Saparmurat Niyazov

Screenshot_2016-06-12-04-06-53_1

Saparmurat Niyazov, nama satu ini mungkin cukup asing di telinga. Jika pun tahu, kita mungkin hanya menganggapnya sebagai salah satu presiden yang pernah memerintah Turkmenistan. Sekilas memang seperti seorang presiden biasa, tapi tak banyak yang tahu jika pria ini punya kelakuan yang sangat buruk sebagai seorang presiden. Bahkan Kim Jong Un yang seperti itu, lebih baik daripada Niyazov.

Semasa memimpin, pria ini banyak melakukan hal-hal tak masuk akal dan seenaknya sendiri. Misalnya menetapkan sebuah hari libur dengan alasan yang konyol. Di Turkmenistan ada hari libur bernama Melon. Setiap kali datang, hari libur ini diperingati dengan pesta-pesta luar biasa. Alasan di balik perayaan ini sungguh konyol. Ya, Niyazov adalah pecinta melon kemudian ia menciptakan hari libur untuk buah kesayangannya itu.

Tak hanya tentang hari melon yang konyol, masih banyak kegilaan lainnya yang dilakukan oleh seorang Saparmurat. Simak ulasan lengkapnya berikut.

  • Nama: Saparmurat Atayevich Niyazov (Bahasa Turkmen: Saparmyrat Ataýewiç Nyýazow )
  • Lahir: 19 Februari 1940
  • Wafat: 21 Desember 2006

Adalah Presiden Turkmenistan pertama sejak tahun 1991 hingga meninggalnya pada 2006. Ia pertama kali mengambil kekuasaan sebagai Sekretaris Pertama Partai Komunis Turkmenistan sejak 1985. Ia biasa menggunakan sebutan Serdar Saparmurat Turkmenbashi yang Agung atau Turkmenbashi (“Pemimpin Banga Turkmen”) dan berasal dari Kipchak.

Setelah Soviet runtuh, dia tetap berkuasa dengan tangan besi. Dia memaksa lawan-lawan politiknya ke pengasingan, melarang media bebas, dan pada tahun 1999 mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup. Foto dan patungnya dipasang di seluruh negeri. Salah satunya patung emas yang berputar untuk menghadap matahari di Ashgabat. Ia mengganti nama bulan Januari dengan namanya. Namanya juga diberikan untuk sebuah pelabuhan, tanah-tanah peternakan, unit-unit militer, bahkan sebuah meteorit.

Niyazov menjalani operasi besar jantung di Jerman pada tahun 1997. Pada November 2006, ia mengakui secara terbuka untuk pertama kalinya bahwa dia mengidap penyakit jantung. Namun, ia tidak tampak sakit parah. Pada Desember 2006, ia muncul di muka umum untuk membuka secara resmi sebuah taman ria dengan namanya di luar ibukota negara.

Selama memerintah, ia membuat negaranya menjadi salah satu negara bekas Soviet yang paling opresif. Ia membangun masjid terbesar di Asia Tengah yang disebut “Semangat Turkmenbashi” dengan biaya lebih dari 100 juta dollar AS. Pada 21 Desember 2006 ia meninggal dan digantikan oleh Gurbanguly Berdimuhammedow.

Presiden Ternarsis

  • 1. Punya Patung Emas Dirinya Sendiri

Screenshot_2016-06-12-04-07-05_1

Niyazov selalu menganggapnya berjasa bagi Turkmenistan. Memang sih, ia berandil penuh dalam usaha melepaskan diri dari Soviet. Meskipun begitu, tak berarti ia harus melakukan hal-hal yang berlebihan. Tapi, Saparmurat bersikeras jika semua orang Turkmenistan harus ingat jasanya. Makanya, kemudian dibangunlah sebuah patung emas di salah satu sudut kota Ashgabat.

Patung ini sendiri berukuran sekitar 15 kaki atau 4,5 meteran. Semuanya terbalut warna emas termasuk jubah yang dikenakannya. Uniknya, patung ini konon bisa berputar 360 derajat mengikuti arah matahari. Gilanya lagi, Niyazov menugaskan pengawal khusus untuk menjaga patung aneh ini.

  • 2. Turkmenbashi, Sebutan Nesar Niyazov Untuk Dirinya Sendiri

Sudah tak bisa dipungkiri betapa presiden satu ini memang begitu narsis. Tak hanya membangun patung dirinya dengan megah, ia juga memberikan gelar pada diri sendiri dengan sebutan Turkmenbashi yang artinya adalah bapaknya orang-orang Turkmenistan.

Screenshot_2016-06-12-04-10-33_1

Agar makin mengingatkan banyak orang tentang dirinya, Niyazov pun mengganti banyak hal dengan nama julukannya itu. Tak hanya bandara dan pelabuhan, ia mengganti nama bulan Januari dengan Turkmenbashi. Bahkan ketika ada meteor jatuh di Turkmenistan, sang presiden memerintahkan untuk menamainya dengan julukan tersebut.

  • 3. Memajang Foto-Fotonya di Semua Tempat

Kegilaan selanjutnya yang dilakukan oleh Niyazov adalah ekspansi dari kenarsisannya. Tak cukup dengan patung emas dan julukan Turkmenbashi, sang presiden mulai memberlakukan satu peraturan aneh, yakni memajang fotonya di semua ruang kelas di seluruh sekolah di Turkmenistan.

Screenshot_2016-06-12-04-15-14_1

Sebelumnya, foto-foto yang terpajang di ruang kelas adalah Lenin dan Marx, kemudian setelah perintah ini turun semua sekolah pun mencopot dua foto tersebut. Anehnya, jika ketahuan tak memajang foto Niyazov, maka si pihak sekolah itu akan mendapatkan sanksi yang cukup berat.

  • 4. Ruhnama, Buku Paduan Wajib Orang Turkmenistan

Monumen Ruhnama

Monumen Ruhnama

Jika diperhatikan, setiap diktator pasti menulis buku khusus berisi aturan yang dibuatnya sendiri. Hitler dengan Mein Kampf miliknya atau Mao Zedong dengan buku merahnya. Langkah ini pun ternyata juga ditiru oleh Niyazov dengan menciptakan Ruhnama. Buku ini sendiri berisi filsafat serta sejarah-sejarah yang ditulis oleh Niyazov.

Hal yang gila dari buku ini adalah kewajiban semua orang Turkmenistan untuk menghafalkannya. Ruhnama juga masuk dalam kurikulum sekolah. Bahkan untuk tes mengemudi dan wawancara kerja, buku ini juga jadi syarat lulusnya. Niyazov sendiri bilang jika buku ini sangat suci. Bahkan barang siapa yang membacanya tiga kali maka jaminannya adalah surga. Satu hal lagi, buku ini juga punya monumennya sendiri.

Hal-Hal Aneh

  • Melarang Rokok Setelah Ia Divonis Penyakitan

Sekilas perintah Niyazov yang melarang peredaran rokok ini sangat baik dan positif. Tapi, jika berkaca pada latarbelakang kenapa ia sampai menurunkan titah tersebut, kita bisa berkesimpulan kalau sang presiden memang benar-benar egois dan semaunya sendiri.

Perlu diketahui jika Niyazov adalah seorang perokok berat. Hingga pada akhirnya kebiasaannya itu membuat dokter memvonisnya dengan penyakit jantung. Seketika itu, ia pun memerintahkan rokok dilarang. Seumpama Niyazov tak pernah mendapatkan vonis, ia pun takkan melarang rokok. Aneh sekali.

  • Mengganti nama-nama Bulan dan Hari

Di tahun 2002, Niyazov mengganti nama bulan dan hari dalam seminggu di Turkmenistan menjadi seperti berikut ini:

  • Nama – Nama Bulan
    1. Januari / Ýanwar menjadi Turkmenbashi, yang merupakan gelar Niyazov.
    2. Februari / Fewral menjadi Baýdak, nama bendera kebangsaan Turkmenistan.
    3. Maret / Mart menjadi Nowruz, tahun baru Persia yang dirayakan setiap bulan Maret
    4. April / menjadi Gurbansoltan, dari nama ibu Niyazov, Gurbansoltan Eje
    5. Mei / Maý menjadi Magtymguly, dari nama Magtymguly Pyragy, pemimpin spiritual Turkmenistan di abad ke-18.
    6. Juni / Iyun menjadi Oguz, dari nama Oguz Khan yang merupakan pendiri bangsa Turkmenistan (menurut Ruhnama)
    7. Juli / Iyul menjadi Gorkut, dari nama Gorkut Aka, pahlawan dalam legenda.
    8. August / Awgust menjadi Alp Arslan, dari nama pendiri dinasti Seljuk.
    9. September / Sentýabr menjadi Ruhnama, dari nama buku yang ditulis Niyazov.
    10. October / Oktýabr menjadi Garasyzlyk, dari kata kemerdekaan dalam bahasa setempat, yang dirayakan di bulan Oktober.
    11. November / Noýabr menjadi Sanjar, dari nama pemimpin terakhir dinasti Seljuk.
    12. December / Dekabr menjadi Bitaraplyk, dari kata netralitas dalam bahasa setempat. Hari netralitas dirayakan di bulan ini.
  • Nama – Nama Hari
    1. Minggu / Ýek?enbe menjadi Dynçgün yang berarti hari istirahat.
    2. Senin / Du?enbe menjadi Ba?gün yang berarti hari utama.
    3. Selasa / Si?enbe menjadi Ýa?gün yang berarti hari pemuda.
    4. Rabu / Çar?enbe menjadi Ho?gün yang berarti hari baik.
    5. Kamis / Pen?enbe menjadiSogapgün yang berarti hari kebajikan.
    6. Jumat / Anna menjadi Annagün, dari nama Persia kuno yang ditambahkan dengan gün yang berarti hari dalam bahasa setempat.
    7. Sabtu / ?enbe menjadi Ruhgün yang berarti hari jiwa.

Standar ini dipakai hingga Juli tahun 2008, dimana kabinet pemerintahan mengembalikan kembali nama – nama ini menjadi seperti sedia kala.

  • Istana Es Untuk Semua

Turkmenistan adalah negara padang pasir yang kering, hingga tahun 2004, Turkmenbashi atau Niyazov berpikir untuk membangun istana es, lengkap dengan arena ice skating indoor yang akan dihubungkan dengan cable car dari ibukota.”Ayo, kita buat istana es. Besar dan cukup untuk memuat 1000 orang. Anak – anak kita juga bisa belajar untuk ice-skating” kata Niyazov.Sebelumnya negara yang sedang sibuk dengan pembangungan Mesjid Kipchak/Masjid semangat Turkmenbashi (lengkap dengan Ruhnama-nya) di desa Gypjak, kampung halaman Niyazov namun masjid ini diprotes karena di dindingnya terdapat ayat-ayat ruhnama sejajar dengan Al-Qur’an. Bersama perusahaan pembangunan dari Prancis, proyek yang diperkirakan memakan 21,5 juta dollar ini akhirnya dimulai pada November tahun 2004.

  • Dalam Hal Hukum & HAM; Turkmenbashi

  1. Di tahun 2004, Niyazov melarang para pria menumbuhkan rambut panjang dan janggut.
  2. Tahun berikutnya, dia melarang lip synch di konser dan acara televisi karena dia menganggap hal itu bisa berefek negatif kepada perkembangan musik negaranya.
  3. 15.000 pekerja kesehatan masyarakat dipecat, termasuk perawat, bidan, serta mantri lalu kemudian dimasukkan ke dalam wajib militer.
  4. Masih di tahun yang sama, Niyazov juga melarang para pembaca berita di televisi untuk mengenakan make-up karena dia percaya bahwa wanita Turkmenistan sudah cantik secara alami.
  5. Dia menutup semua rumah sakit kecuali di ibukota, karena menurutnya setiap penduduknya harusnya pergi ke ibukota untuk berobat.
  6. Semua perpustakaan di luar ibukota juga diperintahkan untuk ditutup, karena dia menganggap yang dibutuhkan penduduknya hanya 2 buku, Quran dan Ruhnama.
  7. Di tahun berikutnya, House of Free Creativity selesai dibangun. Bangunan ini dipersembahkan untuk kebebasan pers dan media. Cukup ironis, Turkmenistan tidak memiliki badan jurnalistik selain milik pemerintah. Internet juga hanya bisa diakses oleh sebagian kecil orang. 4 stasiun televisi yang tersedia juga tidak jarang hanya menayangkan pembacaan puisi Niyazov.

Meninggalnya Turkmenbashi

Pada tanggal 21 Desember 2006, televisi negara Turkmenbashi mengumumkan bahwa Niyazov meninggal karena serangan jantung mendadak. Wakil Perdana Menteri, Gurbanguly Berdimuhamedow mengorganisir pemakaman kenegaraan akhirnya menjabat sebagai presiden sementara dan mengumumkan pada tanggal 26 di bulan yang sama, bahwa pemilihan presiden berikutnya akan diselenggarakan pada tanggal 11 Februari 2007. Keadaan kematian Niyazov menimbulkan beberapa spekulasi. Beberapa sumber mengklaim bahwa Niyazov meninggal beberapa hari sebelum tanggal resmi diumumkannya, yakni tanggal 21 Desember. News melaporkan juga mengklaim bahwa Niyazov juga menderita diabetes, penyakit jantung iskemik dan gagal ginjal selain penyakit jantung. Niyazov dimakamkan di mesjid Kipchak, salah satu mesjid terbesar di dunia yang dibangun di kampung halamannya. 2 dekade pemerintahannya ditandai dengan merosotnya sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat, pelanggaran hak asasi manusia, ribuan tahanan politik, ekonomi di bawah tekanan meskipun ekspor energi yang besar dari negara ini, dan patung – patung yang menjulang tinggi beserta potret dirinya yang tersebar dimana – mana.
 
Kisah Saparmurat Niyazov, menginspirasi game simulasi politik terkenal “Tropico 3-5” di dalam Game Tropico. Pemain bisa bermain sebagai Diktator yang memerintah sebuah negara di kepulauan Karibia, di game itu terdapat banyak sekali kutipan yang dikutip dari pernyataan-pernyataan Niyazov dan beberapa diktator lainnya. Termasuk di membangun patung emas sang diktator yang bisa diputar menghadap matahari seperti yang dilakukan Niyazov. Kisah Niyazov bisa menjadi inspirasi bagi kita untuk mencegah Diktator seperti ini berkuasa di Indonesia.


Turkmenistan, Negeri Karpet

06-12-05.01.28

  • Nama Turkmenistan berasal dari Bahasa Persia, yang artinya “Daratan Turkmen”. Etnis yang mendiami Turkmenistan terdiri dari etnis Turkmen, Russia, dan Uzbek.
  • Turkmenistan menjadi bagian dari Uni Soviet ketika Perang Dunia I dan memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tanggal 27 Oktober 1991.
  • Bahasa resmi Turkmenistan adalah bahasa Turkmen. Bahasa ini adalah salah satu dari bahasa Turki dan berhubungan dengan orang Turki dan Azerbaijan. Di smaping itu juga banyak digunakan bahasa Russia. Diantara ucapan bahasa Turkmen adalah hawa (ya), yok (tidak), baş üstüne (silakan), sag boluň (terima kasih), ertiriňiz haýyrly bolsun (selamat pagi), agşamyňyz haýyrly bolsun (selamat sore), gijäňiz rahat bolsun (selamat malam), dan sag boluň, hoş (selamat tinggal).
  • Pada tahun 2008, Turkmenistan membuat bendera nasionalnya dengan ukuran 52,5 x 35 meter. Bendera ini masuk dalam catatan Guinness Book of World Record sebagai bendera terbesar di dunia.
  • Yang menakutkan dari Turkmenistan adalah musim. 90% faktor utama yang menentukan musim di Turkmenistan berasal dari gurun Karakum, dan temperatur di sana pada musim panas bisa mencapai 50° C.
  • Turkmenistan terkenal peternakan kudanya. Peternakan kuda yang terkenal adalah peternakan kuda Akhal-Teke yang berada di bagian selatan Turkmenistan. Kuda-kuda ini dulunya digunakan untuk perang, tetapi sekarang dipakai untuk pacuan kuda. Di samping kuda, juga ada peternakan unta Arvana. Kuda Akhal-Teke menjadi gambar dari emblem Turkmenistan.
  • Mumi kuda yang ditemukan di pemakaman raja Scythian, di Russia, dipercaya sebagai mumi kuda Akhal-Teke.
  • Saluran Karakum adalah salah satu saluran irigasi terpanjang di dunia. Gurun Karakum menutupi hampir 80% Turkmenistan. Gurun Karakum juga membentuk salah satu padang pasir terbesar di dunia.
  • Cagar alam Kugitang di Turkmenistan mempunyai bukit batu yang terdapat cap kaki dinosaurus.
  • Turkmenistan menderita tiga kali gempa bumi besar dan bahkan kota Ashghabat hancur pada tahun 1948. Sekarang Ashghabat menjadi ibu kota dan kota terbesar di Turkmenistan.
  • Rumah berpindah-pindah (nomaden) di Turkmenistan adalah Yarta, yaitu berupa kemah dari kayu yang bisa dibongkar pasang.
  • Di Turkmenistan, kapas menjadi komoditi utama dan menjadi produsen terbesar nomor sembilan di dunia.
  • Turkmenistan terkenal dengan produk karpetnya di seluruh dunia.
  • Ada peribahasa Turkmenistan yang terkenal, yang berbunyi: “Air adalah kehidupan orang Turkmenistan, kuda adalah sayapnya, dan karpet adalah jiwanya”.
  • Turkmenistan memunyai tiga World Heritage Sites, yaitu Merv Kuno (kota oasis di jalur sutera), Koneurgenc, dan Parthian Fortresses of Nisa.
  • Kota Merv kuno adalah peninggalan kota Islam terbesar yang akhirnya dihancurkan oleh Jengis Khan pada tahun 1226. Situs ini terdiri dari tiga situs yang merentang dari masa pra sejarah sampai periode Islam. Yang paling terkenal adalah bangunan makam Sultan Sanjar, yaitu sultan terakhir Dinasti Saljuk. Di sana terdapat reruntuhan kastil, yaitu kastil Shahrukh, yaitu peninggalan dari Sultan Taimuri abad 15.
  • Situs Kunya-Urgench berada di barat laut Turkmenistan, di tepian Sungai Daria. Kunya-Urgench adalah ibu kota wilayah Khorezm, yang menjadi bagian dari kekaisaran Achaemenia. Di dalamnya terdapat banyak monumen yang berasal dari abad ke-11 sampai abad 16, yaitu bangunan masjid, pintu gerbang, benteng, makam dan menara setinggi 60 m.
  • Di sana juga ada dua makam, yaitu makam sahabat nabi Muhammad SAW, Mohammad Ibn Zaid dan makam pemimpin thariqat Naqsabandi, Khawaja Yousuf Hamadani.
  • Listrik dan gas di Turkmenistan adalah gratis. Mobil mendapat jatah bahan bakar gratis sebanyak 120 liter setiap bulannya.
  • Presiden seumur hidup, Saparmurat Niyazov, meninggal dunia pada Desember 2006, dan Turkmenistan mengadakan pemilihan presiden multi kandidat pertama pada bulan Februari 2007. Gurbanguly Berdimuhamedow, bekas ajudan presiden Niyazov adakhirnya terpilih sebagai presiden baru.
  • Presiden Turkmenistan, Saparmurat Niyazov, dijuluki dengan “Turkmenbashi” (Bapak Bangsa Turkmenistan) membuat patung dirinya yang terbuat dari emas, yang berputar setiap 24 jam untuk menghadap ke arah matahari. Niyazov juga mengganti nama bulan April dengan nama ibunya.
  • Presiden Turkmenistan, Gurbanguly Berdimuhamedow, sangat mencintai kuda, sehingga dia menulis buku tentang kuda dengan judul “national horse-breeder of Turkmenistan”.
  • Di Turkmenistan terdapat kawah Darvaza, yaitu lubang/kawah besar menganga yang mengeluarkan gas alam dan selalu menyala selama lebih dari 40 tahun. Lubang ini dijuluki dengan “pintu neraka”. Kawah ini lebarnya 60 m dan dalamnya 20 m dan merupakan lubang buatan manusia. Menurut laporan yang dipercaya, lubang ini awalnya adalah pengeboran yang dilakukan Uni Soviet.
  • Di Turkmenistan tidak ada kebebasan pers. Jurnalis nasional dengan cermat mensensor topik-topik untuk artikel melalui sistem sensor, editor yang jeli, dan aktif disensor oleh agen pemerintahan yang memiliki beberapa surat kabar. Misalnya Teacher’s Newspaper, dipunyai oleh kementrian pendidikan dan koranSpravedlivost’ (Keadilan) dimiliki oleh Kementrian Peradilan.
  • Media cetak asing dilarang di Turkmenistan sejak awal tahun 2002. Oleh karena itu orang berganti ke tayangan satelit. Setiap keluarga mempunyai satelitnya sendiri, dan kadang-kadang sampai dua dan tiga satelit. Orang lebih memilih sumber berita dari saluran Russia, Turki atau chanel TV Eropa.
  • Radio dan penyiaran materi keagamaan disediakan untuk para pengikut agama tanpa intervensi pemerintah.
  • Makanan yang populer di Turkmenistan adalah Plov (nasi, daging, dan sayuran), seperti halnya di seluruh Asia Tengah. Kita juga bisa menemukan Kebab, Donar, dan Langman, meski bumbunya berbeda di sini. Manty (kue bola daging domba kukus) dengan krim susu asam juga terkenal di sini. Corek (roti) dianggap suci dan tidak disediakan dan sebagai gantinya adalah susu asam sebagai sarapan pagi. Salad banyak disajikan sebagai makanan pembuka dan menjadi bagian penting dari produk lokal. Aroma masakannya yang spesial adalah salad timun dan tomat.
  • Karena beberapa alasan, Pizza diserap sebagai makanan budaya Turkmen, dan kamu bisa menemukan Pizza di mana-mana, meski pengertiannya berbeda-beda dan kamu bisa menemukan jagung di pizzamu. Hamburger juga banyak di sana, meski kebanyakan terbuat dari daging domba atau campuran daging sapi dan domba.
  • Turkmenistan adalah negara polisi. Kamu akan melihat polisi di mana-mana. Hotel, kafe, dan bahkan bus yang kamu naiki. Jangan bericara hal-hal yang sensitif, seperti bicara politik atau mengkritik presiden dan jangan mengambil gambar gedung pemerintah atau kantor polisi. Telepon, fax, dan barang milik semua dimonitor.
  • Di Turkmenistan dibangun taman melingkari air mancur dan monumen kemerdekaan dan juga terdapat patung-patung dan monumen, terutama patung para pahlawanan, diantaranya adalah patung Ghaz Khan (nenek moyang bangsa Turk) dan Bairan Khan.
  • Di pusat kota di taman lain terdapat patung para sarjana muslim terkenal, yaitu Abdur Rahim, Khan-i-Khana dari Akbar dan era Jahagir India.
  • Masjid Kipchak adalah yang terbesar di Yurkmenistan yang dibangun oleh Niyazov untuk mengenang ibunya. Niyazov sendiri dikubur di luar masjid. Masjid ini memiliki kubah emas dan ruang untuk salat yang besar. Empat menara masjidnya tidak hanya bertuliskan ayat-ayat Qur’an tetapi juga terdapat kutipan-kutipan dari Ruhnama, yaitu buku sejarah Saparmurat Niyazov, agama dan juga kebudayaan.
  • Hotel Avaza adalah proyek bangunan multi milliar dollar di dekat Turkmenbashi yang bertujuan menciptakan “zona turis nasional” yang terdiri dari 60 hotel berkelas dunia, shopping center, dan bandara internasional. Pemerintah meniru proyek Dubai, tetapi investor asing yang masuk lebih kecil dari yang diharapkan.
  • Buku Ruhmana merupakan perjanjian seorang megalomania yang menuntut bahwa buku ini harus ditempatkan sejajar dengan Alqur’an dan akan dihukum bagi orang yang tidak melakukannya. Lukisan dan patung pahlawan Turkmen semuanya dibuat dari imajinasinya.
  • Tempat lain yang terkenal adalah museum yang penuh dengan tempat minuman, yang dinamakan dengan Rhytons, yang terbuat dari gading; bejana seperti tanduk, dan bentuk gelas lainnya. Juga terdapat patung putri raja Parthian yang terbuat dari marmer dan elang emas, koin, mahkota dari gading, kapak prajurit, pisau, dan perisai.
  • Di Turkmenistan ada istilah “Terorisme Vodka”, yaitu fenomena dimana warga lokal ingin mengajak kelahi, atau merampok, setelah minum terlalu banyak Vodka. Hal ini terjadi tidak hanya terjadi di malam hari, tetapi juga di siang hari, bahkan yang sering terjadi adalah di kereta.
  • Di ibukota Ashgabat diberlakukan jam malam. Artinya, kamu tidak boleh berjalan-jalan melebihi jam 11 malam.
  • Di Turkmenistan, dua orang yang berlainan jenis (kecuali sudah menikah), tidak diperbolehkan bersama dalam satu kamar. Jika pihak hotel merasa curiga, maka pihak keamanan akan menelitinya dan kemudian polisi berusaha meminta suap/sogok.
  • Turkmenistan melarang orang merokok di tempat umum, tetapi diperbolehkan di restoran, kafe, dan sebagainya. Larangan juga diberlakukan bagi iklan dan sponsor rokok.
  • Di Turkemnista terdapat dua taxi, yang terdaftar dan tidak terdaftar. Yang terdaftar adalah “Cab Kuning” yang banyak terdapat di bandara lengkap dengan argo biaya. Sedangkan taxi yang tidak resmi dinamakan “Cab Gypsy”, yaitu menggunakan mobil keluarga dan tidak mencantumkan tarif resmi.
  • Terdapat legenda Turkmenistan tentang desa kuno, Nohur, yaitu sekitar empat jam perjalanan dari ibu kota Ashgabat. Terlatak diantara gunung Kopetdag di perbatasan Iran, tempat itu dipercaya berasal dari nama “Noh” (nabi Nuh) dan “Ur” (berenang), yang artinya tempat di mana Nabi Nuh mendarat setelah selamat dari Banjir Besar. Wilayah lembah Nohur juga merupakan peninggalan Alexander Agung yang meninggalkan tentaranyanya yang terluka di Nohur dan memerintahkan mereka untuk menempati wilayah ini. Salah satu pemandangan yang tidak biasa di kota Nohur adalah pemakaman lokal, yang semua nisannya dipasang dengan tanduk kambing gunung. Nohur juga terkenal dengan tenun suteranya.
  • Turkmenistan mempunyai banyak cagar alam, yaitu cagar alam Köpet Dag di gunung dekat Ashgabat, Syunt Hasarday di gunung sebelah selatan jalan Ashgabat, Esenguly di Laut Kaspia, Krasnovodsk di gurun Karakum, Quzilqum bersama dengan Amur Darja di perbatasan dengan Uzbekistan, Repetek di gurun di jalan antara Mary dan Turkmenabat, dan Kugitang di gunung di tenggara Turkmenistan.
  • Turkmenistan juga kaya dengan bangunan dan monumen, yaitu monumen Abivert (kota abad pertangahan dari abad ke-11 sampai 18), makam Abu Said Mithkene (abad 11-15), Astana-baba, Dayakhaty, Darganata, Dekhistan, Devkesengala, gua Ekedeshik, Geok-tepe, Imukshir, Konye Urgench, makam Mane Baba, Parau, Sarakhs, masjid Seyitdzhemaledin, masjid Shakhsenem, Talkhatan-baba, dan Tasharvat.
 

Referensi

  • ^id.m.wikipedia.org/wiki/Saparmurat_Niyazov
  • ^boombastis.com/fakta-saparmurat-niyazov/73897
  • ^mrcassanova.blogspot.sg/2012/04/saparmurat-niyazov-presiden-ternarsis.html?m=1
  • ^semestafakta.wordpress.com/2015/07/01/43-fakta-menarik-tentang-turkmenistan/
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s