

  • [Qs.3:20] Kewajiban kamu hanyalah menyampaikan..
  • [Qs.42:48] Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan..
  • [Qs.16:82] Kewajiban yang dibebankan atasmu hanyalah menyampaikan..

Tidak sempurna iman seorang muslim sampai dia menyayangi muslim lain seperti dirinya sendiri. Dan salah satu wujud sayang itu ialah amar ma’ruf nahi munkar. BANYAK ORANG AMAR MA’RUF, NAMUN JARANG YANG BERANI NAHI MUNKAR

Dan lagi, bisa-bisanya yang mulia tuanku presiden berkata agar FPI Introspeksi setelah ditolak di KALTENG. Apakah yang mulia bapak presiden mengetahui urutan-urutan prosedur yang dilakukan oleh rakyat setempat dibantu FPI diatas?

Saat pemerintahan SBY

sby1

Yang Mulia Tuan Bapak Presiden SBY (voteesprit.wordpress.com)

Apakah yang mulia tuan bapak presiden mengetahui kelakuan anak buahnya yang dilapori berkali-kali dan dalam kurun waktu yang lama namun tetap saja tidak ada tidak lanjut sama sekali??? Dan apakah yang mulia bapak presiden tahu jika justru kepala suku Dayak lah yang menginginkan FPI hadir di Kalteng dalam sengketa tanah adatnya melawan gubernur KALTENG?

Habib Rizieq menjelaskan bahwa anggota DPRD Seruyan Kalimantan Tengah, Budiandri, sedang melakukan pembelaan terhadap masyarakat Dayak Seruyan yang tanahnya dirampas pengusaha di Kalimantan.

“Setelah beliau berjuang selama bertahun-tahun, justru beliau yang dikejar-kejar, mau dikerjai gubernur Kalteng dan Kapolda Kalteng. Maka dari itu mereka meminta perlindungan pada FPI dan FPI sekarang sedang melakukan advokasi dan litigasi,” ungkap Habib Rizieq di Mabes Polri.

Dikatakan Habib Rizieq, Gubernur Kalteng Teras Narang lah yang membuat gerakan untuk menolak kedatangan FPI. Menurutnya gubernur takut bila FPI membongkar kebobrokan kepemimpinannya.

“Jadi sekali lagi, ini kasusnya bukan sentimentil agama. Ini bukan persoalan SARA. Ini permasalahan pejabat korup, penjahat besar sengketa agraria yang ingin mengadu domba anak bangsa untuk melindungi kepentingan politiknya,” ungkapnya.

Sementara Budiandri, anggota DPRD Seruyan Kalimantan Tengah yang ikut dengan FPI ke Mabes Polri membenarkan apa yang diungkapkan Habib Rizieq. Menurutnya tidak benar masyarakat Dayak menolak kedatangan FPI di Kalteng.

“Kami tetap akan membuat FPI di Kalteng terutama di Seruyan. Masyarakat di sana mendukung keberadaan FPI. Kami meminta kepada Habieb Rizieq untuk membentuk FPI di sana,” ungkapnya.

Yang lebih parah lagi, yang mulia tuanku bapak Menteri Agama pun ikut-ikutan mengomentari agar FPI merubah metode dakwah agar tidak menggunakan kekerasan, begitu katanya yang mulia tuanku bapak menteri agama pemerintah Thogut.

Apakah yang mulia bapak Menteri Agama tidak tahu urutan prosedur yang telah dilakukan diatas? Bagaimana mungkin seorang menteri hanya mengekor opini rakyat umum yang sengaja dibentuk oleh media massa kufar dan munafik serta tidak adil dalam pemberitaan?

Lalu duhai yang mulia bapak menteri agama, metode apa lagi jika secara baik-baik saja tidak bisa? Melalui jalur hukum yang benar pun tetap saja tidak membuahkan hasil sama sekali?

Apakah umat harus diam saja melihat kemunkaran meraja lela disekitar tempat tinggalnya? SEKALI LAGI HARAP DIINGAT YANG MULIA BAPAK PRESIDEN DAN MENTERI THOGUT, BAHWA YANG TIDAK MENYETUJUI IALAH MASYARAKAT SETEMPAT !!! TIDAK HANYA FPI SAJA, FPI HANYA MEMBANTU DAN MEMBERITAHU.

Tidak seperti halnya Gubernur DKI Jakarta, Bp. Fauzi Bowo , yang menolak jika FPI dibubarkan, karena ormas Islam manapun tidak pernah mengajarkan anarkis. Jika ada maka itu hanyalah beberapa oknum kecil saja. Maka Gubernur DKI Jakarta memerintahkan menindak secara hukum siapapun oknum dari ormas manapun yang bertindak berlebihan. Termasuk premanisme dan geng motor yang banyak sering memalak dan meresahkan masyarakat. Inilah pemimpin yang masih mempunyai akal dan hati nurani, tidak mencerna mentah-mentah berita yang dipelintir oleh media massa yang selalu memojokkan Islam pada umumnya.

Agar saudara tahu, bahwa dalam banyak hadits disebutkan:

  • Seorang sahabat bertanya pada Rasulullah Muhammad:

Apakah kita akan diazab sedang diantara kita masih banyak orang saleh?

  • Rasulullah Muhammad menjawab:

Ya! Jika banyak kefasikan dan kemunkaran serta TIDAK ADA SATU ORANG PUN YANG MELARANGNYA. [HR. Muslim]

Lantas bagaimanakah dengan Ahok dan pihak-pihak yang ingin membubarkan FPI?

Dukungan ke Ahok Bubarkan FPI Mengalir,

Bisakah FPI Dibubarkan?

Jakarta, CNN Indonesia – Front Pembela Islam (FPI) menganggap maraknya aksi dukungan kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari masyarakat ibu kota bukan tindakan yang murni.

Aksi dukungan ke Ahok dari masyarakat ibu kota terus mengalir menyusul bergulirnya hak angket DPRD terhadap Ahok terkait APBD 2015. Warga Jakarta mendukung penuh Ahok untuk membongkar dana “siluman” Rp 12,1 triliun yang ditengarai dimainkan oleh DPRD dalam APBD. Namun Ketua Umum FPI Muchsin Alatas mengatakan aksi dukungan terhadap Ahok tersebut dilakukan melalui bayaran.

“Mereka itu kan massa bayaran semua, Ahok mana punya orang di sini (Jakarta), dia kan orang dari Bangka Belitung,” kata Muchsin menuding saat dihubungi CNN Indonesia, Senin (2/3).

Berbeda dengan FPI, Muchsin mengklaim massanya yang selama ini menentang Ahok bukan orang bayaran. “Kalau kita murni, mereka enggak murni, ada yang mendanai,” ujar Muchsin.

Namun Muchsin menolak menyebutkan saat ditanya siapa pihak yang disebutnya membayari massa pendukung Ahok itu. “Ya adalah kita punya orang-orang intelijen juga,” kata Muchsin berkilah.

Muchsin lantas menyatakan FPI bersama dengan gabungan elemen masyarakat lainnya yang merupakan warga Jakarta dalam waktu dekat ini juga akan kembali turun ke jalan untuk menentang Ahok. “FPI dan yang lainnya akan aksi lagi menggalang kekuatan warga Jakarta,” ucap dia.

Terkait dukungan massa pro Ahok agar dana siluman Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 senilai Rp 12,1 triliun dibongkar, menurut Muchsin, dana tersebut yang menggunakan bukan orang DPRD namun Ahok beserta orang-orangnya di pemerintahan DKI.

“Dana siluman itu kan yang mengajukan dan melaksanakan Ahok sebagai Gubernur bersama aparaturnya,” ujar Muchsin. Jadi, kata Munchsin, dana tersebut saat ini tidak bisa dipersoalkan ke pihak DPRD.

Aksi dukungan terhadap Ahok terus berlanjut. Hari ini sejumlah elemen masyarakat akan menggelar aksi di Balai Kota DKI Jakarta dan DPRD menyusul bergulirnya hak angket terhadap Ahok terkait APBD 2015. Massa yang mendukung Ahok ini diperkirakan mencapaia ribuan orang.

Aksi dukungan kepada Ahok pada Minggu kemarin juga terjadi. Kumpulan warga Jakarta yang menamakan dirinya sebagai ‘Teman Ahok’ menggalang dukungan untuk Ahok melalui petisi kepada masyarakat Jakarta.

Tak hanya aksi di jalanan, dukungan yang didapat Ahok juga datang di dunia maya. Lewat http://www.change.org, dukungan terhadap Ahok telah mencapai 35 ribu orang.

Siapa yang Ingin Membubarkan FPI? Kebebasan Macam Apa yang Diinginkannya?

Ustadz Arifin Ilham

Ustadz Arifin Ilham (biografiku.com)

Muhammad Arifin Ilham atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Arifin Ilham memberikan dukungannya kepada Front Pembela Islam (FPI). Hal tersebut termuat dalam status Facebooknya yang ditulis pada hari Kamis (16/2/2012).

Status Facebook Arifin Ilham diawali dengan ungkapan bahwa orang-orang beriman itu bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota tubuhnya disakiti maka anggota tubuh lainnya juga akan merasakan sakit. Terkait dengan hal ini, Arifin Ilham menyatakan bahwa FPI dalam tubuh umat Islam di Indonesia bagaikan tangan. Sebagaimana diketahui, tangan adalah bagian tubuh yang disebutkan dalam suatu hadits yang berbunyi, “Barangsiapa di antara kamu melihat kemunkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya, jika ia tidak mampu cegahlah dengan lisannya, dan apabila tidak mampu maka dengan hatinya. Yang demikian itu adalah selemah-lemah iman.” (HR. Imam Muslim)

Dalam statusnya, Arifin Ilham juga mempertanyakan siapa yang ingin membubarkan FPI dan kebebasan macam apa yang diinginkannya. Lalu dilanjutkan dengan peringatan bahwa jika kemaksiatan dan kemungkaran dibiarkan merajalela maka adzab Allah akan diturunkan sebagaimana menimpa kaum-kaum terdahulu.

Terakhir, dukungan Arifin Ilham secara nyata dinyatakan dengan kalimat, “Saya Muhammad Arifin Ilham mencintai Habib Rizq Syihab dengan segala konsekwensi. Teruslah duhai habib yang mulia berdakwah dan berjihad”.

Hingga berita ini diturunkan, sudah 9000 lebih yang me-like status Arifin Ilham tersebut ditambah 2000 lebih yang mengomentarinya. Facebook Arifin Ilham sendiri memiliki jumlah fans yang tergolong sangat banyak yaitu 1,2 juta orang. Selain Facebook, Arifin Ilham juga memiliki Twitter yang selalu me-relay status Facebooknya, dengan follower sebanyak 52 ribu orang.

Berikut ini status dukungan Arifin Ilham terhadap FPI:

Assalaamu alaikum wa rahmatullahi wabarkaatuhi. Front Pembela Islam yg dipimpin ayahanda Habib Rizq Syihab, semoga ALLAH selalu menjaga beliau…aamiin. Rasulullah bersabda “Al Mu’min kaljasadi wahidi” org beriman itu bagaikan SATU TUBUH, bila satu anggota tubuhnya disakiti maka anggota tubuh lainnyapun merasakan sakit”. FPI dalam tubuh umat Islam Indonesia laksana TANGAN, inilah dakwah termulia, sbgm Rasulullah mengajarkan, Bila kalian melihat kemungkaran maka perbaikilah dg tangan kalian, kalau tdk mampu maka dg lisan kalian, kalau tdk mampu maka dg hati kalian, itulah selemah2nya iman”. Tentu FPI dg cara hikmah melalui musyawarah, izin, 3 kali peringatan, dg atribut pakaian & organisasi yg jelas terdaptar legal. Baru melakukan tindakan sesudah semua ikhtiar, sungguh sudah rahisia umum di negeri ini tempat2 ma’siyat & program kemungkaran seperti pornografi, perizinan minuman keras, judi dsb selalu dibekingi preman, oknum pejabat & media sekuler. Sehingga beritapun tdk seimbang seakan FPI anarkis, apalagi rentan dg masuknya provakator dg atribut yg sama…lihatlah di media, siapa yg ingin membubarkan FPI?…kebebasan macam apa yg dinginkan? Ingat!, kalau ma’siyat & kemungkaran dibiarkan merajalela “fahaaqqo alaihal qoul” adzab ALLAH akan turun sbgm minimpa kaum Aad, Tsamud, kaum homo dsb (QS 17 : 16,17), apa terus dibiarkan saat hukum sudah bisa “beli” hancurlah negeri ini. TIDAK sahabatku, siapa yg CINTA ALLAH & NEGERI INI tdk boleh diam harus dakwah & jihad dg segala resikonya, & kalian jangan diam, hidup ini pilihan yg konsekwensi di akhirat nanti, ALLAH mengumpulkan kelompok mns jin di akhirat nanti bersama SIAPA YG MEREKA CINTAI!, apakah kalian ingin berkumpul dg mrk para Pendukung ma’siyat & kemungkaran itu dg dailh hak asasi mns yg sebenarnya mrklah yg menghancurkan HAQ MORAL GENERASI BANGSA INI, NO WAY! Saya Muhammad arifin ilham mencintai Habib Rizq Syihab dg segala konsekwensi…teruslah duhai habib yg Mulia Berdakwah & Berjihad, “Ya ALLAH kumpulkanlah kami bersama hamba2 yg mencintai MU & Yg berjuang dijalanMU…aamiin. ALLAHU AKBAR. Sebarkan ini sahabatku tercinta fillah.

Berhasilkah Ahok dan Para Pendukungnya?

Muhammadiyah Menangkan Soal UU Ormas, FPI Tak Bisa Dibubarkan!

downloadMuhammadiyah kembali memenangkan pertarungan di depan meja hijau persidangan Mahkamah Konstitusi terkait Judicial Review UU Ormas, Majelis Hakim memutuskan mengabulkan permohonan gugatan Pasal 8, Pasal 23, Pasal 24, dan Pasal 25 UU Ormas ini lantaran “beralasan menurut hukum”‎.

Disebutkan dalam salinan putusan, “Menurut Mahkamah, yang menjadi prinsip pokok bagi Ormas yang tidak berbadan hukum, dapat mendaftarkan diri kepada instansi pemerintah yang bertanggung jawab untuk itu dan dapat pula tidak mendaftarkan diri.”

Soalnya, masalah administrasi ini‎ hanyalah untuk memastikan terdaftarnya suatu ormas. Dengan demikian, pelayanan terhadap ormas dalam menjalankan kegiatan dengan menggunakan anggaran negara dapat diatur oleh pemerintah.

“Suatu ormas yang tidak mendaftarkan diri pada instansi pemerintah yang berwenang tidak mendapat pelayanan dari pemerintah (negara), tetapi negara‎ tidak dapat menetapkan ormas tersebut sebagai ormas terlarang, atau negara juga tidak dapat melarang kegiatan ormas tersebut sepanjang tidak melakukan kegiatan yang mengganggu keamanan, ketertiban umum, atau melakukan pelanggaran hukum,” papar salinan putusan MK ini.

‎MK menyatakan, walaupun pemohon tidak mengajukan permohonan pengajuan konstitusionalitas Pasal 16 ayat (3), Pasal 17, dan Pasal 18 UU Ormas. Maka ketentuan mengenai pendaftaran ormas yang dikaitkan dengan lingkup suatu ormas harus dinyatakan inkonstitusional pula. Adapun tata cara pendaftaran ormas tersebut dapat diatur dalam peraturan perundang-undangan yang lebih rendah sebagaimana diatur dalam Pasal 19 UU Ormas.

Keputusan Mahkamah Konstitusi ini berimbas menggagalkan keinginan
Gubernur DKI untuk membubarkan Ormas FPI, seperti yang kita ketahui
sebelumnya AHOK telah bersurat ke Kemendragi dan Kemenkumham meminta pembubaran FPI

Ahok mengatakan FPI bukan organisasi
yang terdaftar di Jakarta. “Dan FPI tidak terdaftar di Kesbangpol kami, kita kirim surat kepada Kemenhukham, kita akan kirim supaya merekomendasikan supaya dibubarkan FPI saja, secara undang undang ormas FPI tuh tidak pantas ada di Indonesia,” kata Ahok.

Sehingga Putusan Mahkamah Konstitusi tersebut menegaskan bahwa ormas tidak bisa dibubarkan hanya karena tidak terdaftar di pemerintahan dan pemerintah tidak memiliki wewenang untuk membubarkan suatu Ormas, satu-satunya cara untuk membubarkan ormas adalah melalui putusan pengadilan.


Lantas bagaimana dengan pendapat non-muslim dibawah ini tentang FPI?

1. Lia Christine: Saya Seorang Kristiani Yang Mendukung FPI


LIA CHRISTINE: SAYA SEORANG KRISTIANI YANG MENDUKUNG FPI

(Opini KOMPASIANA, 19 Februari 2012)

Siapa tak yang tak mengenal FPI? Tiga huruf itu adalah singkatan dari Front Pembela Islam. Ormas Islam yang sering dikait-kaitkan dengan ‘tradisi’ kekerasan. Pada dasarnya prinsip utama FPI adalah menegakkan Amar Maruf Nahi Mungkar [mengajak kebaikan dan memerangi kejahatan] tapi apa boleh buat, media sudah ‘berhasil’ mengekspos FPi dengan ‘budaya’ kekerasannya dan (kebanyakan) orang Indonesia sudah memberi nilai buruk terhadap FPI. Saya sebagai seorang Kristiani (penganut Katholik) sedikit miris ketika media memberitakan kekerasan-kekerasan yang dilakukan FPI. Dan saya pun sempat merasa tidak suka dengan keberadaan FPI di Indonesia. Mulai dari tragedi Monas, penutupan bar, demo anti miras, dll. Saya merasa bosan dengan kekerasan-kekerasan yang dilakukan FPI. Dan masyarakat pun seakan juga tak setuju jika FPI memakai ‘embel-embel’ Islam. Karena menurut mereka, Islam itu damai, mencintai perbedaan dan bukan kekerasan.

Damai itu Indah

Seiring berjalannya waktu, tak terdengar berita tentang FPI. Tiba-tiba Indonesia dikejutkan dengan berita ‘Penolakan FPI di Palangkaraya’. Sejenak saya tercengang. Seketika itu pula saya mulai penasaran dengan FPI. Mengapa FPI sampai ditolak di Palangkaraya?. Saya mencari info-info.

Hingga saya mulai merenung, mengapa masyarakat tidak berpikir ‘apa yang melatarbelakangi FPI untuk melakukan kekerasan’. Sejak itu saya menyimpulkan, bahwa pasti ada sebab yang membuat FPI beraksi. Contohnya, saat FPI melabrak belasan anggota PDIP bertemu dengan mantan anggota PKI di Blitar. Menurut saya, FPI telah berusaha menghilangkan keberadaan PKI sampai pada akar-akarnya. Dan itu saya setuju. Walaupun hanya bertemu ‘mantan’ anggota PKI, jika pertemuan itu terjadi berkala bisa memungkinkan PKI tumbuh kembali di Indonesia. Kemudian soal Demo Miras, itupun saya juga setuju. Pemerintah macam apa yang berani mencabut UU larangan Miras? itupun FPI masih disalahkan. Padahal jika langkah yang digagas pemerintah untuk mencabut UU larangan miras, mau jadi apa negeri ini? jadi negeri yang menghalalkan miras?. Itu saja dua contoh yang ‘me-miris-kan’. Tidakkah media memberitakan ketika anggota FPI membantu mengevakuasi 70.000 korban tsunami Aceh? Tidakkah media memberitakan ketika FPI mendirikan posko bencana gunung Merapi?, sungguh aneh.

Dan pencarian info tentang FPI terus saya lanjutkan. Saya singgah di sebuah forum di internet yang notabene menghujat dan menolak FPI. Tapi ada satu komentar yang menarik menurut saya untuk dibagikan kepada member Kompasiana. User itu bernama adiet87smg, dia menulis:

“hidup d jman skrg emang aneh. kbodohan udh ada dmana2, orang mau berbuat baek aja susah. jadi inget tuh pas jamanx nabi. nabi aja pas dakwah n ngajak manusia kpd kebaikan, mlh beliau dilempar pke kotoran. gile bgt kand? sama kyak skrg, ngajak orng brbuat baik eh malah dimusuhin, dikutuk, n disuruh bubar. bner2 jman edan kali yak!”

Saya jadi teringat ketika ada demo penolakan FPI di bundaran HI. Kebanyakan dari peserta demo adalah kamum gay, lesbian, tuna susila, dan semacamnya. Wajar jika mereka menolak FPI, karena memang status mereka bertentangan dengan agama. Dan kagetnya lagi, saya mendapat info bahwa penggerak demo Penolakan FPI adalah Ulil Abshar Abdalla, fungsionaris partai Demokrat yang sedang terjerat kasus korupsi dan disebut-sebut juga sebagai anggota JIL [Jaringan Islam liberal]. Wow. Pantas saja Ulil Abshar Abdalla menggerakkan massa untuk menolak keberadaan FPI, karena FPI telah mencatut namanya sebagai salah satu oknum yang bersembunyi di Partai yang kebanyakan anggotanya sedang terjerat kasus korupsi. Tentang berita penolakan FPI di Palangkaraya, itu juga disebut-sebut sebagai upaya Ulil Abshar Abdalla untuk ‘memusnahkan’ FPI dari dunia ini. Padahal warga Dayak sendiri yang meminta FPI berdiri di Kalteng.

Saya sebagai penganut Katholik, mendukung upaya FPI untuk memerangi kejahatan. Tetapi mungkin lebih indah jika diiringi dengan tindakan yang damai, tidak mudah tersulut emosinya dan kemudian mengadakan aksi-aksi yang dianggap meresahkan.

Tuhan selalu memberkati orang-orang yang memerangi kejahatan.

Komentar-komentar di Kompasiana Terkait Pernyataan Lia Christine:

sip mbak, media memang cenderung mengekspos yang negatifnya saja. sementara kebaikannya tidak pernah diekspos. harusnya berimbanglah.

Terima kasih sudah bersedia membaca.

mantap tulisan nya trims dah medukung fpi ,salam perdamaian.

Terima kasih sudah bersedia membaca.

Sy juga dukung kegiatan siapa sj yg baik dan menolak yg jahat. Jd FPI yg naik kita terima. Gitu siip deh. Ini juga kita dukung

Terima kasih sudah bersedia membaca.

Dari mana bisa tahu bahwa yang demo di Bundaran HI itu terdiri dari Gay, Lesbian dan Tunasila?

Indonesia punya aparat Polisi dan Kehakiman. Seharusnya Organisasi yang ingin memberantas kejahatan harus demo ke Polisi dan Kehakiman yang tidak berdaya melakukan tugasnya.

Aparat negara harus bertugas baik agar negara tidak kacau oleh yang ingin menghakimi sendiri.

Istri dan dua anak juga Katolik dengan didikan Agama yang dari mulai kecil ,yang memprotes Paus (bersama ratusan ribu penduduk Jerman) karena tidak mau mengakui ha hak Gay dan Lesbian. Mereka itu juga ciptaan Tuhan yang karena Genetik dan perubahan Endokrinnya berrsifat lain.

ada di berita. di koran juga ada.
Gay, lesbian, dsb memang ciptaan Tuhan,
tapi, Tuhan yang manakah yg mengizinkan seseorang menjadi kaum tsb? di katholik itu dilarang, walaupun memang ada gereja USA yg membolehkan. Saya percaya jika Islam, Hindu, Budha juga tdk mengizinkan seseorang mencintai sesama jenis. karena Tuhan menciptakan manusia berpasang-pasangan.

2. Jaya Suprana Kagum dengan FPI

Jaya Suprana hadir di Markas Syariah FPI di Petamburan Jakarta, Ahad (3/1/2013) - suara-islam.com

Jaya Suprana hadir di Markas Syariah FPI di Petamburan Jakarta, Ahad (3/1/2013) – suara-islam.com

Jakarta (SI Online) – Bos Jamu Jago Jaya Suprana mengungkapkan kekagumannya terhadap Front Pembela Islam (FPI) setelah bertemu langsung dengan Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab di kediamannya. Hal tersebut dikatakan Jaya Suprana di Markaz Syariah Petamburan Jakarta, Ahad (3/1/2013) siang ini.

“Selama ini saya dihantui oleh pemberitaan media massa tentang FPI. Apa benar ada suatu organisisasi yang begitu jahatnya seperti yang selama ini diberitakan?” ujar pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) ini.

“Saya temui langsung Habib Rizieq untuk memastikan apa benar itu semua kata media. Sebelum bertemu kesannya angker luar biasa. Saya tidak membayangkan sebelumnya ternyata Habib Rizieq sama sekali tidak menakutkan. Beliau orang yang santun dan cerdas luar biasa, masya Allah”, kata Jaya Suprana yang beragama Kristen.

Selain itu, pemilik acara talkshow Jaya Suprana Show di TVRI ini menceritakan pengalamannya berdialog dengan mantan Presiden Abdurrahman Wahid membicarakan tentang FPI.

“Menurut Gus Dur, Habib Rizieq tidak mau diwawancarai karena beritanya selalu dipelintir, berita FPI hukumnya wajib harus jelek. Karena itulah saya mau ketemu makhluk ini (FPI) untuk memastikan apa benar itu semua,” cerita Jaya yang membuat jamaah tertawa.

Tidak disangka, kedatangan Jaya Suprana yang kedua kali ini ternyata bertepatan dengan ta’lim bulanan FPI. Kedatangan Jaya disambut hangat oleh ribuan jamaah. Di akhir acara Habib Rizieq memberikan kesempatan Jaya Suprana untuk bicara. Dengan bangga Jaya Suprana mengatakan tidak akan melupakan pengalamannya hari ini. Kepada FPI, ia pun menyampaikan dukungannya.

“Teruskan perjuangan Anda, jika tidak ada FPI pelan-pelan maksiat akan menguasai negeri ini. Terima kasih, hidup FPI!” [ungkap Jaya Suprana yang disambut takbir oleh jamaah]


3. Dua Tokoh Tionghwa, Lius Sungkharisma (Buddha) Bersama Jaya Suprana (Kristen) Mengunjungi Posko Kemanusiaan FPI

Lius Sungkharisma Bersama Jaya Suprana Mengunjungi Posko Kemanusiaan FPI. (FPI.or.id)

Lius Sungkharisma Bersama Jaya Suprana Mengunjungi Posko Kemanusiaan FPI. (FPI.or.id)

FPI Online, Jakarta – Siang tadi, di saat sejumlah Relawan FPI sedang berbagi tugas antara petugas jaga Posko Kemanusiaan dan petugas membagikan makan untuk para korban penggusuran di kawasan Luar Batang Jakarta Utara, Posko Kemanusiaan FPI kedatangan kunjungan dua orang tokoh yang sudah tidak asing di negeri ini
 
Koh Lius Sungkharisma aktivis Anti Korupsi dan Pembela Rakyat Miskin bersama Jaya Suprana pendiri Museum Rekor Indonesia (MURI) mendatangi Posko Kemanusiaan FPI di halaman Masjid Luar Batang Senin  25 April 2016.
 
Kedua tokoh ini mengaku sangat bangga melihat kegiatan sosial yang dilakukan oleh FPI, selama ini media hanya menyoroti aksi FPI saat menutup tempat maksiat tapi media tidak mau meliiput aksi sosial FPI saat membantu para korban bencana atau para korban penggusuran seperti yang terjadi di Luar Batang.

Tujuan kedatangan mereka adalah untuk memberikan dukungan supaya FPI terus memberi bantuan kepada warga Luar Batang korban penggusuran yang banyak diantaranya kini terpaksa tinggal di atas perahu. Dan mereka berdua juga memberikan dukungan supaya FPI terus melanjutkan pembelaan kepada rakyat miskin.


Fron+Pembela+Islam+FPI+LOGO+ASLI1-999x897

Mind Control Kita Disesatkan

Pikiran Kita Dikendalikan Media Sekuler

Pikirkan ini dari sudut pandang yang tidak umum

Referensi

  • ^metrotvnews.com/read/2014/11/13/318310/jejak-panjang-kekerasan-fpi
  • ^cnnindonesia.com/nasional/20141121175150-12-13074/dalang-aksi-kekerasan-fpi-segera-disidang/
  • ^metrotvnews.com/news/metro/4KZeYMqk-kasus-ricuh-fpi-di-depan-gedung-dprd-dki-sudah-p21
  • ^metrotvnews.com/jabar/peristiwa/yKXynyaN-fpi-bubarkan-turnamen-voli-waria-di-sukabumi
  • ^metrotvnews.com/jabar/peristiwa/akW09dqK-pwnu-jabar-sayangkan-bentrok-aliansi-masyarakat-purwakarta-dan-fpi
  • ^metrotvnews.com/jatim/peristiwa/nbwJPjxN-fpi-minta-hotel-dan-mal-tak-paksa-karyawan-beratribut-natal
  • ^ceriwis.net/forum/showthread.php?t=1027079
  • ^metrotvnews.com/news/hukum/ob3plR8k-ruhut-minta-kapolda-metro-tindak-fpi
  • ^id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20130721214630AAtcCMU
  • ^purwokertokita.com/peristiwa/mulai-ramai-meme-penolakan-pendirian-fpi-di-banyumas.html
  • ^republika.co.id/berita/nasional/politik/15/12/14/nzclld330-said-aqil-sejak-lama-pbnu-desak-bubarkan-fpi
  • ^indoheadlinenews.com/2016/01/gp-ansor-siap-bubarkan-fpi.html?m=1
  • ^indoheadlinenews.com/2016/01/gp-ansor-siap-bubarkan-fpi.html?m=1
  • ^lipi.go.id/berita/single/LIPI-Kepala-Daerah-Berhak-Bubarkan-FPI/8988
  • ^detik.com/news/berita/2710861/ahok-berniat-ingin-bubarkan-fpi-ini-saran-polda-metro-jaya
  • ^indopos.co.id/2014/11/dianggap-meresahkan-polri-desak-3-lembaga-negara-bubarkan-fpi.html
  • ^lensaindonesia.com/2015/06/26/fpi-kenyang-kantongi-sikap-sinis-media.html
  • ^voa-islam.com/news/indonesiana/2013/07/19/25904/fpi-tidak-bentrok-dengan-warga-sukorejo-tapi-preman-kristen/;
  • ^hidayatullah.com/artikel/ghazwul-fikr/read/2013/08/16/5895/bentrok-paciran-mengapa-media-memaksa-harus-fpi.html#.VyGanFelbqD
  • ^voa-islam.com/news/indonesiana/2014/07/14/31601/antisipasi-skenario-chaos-kubu-merah-3-fpi-temukan-600-spanduk-palsu-untuk-picu-koflik/;
  • ^arrahmah.com/news/2013/09/07/tak-benci-islam-media-massa-liberal-bertujuan-menghancurkan-syariat.html
  • ^portalpiyungan.com/2016/02/ormas-anarkis-fpi-bikin-rusuh-di-medan.html?m=1
  • ^kiblat.net/2013/07/30/warga-kendal-setuju-fpi-tutup-lokalisasi-pelacuran/
  • ^kiblat.net/2013/07/31/preman-ronggolawe-bekingi-lokalisasi-pelacuran-di-kendal/
  • ^suara-islam.com/mobile/detail/17871/Bantu-Korban-Penggusuran-Luar-Batang–FPI-Buka-Posko-Kemanusiaan-
  • ^panjimas.com/news/2015/08/04/fpi-bantu-atur-lalu-lintas-di-muktamar-muhammadiyah-ke-47/
  • ^arrahmah.com/news/2014/04/05/puluhan-warga-sinabung-berbondong-bondong-masuk-islam.html
  • ^salam-online.com/2012/08/fpi-turunkan-laskar-bantu-korban-kebakaran-di-jakarta.html
  • ^sangpencerah.com/2016/03/muhammadiyah-dan-fpi-aktif-turunkan-bantuan-banjir-bandung.html
  • ^news.fimadani.com/read/2014/12/08/fpi-bangun-bank-darah-untuk-warga-gaza-palestina/
  • ^pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2011/12/20/170143/aksi-solidaritas-fpi-tasikmalaya-terhadap-tragedi-mesuji
  • ^dakwatuna.com/2012/02/16/18715/ustadz-arifin-ilham-siapa-yang-ingin-membubarkan-fpi-kebebasan-macam-apa-yang-dinginkannya/#axzz46hIn0ZhT
  • ^aditiyaboris.wordpress.com/2013/11/05/inilah-ringkasan-kegiatan-fpi-semenjak-terbentuk-dari-tahun-1998/
  • ^votreesprit.wordpress.com/2012/06/20/wajah-asli-fpi/
  • ^sangpencerah.com/2014/12/muhammadiyah-menangkan-soal-uu-ormas.html
  • ^cnnindonesia.com/nasional/20150302084738-20-35943/dukungan-ke-ahok-mengalir-fpi-pendukung-ahok-orang-bayaran/
  • ^arrahmah.com/read/2012/02/19/18199-orang-kristen-aja-dukung-fpi-saya-seorang-kristiani-yang-mendukung-fpi.html
  • ^moeflich.wordpress.com/2012/02/20/pengakuan-jujur-seorang-kristiani-orang-islam-banyak-yang-terbalik-cara-pandangnya/
  • ^sosbud.kompasiana.com/2012/02/19/saya-seorang-kristiani-yang-mendukung-fpi/
  • ^dakwatuna.com/2012/02/16/18715/ustadz-arifin-ilham-siapa-yang-ingin-membubarkan-fpi-kebebasan-macam-apa-yang-dinginkannya/#axzz46hIn0ZhT
  • ^fpi.or.id/2016/04/lius-sungkharisma-bersama-jaya-suprana.html?m=1
  • ^FPI Officials
  • ^fpi.or.id/p/organisasi-fpi-untuk-pertama-kalinya.html?m=1
  • ^kompasiana.com/290465tantepaku/ini-dia-kepanjangan-fpi_551f9d5281331151019dfb51
Iklan

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s