Kapolda Yang Himbau Shalat Jamaah

06-01-06.25.34

Nama Irjen Pol Prof Iza Fadri menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah Kapolda Sumsel itu menghimbau seluruh personil Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polda Sumsel yang beragama Islam agar menghentikan seluruh aktifitasnya ketika adzan telah berkumandang untuk menunaikan shalat jamaah di masjid atau mushala terdekat.

Bahkan, KH Abdullah Gymnastiar yang akrab disapa Aa Gym pun menyambut himbauan itu dengan rasa syukur.

“Masyaa Alloh senangnya baca himbauan Pa Kapolda Sumsel ini, alhamdulillah … Semoga menjadi jalan kemuliaan dunia akherat bagi beliau dan bagi yang mengikuti anjurannya… Bagaimana menurut para sahabatku?,” tulis Aa Gym di akun yang diikuti lebih dari 3 juta pengguna Facebook itu.

Dicopot dari Jabatannya

06-01-06.53.59

Melalui Surat Telegram/2718/XII/2015 tertanggal 31 Desember 2015, Wakapolri Komjen Budi Gunawan atas nama Kapolri, Irjen Djoko Prastowo yang saat ini menjabat sebagai Wakabaintelkam Mabes Polri akan menjabat sebagai Kapolda Sulmsel menggantikan Irjen Pol Prof Iza Fadri. Sedangkan Irjen Pol Prof Iza Fadri akan menjabat dalam jabatan barunya sebagai Sahli Sospol Kapolri.

Ketika dikonfirmasi, Irjen Pol Prof Iza Fadri menuturkan bahwa rotasi yang dilakukan dalam organisasi Polri merupakan hal yang biasa. Menurutnya, rentang waktu jabatan Kapolda itu satu hingga dua tahun dan memang harus dilakukan rotasi untuk penyegaran.

“Rotasi itu sudah biasa, saya yakin calon kapolda yang baru bisa lebih baik. Karena itulah pimpinan menunjuknya menjadi Kapolda. Untuk PR, masih ada Wakapolda dan Irwasda yang juga tahu struktur dan bisa berjalan dan menjelaskan. Pastinya diharapkan bisa lebih baik,” tuturnya seperti dikutip Tribunnews.

Apa jadinya jika ada unsur kesengajaan menghalangi jalan Allah?

أَنْزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ رَأَيْتَ الْمُنَافِقِينَ يَصُدُّونَ عَنْكَ صُدُودًا } [النساء: 61]

Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul”, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu [An Nisa”61].

{أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ (18) الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كَافِرُونَ } [هود: 18، 19]

Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim. (yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Dan mereka itulah orang-orang yang tidak percaya akan adanya hari akhirat [Hud,18-19].

Sumber

  • ^nahimunkar.com/kapolda-himbau-shalat-jamaah-dicopot-jabatannya/
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s