Sebelumnya: Indonesia Berpotensi Jadi Musuh Utama Amerika Serikat (Bagian 3)


  • 12. Delapan Tank Leopard Jerman Perkuat TNI AD

Kekuatan militer Indonesia, terutama TNI AD, akan semakin disegani dengan diperkaya alat utama sistem persenjataan (alutsista) delapan MBT atau tank tempur berat generasi ketiga, 2A4 Leopard dari Jerman.

https://www.intelijen.co.id/delapan-tank-leopard-jerman-perkuat-tni-ad/

Tank 2A4 Leopard


Pengiriman pertama dengan jumlah delapan unit Tank 2A4 Leopard yang kemudian diganti penyebutannya menjadi Leopard “2 RI” itu, dikatakan sudah tiba di Tanjung Priok, Jakarta Utara sejak Senin, 23 Mei 2016 lalu.

Sebagaimana dilansir The Diplomat, Rabu (25/5/2016), delapan Tank Leopard 2 RI ini merupakan gelombang pengiriman pertama dari 61 unit serupa yang dipesan Indonesia, pada Desember 2012 lalu.

Sementara sisa Tank Leopard 2 RI yang lainnya masih dalam proses upgrade paket persenjataan oleh pabrikan Rheinmetall yang spesifiknya sesuai permintaan Indonesia, agar tank ini juga bisa dioperasikan untuk perang kota.

Tank Leopard 2 RI ini memang awalnya buatan pabrikan Krauss-Maffei Wegmann. Namun teknologi fire control, C4I System (Sistem Komando, Kontrol, Komunikasi, Komputer dan Intelijen) , turet atau meriam utama 20 milimeter dan amunisinya disuplai pabrikan Rheinmetall.

Pengiriman dari Kapal “Hoegh Jeddah” ini juga merupakan bagian dari kesepakatan kontrak berskala besar terkait pembelian total 103 Tank Leopard dari beberapa varian yang tentunya, sudah turut dilengkapi bustle-mounted air conditioning system, agar lebih cocok beroperasi di iklim tropis.

Pengiriman itu juga termasuk 42 kendaraan tempur (ranpur) Marder 1A3 yang sudah di-upgrade, serta 11 ranpur penyokong pemulihan teknis mesin yang sedianya merupakan surplus AD Jerman.

  • 13. Kehebatan Anoa, Kendaraan Lapis Baja Buatan Indonesia yang Saat Ini Mendunia

Anoa adalah salah satu kendaraan tempur yang dikembangkan PT. Pindad untuk memenuhi kebutuhan kendaraan pengangkut pasukan. Dengan terciptanya kendaraan ini, TNI akan bisa lebih mudah untuk mendelegasikan pasukan-pasukannya ke daerah konflik. Dan inilah fakta kehebatan dari Anoa yang sudah seharusnya bisa membuat kita bangga.

(a)

Kendaraan Lapis Baja Pertama Buatan Indonesia

Kendaraan lapis baja buatan Indonesia

Kendaraan lapis baja buatan Indonesia


Kendaraan lapis baja seperti tank atau APS (Armoured Personnel Carrier) adalah kendaraan tempur yang wajib ada di setiap peperangan. Kendaraan ini akan berada di garis depan untuk melakukan serangan atau pun mempertahankan wilayah. Di Indonesia, tank dan sejenisnya selalu dipesan dari luar negeri. Perusahaan atau PT di dalam negeri nampaknya belum bisa membuat hingga terpaksa negara harus mengalokasikan banyak dana untuk pertahanan wilayahnya.

Awalnya Anoa dibuat untuk merespons kebutuhan TNI saat terjadi konflik di Aceh pada tahun 2003 silam. Akhirnya PT Pindad membuat sebuah kendaraan Angkut Personel Ringan atau disingkat APR tipe 1V. Selanjutnya kendaraan ini dikembangkan menjadi APS (Angkut Personel Sedang) dengan tipe APS-1 dan APS-2. Akhirnya penyempurnaan terakhir berhasil dilakukan dan menghasilkan APS-3 dan diberi nama Anoa.

(b)

Sudah Digunakan Untuk Misi Perdamaian PBB

Anoa saat digunakan di Lebanon untuk misi perdamaian

Anoa saat digunakan di Lebanon untuk misi perdamaian


Sejak pertama kali diperkenalkan ke muka publik di tahun 2008, Anoa mulai menunjukkan kehebatannya. Kendaraan ini dikirim untuk misi perdamaian Kontingen Garuda XXIII ke Lebanon di tahun 2010. Sebanyak 13 unit Anoa 6×6 dicat putih dan ditambahkan logo PBB/UN di depannya.

Kendaraan tempur (ranpur) Anoa 6×6 ini diberangkatkan dari Tanjung Priok menggunakan kapal tanker milik PBB. Dalam keberangkatan 13 unit Anoa 6×6 TNI juga melengkapinya dengan 18 personel ahli yang terdiri dari 5 teknisi ranpur dan sisanya adalah pengemudi. Awalnya misi perdamaian yang dilakukan Indonesia ini menggunakan ranpur VAB buatan Prancis. Namun kali ini mereka menggunakan Anoa karena dianggap lebih bagus dari segi pergerakan dan navigasi.

(c)

Mampu Bertahan dari Serangan Peluru Kinetis

Salah satu kemampuan yang harus dimiliki oleh ranpur lapis baja adalah kemampuannya menahan tembakan atau pun bom. Anoa 6×6 ternyata memiliki kemampuan itu. Kendaraan lapis baja ini mampu bertahan dari serangan peluru kinetis Armour Piercing standar senjata NATO. Anoa menggunakan teknologi STANAG tingkat 3 dan membuat tubuhnya tak bisa ditembus apa-apa.

Selain memiliki kemampuan untuk menahan serangan peluru. Anoa 6×6 juga mampu bertahan dari serangan ranjau darat. Bahkan dengan bahan peledak mencapai 8 kg, ranpur ini masih bisa bertahan dan tak goyah. Kehebatan Anoa 6×6 ini membuat ranpur ini selalu digunakan sebagai kendaraan pengaman dan ditaruh di bagian paling depan.

(d)

Memiliki Sistem Persenjataan yang Canggih

Anoa memiliki persenjataan yang canggih

Anoa memiliki persenjataan yang canggih


Anoa 6×6 memiliki persenjataan yang sangat canggih. Ranpur ini tak hanya memiliki fungsi untuk mengangkut personel di dalamnya dan menahan pergerakan musuh saja. Anoa 6×6 juga memiliki kemampuan menyerang yang sangat hebat dan terpenting lagi ada tambahan radar di dalamnya. Dengan kemampuan ini semua musuh yang mendekat akan bisa dihancurkan dengan mudah.

Persenjataan yang ada di Anoa baik 6×6 atau 4×4 berupa senapan mesin berat dengan kaliber 12.7 mm dan juga 7.62 mm. Selain senapan berat, ranpur ini juga dilengkapi dengan senapan Remote Weapon System dengan kaliber 7.62 mm, serta pelontar granat dengan kaliber 40 mm. Selain persenjataan tempur, Anoa 6×6 juga dilengkapi dengan  pelontar tabir asap. Oh ya, di masa depan Anoa akan ditambahi meriam berkaliber 20 mm dan senapan mesin dengan kaliber 7.62 mm.

(e)

Sudah Diminati Banyak Negara di Dunia

Ilustrasi Anoa yang dipesan Malaysia

Ilustrasi Anoa yang dipesan Malaysia


Saat ini Anoa telah digunakan di empat negara di dunia. Indonesia adalah pengguna terbanyak dengan 236 Anoa varian 6×6 dan 10 Anoa varian 4×4. Selanjutnya negara tetangga Malaysia juga tidak mau ketinggalan untuk menggunakan Anoa. Mereka membeli Anoa 6×6 hingga 32 unit untuk pertahanan negaranya.

Negara selanjutnya yang berminat dengan Anoa adalah Brunei, negara ini membeli setidaknya 13 ranpur lapis baja ini. Terakhir, Oman dikatakan telah memesan Anoa sebanyak 200 unit. Selain empat negara di atas, nepal sepertinya tertarik membeli 28 Anoa 6×6 yang nantinya akan digunakan untuk misi perdamaian PBB.

(f)

Munculnya Varian Anoa Amphibious

Varian Anoa Amphibious

Varian Anoa Amphibious


Awalnya Indonesia ingin memesan 50 unit pansam atau panser amfibi dari Rusia. Namun karena di tahun 2013-2014 negara itu sedang ada konflik dengan Ukraina, pemesanan dibatalkan. Kejadian ini tentu membuat Indonesia berpeluang tak mampu mencukupi pengadaan strategis MEF(Minimum Essensial Force).

Mengetahui hal ini, PT. Pindad akhirnya memiliki inisiatif untuk membuat Anoa jenis Amphibious yang mampu berjalan di darat dan air. Jika ke depannya ranpur ini mampu disempurnakan dan mendapatkan sertifikasi, TNI AL kemungkinan besar akan membelinya agar MEF untuk pertahanan Indonesia bisa terpenuhi sebelum 2024.

(g)

Diciptakan Juga Anoa Armoured Recovery Vehicle

Anoa tipe ARV

Anoa tipe ARV


Awalnya Anoa dikembangkan hanya untuk kendaraan tempur yang membawa pasukan ke tengah medan perang. Namun lambat laun kendaraan ini bertransformasi menjadi berbagai fungsi. Beberapa varian dari Anoa adalah Anoa IFV yang bertugas untuk memberi bantuan tembak. Selanjutnya ada Anoa yang digunakan untuk mengangkut amunisi, untuk ambulance, untuk bergerak di air dan terakhir untuk Armoured Recovery Vehicle atau ARV.

Anoa ARV bertujuan untuk memberikan perawatan pada Anoa lain yang ada di medan pertempuran. Jika suatu saat ada Anoa yang tak berfungsi, Anoa ARV ini akan melakukan derek. Oh ya kendaraan ini juga masih dilengkapi dengan persenjataan, meski fungsi utamanya sebagai pengangkut beban hingga 12 ton.

Alutsista Andalan TNI-AL: Kehebatan X-18 Kapal Tank Tercepat Asli Indonesia

Tank yang bisa bergerak di dalam air ini diharapkan akan membantu TNI untuk menjaga wilayah NKRI lebih baik. Kemampuan hebat yang dimiliki oleh kapal tank ini akan membuat Indonesia semakin diperhitungkan dalam industri pertahanan. Berikut ulasan lengkap tentang X-18 kapal tank yang sangat hebat itu.

  • Kapal dengan Kubah Tank

Screenshot_2016-06-05-19-55-00_1

Kapal yang bertugas di lautan biasanya tak memiliki kubah meriam jenis Cockerill yang banyak ditemui pada tank. Namun untuk X-18, Pindad yang bekerja sama dengan PT Lundin mencomot kubah itu dan dipasangkan pada permukaan kapal serbu ukuran kecil. Desain X-18 terbilang unik dan masih satu-satu di dunia hingga sekarang.

Kapal dengan kubah tank ini akan membuat pasukan TNI menjadi semakin aktif di kawasan laut. Mereka tak lagi mengendalikan kapal-kapal besar tapi juga kapal serbu kecil yang memiliki fungsi seperti layaknya tank. Ke depannya, X-16 diprediksi akan menjadi kendaraan angkut pasukan amfibi yang sangat tangguh dalam bergerak dan menyerang.

  • Kapal Penyerang yang Sangat Cepat

Screenshot_2016-06-05-19-56-40_1

Desain X-18


X-18 memiliki kecepatan yang sangat mumpuni jika digunakan sebagai kepal penyerbu. Konon, kapal ini mampu bergerak dengan kecepatan sekitar 40 knot. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, X-18 diharapkan akan menjadi tulang punggung pertahanan Indonesia terutama di bagian hulu sungai dan selat-selat kecil yang sering terabaikan.

Indonesia memiliki banyak sekali wilayah yang masih terbengkalai. Akibatnya, kejahatan di kawasan lautan menjadi sangat tinggi terutama di kawasan yang masih sangat terpencil. Dibuatnya X-18 oleh Pindad dan PT Lundin akan membuat wilayah yang tak terjangkau kapal besar bisa diatasi dengan kapal tank penyerbu ini. Bentuknya yang tak terlalu besar membuat kapal ini lincah jika digunakan pada perairan dangkal.

  • Persenjataan yang Lengkap dan Canggih

06-05-07.58.12

Kapal tank X-18 memiliki persenjataan yang cukup canggih. Kanon yang digunakan pada kapal tank ini adalah jenis CT-CV 105 HP. Senjata ini biasanya digunakan untuk tank ringan yang banyak dipakai di Polandia. Kanon jenis ini juga mampu memuntahkan rudal anti tank yang kerap dijuluki dengan Falarick 105.

Rudal jenis Falarick 105 mampu menghancurkan sasaran hingga jarak 5.000 meter. Rudal jenis ini mampu dipandu agar tepat sasaran dengan bantuanlaser beam. Dengan bekal kanon yang sangat canggih ini X-18 akan mampu menjadi penyerang andalan di lautan dan menyasar wilayah-wilayah yang jauh lebih sempit dan tidak bisa dilakukan oleh kapal tempur jenis besar seperti Kapal Cepat Rudal.

  • 4. Ranpur Amfibi Terbaik yang Dimiliki Indonesia

Tampak Samping

Tampak Samping


Pada poin pertama telah dikulik sedikit bahwa kapal tank ini sangat baik untuk pasukan amfibi. X-18 diawaki oleh 4 personel yang akan mengendalikan secara penuh pergerakan kapal. Selain dikendalikan oleh 4 personel, kapal ini juga bisa mengangkut hingga 20 pasukan yang bersenjata lengkap.

Kapal tank ini sangat tepat untuk misi penyerangan dan juga penyusupan. Banyaknya personel yang mampu diangkut, serta bentuknya yang tak terlalu besar membuat X-18 susah dideteksi. Selain mengantarkan pasukan, X-18 juga digunakan untuk mengantarkan logistik dan evakuasi medis.

Inilah empat kehebatan dari kapal tank X-18 yang konon masih satu-satunya di dunia. Indonesia adalah negara beruntung yang memiliki kapal tank lincah dan bisa diandalkan dalam penyerangan dan menjaga kedaulatan NKRI.

Senjata Ampuh TNI 

Perakitan kendaraan tempur lapis baja APC 6x6 Anoa 2 di Unit Produksi PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, 23 Agustus 2014. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

Perakitan kendaraan tempur lapis baja APC 6×6 Anoa 2 di Unit Produksi PT Pindad, Bandung, Jawa Barat, 23 Agustus 2014. 

  • Mampu mengalahkan Australia, Inggris dan Amerika

Perwakilan TNI Angkatan Darat berhasil menjuarai lomba menembak antar tentara yang digelar di Puckapunyal, Australia, pada 20-23 Mei 2015. Dalam lomba bertajuk Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), perwakilan Indonesia mampu mengalahkan tim tuan rumah, Amerika Serikat, dan Inggris.

“Perolehan medali kami pun terpaut sangat jauh. Bisa dibilang kami menang mutlak,” kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigadir Jenderal Wuryanto saat dihubungi, Ahad, 24 Mei 2015.

Pada klasemen akhir, kontingen Indonesia sukses meraih 30 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Sementara Angkatan Darat Australia yang duduk di posisi dua mengantongi 4 medali emas, 9 perak, dan 6 perunggu. Perwakilan Amerika Serikat yang bertengger di posisi ketiga mendapat 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Dalam lomba tersebut, TNI AD menurunkan 14 prajurit terbaiknya yang berasal dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Cadangan Strategis (Kostrad). Lima orang staf dan dua orang tenaga ahli dari PT Pindad juga ikut serta menemani 14 prajurit tersebut.

Menurut Wuryanto, perlombaan menembak bukan hal baru bagi TNI AD. Angkatan Darat sudah sering mengikuti perlombaan serupa yang diadakan di berbagai negara. Posisi juara umum di Australia merupakan kemenangan kedelapan bagi TNI AD dalam lomba menembak di kawasan Asia-Pasifik.

Wuryanto mengatakan rahasia kemenangan beruntun TNI AD dalam lomba menembak adalah latihan keras. Para prajurit yang terpilih akan mendapat latihan yang berat oleh masing-masing pelatih. Selain berlatih, senjata juga menjadi kunci penting. “Kalau senjata, kami pakai produk dalam negeri buatan PT Pindad,” kata jenderal bintang satu tersebut.

Setidaknya ada empat jenis senjata produksi Pindad yang dipakai tim TNI AD, yakni senjata serbu SS-2 V-4, pistol G-2, senapan mesin SM2, dan SM-3. Selain senjata, tim Indonesia juga memakai amunisi buatan Pindad.

Menurut Wuryanto, senjata dan amunisi buatan Pindad itu sudah digunakan TNI AD dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan saat ini produk Pindad menjadi senjata utama yang dimiliki oleh TNI AD. “Walaupun masih ada beberapa senjata yang dibeli dari luar negeri,” kata dia.

Kontingen TNI AD direncanakan kembali ke Tanah Air besok. Bahkan sejumlah petinggi TNI AD dijadwalkan akan datang ke Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma untuk menjemput para juara dan memberikan ucapan selamat.

Direktur Utama PT Pindad Silmy Karim mengaku bangga dengan kemenangan tim TNI Angkatan Darat dalam kejuaraan tembak internasional di Australia, 20-23 Mei 2015. Dalam lomba Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) itu, kontingen TNI AD menggunakan senjata buatan PT Pindad.

“Ini bukti bahwa senjata buatan Pindad punya kualitas yang baik,” kata Silmy ketika dihubungi Tempo, Minggu, 24 Mei 2015.

Dalam perlombaan tersebut, kontingen Indonesia berhasil mengungguli Australia dan Amerika Serikat dengan selisih yang sangat jauh. Perwakilan TNI AD berhasil menyabet 30 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Angkatan Darat Australia, yang duduk di posisi kedua, mengantongi 4 medali emas, 9 perak, dan 6 perunggu. Sedangkan perwakilan Amerika Serikat mendapat 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu di posisi ketiga.

Ada empat jenis senjata produksi Pindad yang dipakai tim TNI AD dalam perlombaan di Australia. Empat senjata itu adalah senapan serbu SS-2 V-4, pistol G-2, senapan mesin SM2, dan SM-3.

Menurut Silmy, kemenangan tersebut memberikan efek positif bagi Pindad. Di antaranya, nama Pindad akan semakin diperhitungkan sebagai produsen senjata terbaik.

Efek lain, TNI dan Kepolisian RI akan semakin percaya diri menggunakan produk Pindad dan industri pertahanan dalam negeri lain. “Efek terakhir, masyarakat pun bangga dengan Pindad,” ujarnya.

Sampai saat ini, TNI dan Polri menjadi pembeli terbesar produk Pindad, dari senjata api, amunisi, hingga kendaraan tempur. Menurut Silmy, Pindad tidak akan berhenti berkreasi menghasilkan produk-produk pertahanan.

Dalam jangka pendek, Pindad akan memperkenalkan senapan terbaru mereka, SSX, yang menggunakan peluru kaliber 7,62. Selain itu, Pindad akan memproduksi amunisi kaliber besar, yakni 20-150 milimeter.

“Kami juga akan tawarkan berbagai produk Pindad ke kawasan Asia, Timur Tengah, sampai Afrika,” tutur Silmy.

  • Australia-pun Tak Terima Dengan Kemenangan TNI

Terlepas kemampuan TNI yang hebat, senjata yang digunakan turut memegang peranan, senapan SS2-V4 berhasil menghantarkan Indonesia menjadi juara, dan mengharumkan nama bangsa. (pindad.com)

Terlepas kemampuan TNI yang hebat, senjata yang digunakan turut memegang peranan, senapan SS2-V4 berhasil menghantarkan Indonesia menjadi juara, dan mengharumkan nama bangsa. (pindad.com)

TNI berhasil menyabet juara umum dalam kompetisi Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), yang digelar di Puckapunyal, Australia, pada 20-23 Mei 2015. Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah, Inggris bahkan Amerika, yang dikenal sebagai negara yang tentaranya sangat ahli menembak. Terlepas kemampuan TNI yang hebat, senjata yang digunakan turut memegang peranan, senapan SS2-V4 berhasil menghantarkan Indonesia menjadi juara, dan mengharumkan nama bangsa

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan ada kejadian tak mengenakkan ketika perwakilan TNI AD mengikuti perlombaan menembak di Australia pekan lalu. Dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) itu, tim TNI AD menang telak mengalahkan Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa. TNI AD mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan.

“Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata kami,” kata Gatot kepada wartawan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2015.

Namun Gatot menolak memberikan izin kepada panitia lomba membongkar senjata-senjata yang dipakai perwakilan TNI AD. Jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI, Gatot pun meminta senjata semua peserta juga dibongkar.

Jenderal Gatot pun membantah isu yang menyatakan bahwa peserta lain dalam lomba tersebut mengalah untuk Indonesia. Menurut Gatot, kehormatan negara dan kesatuan militer para peserta dipertaruhkan dalam lomba tersebut. Dengan demikian, mustahil jika ada perwakilan negara tertentu yang pura-pura kalah. “Apakah Marinir Amerika Serikat mau mengalah dalam lomba menembak? Tentu tidak,” ujarnya.

Salah satu anggota kontingen TNI AD, Sersan Dua Misran, juga mengatakan bahwa Australia dan negara peserta lainnya kaget melihat perwakilan Indonesia memborong medali. Menurut Misran, panitia lomba mencurigai ada kecurangan dalam spesifikasi pistol G2 dan senapan serbu SS2 V4 buatan PT Pindad Persero yang dipakai personel TNI AD. “Padahal spesifikasi kami sama dengan senapan M-16 buatan Amerika Serikat yang dipakai juga di lomba itu,” tutur Misran.

Sebelumnya, dalam lomba bertajuk Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), perwakilan Indonesia mampu mengalahkan tim tuan rumah, Amerika Serikat, dan Inggris dengan nilai telak.

Pada klasemen akhir, kontingen Indonesia berhasil mendapat 30 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Sedangkan Angkatan Darat Australia, yang duduk pada posisi kedua, mengantongi 4 medali emas, 9 perak, dan 6 perunggu. Perwakilan Amerika Serikat yang bertengger pada posisi ketiga mendapat 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Dalam lomba tersebut, TNI AD menurunkan 14 prajurit terbaiknya yang berasal dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Cadangan Strategis (Kostrad). Lima staf dan dua tenaga ahli dari PT Pindad juga ikut serta menemani 14 prajurit TNI AD.

Percayalah, Sejatinya Indonesia Ditakuti Amerika

Amerika selalu berusaha menghancurkan Indonesia dengan berbagai cara. Bukannya peperangan yang dilakukan, tetapi amerika berusaha menjajah Indonesia dari segi politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.

Tapi masih banyak SDA dan SDM yang ada di Indonesia untuk mendukung Negara Indonesia tercinta mencapai puncak kejayaan. Banyak masyarakat sudah meyakini bahwasannya keterpurukan Indonesia yang bertubi-tubi merupakan hasil dari campur tangan asing di Indonesia, sehingga penderitaan ini berupakan cambuk untuk memperkuat rasa nasionalisme yang semakin kuat tertanam di masyarakat Indonesia

Masyarakat Indonesia tidak seperti dahulu. Sekarang masyarakat di pelosok desa pun bisa lebih kritis menyikapi tentang tingkah negara lain. contohnya tentang tingkah amerika di dunia internasional dan negara tetangga yang sering merebut kebudayaan Indonesia.

Berikut keunggulan-keunggulan Indonesia:

  • Nasionalisme yang tinggi dari Rakyat Indonesia.

Masih ingat tentang Bandung Lautan Api dan Perang 10 November. Bagaimana Rakyat Indonesia dengan senjata seadanya mampu memporak porandakan pasukan asing yang bersenjatakan lebih modern. Mungkin hanya di Surabaya, dalam peperangan seorang jendral mati lebih dulu.

  • Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Beberapa record yang pernah dilakukan Tentara Nasional Indonesia bisa jadi perhitungan yang berpoin tinggi di mata amerika.

Sebagai Contoh:

  1. Misi merebut stasiun radio yang dikuasai oleh tentara pemberontak, tentara amerika meminta waktu seminggu untuk merebut kembali stasiun radio tersebut. Tetapi oleh Pasukan Garuda misi itu ditawar 1 hari untuk merebutnya. Setelah misi diserahkan kepada Pasukan Garuda, dalam hitungan jam stasiun radio tersebut bisa direbut kembali.
  2. Kamp Pasukan Garuda pada suatu malam pernah diserang oleh ribuan pasukan dari gabungan kelompok pemberontak. Menjelang pagi pasukan pemberontak mundur. Komandan pasukan memerintahkan untuk melakukan pengejaran. Lalu membentuk pasukan yang beranggotakan 30 Orang Kopassus (waktu itu RPKAD) di bagi dalam 3 kelompok. Dengan melakukan penyamaran akhirnya pasukan itu sampai mendekati kamp pemberontak yang jumlahnya sekitar 3000 (tiga ribu) orang. Pada malam harinya 30 anggota RPKAD tersebut dengan teknik dan gaya perang khas Indonesia mampu pemporak porandakan pasukan pemberontak yang 3000 orang. Peristiwa itu diakui oleh dunia.
  • Sumber Daya Alam Melimpah

Ketersediaan sumber daya alam yang melimpah di Indonesia menjadikan negara lain pada melongo. Begitu juga Amerika. Kalau SDA yang ada bisa dikelola dengan baik tentunya bisa menghantarkan Indonesia menjadi negara yang diperhitungkan di dunia. Ketakutan amerika bila nantinya Indonesia mampu menyaingi amerika.

  • Banyak SDM yang pandai dan berkualitas tinggi

Sesungguhnya Indonesia banyak mempunyai Sumber Daya Manusia yang sangat bisa diandalkan.

  • Jumlah Muslim terbesar di dunia

Penduduk Indonesia yang mayoritas muslim juga bisa membikin keder amerika.

Konklusi

Dari semua analisis yang didapat diatas pada intinya, Indonesia sebagai basis kekuatan militer di Asia Tenggara mendapatkan banyak tantangan untuk mempertahankan wilayah kekuasaannya dari penjajah rakus seperti Amerika Serikat. Karena seperti yang telah disampaikan di atas, Amerika Serikat telah menempatkan basis pangkalan militernya di sekeliling wilayah Indonesia.

Seharusnya hal ini patut dipertimbangkan kembali oleh Indonesia dan Indonesia harus segera mempersiapkan segala sesuatunya. Karena bisa saja pada waktu yang tidak diketahui, akan terjadi invasi (hal atau perbuatan memasuki wilayah negara lain dengan mengerahkan angkatan bersenjata dengan maksud menyerang atau menguasai negara tersebut) oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Indonesia adalah salah satu wilayah di dunia Islam yang paling berpotensi melahirkan khilafah. Populasi penduduk Muslim terbesar di dunia dan munculnya gerakan Islam yang memperjuangkan lahirnya kembali kekhilafahan, menjadi faktor pendorongnya.

Tak heran, pelan tapi pasti Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat mengarahkan bidikannya ke negeri di kawasan Asia Tenggara ini. Setelah membangun kantor kedutaan besar terbesar di Baghdad, Irak, Amerika kemudian membangun gedung yang sama di Pakistan. Terakhir, saat ini Amerika membangun gedung Kedubes AS terbesar ketiga di dunia di Jakarta.

Ketua Lajnah Siyasiyah DPP HTI Yahya Abdurrahman mempertanyakan, mengapa Amerika sampai membangun gedung dengan luas 36.000 meter persegi yang akan menampung karyawan sebanyak 16 ribu staf. Menurutnya, pasti ada maksud di balik pembangunan gedung ini.

Terlebih lagi Amerika sudah menyatakan bahwa negara tersebut akan menggeser 60 persen kekuatan militernya ke kawasan Asia Pasifik hingga tahun 2020 mendatang. Pertanyaannya lagi, mengapa kebijakan itu diambil? Adakah yang berbahaya dari kawasan ini? Sekadar ingin rebut sumber daya alam?

Pengamat pertahanan dan militer dari Universitas Indonesia Connie Rahakundini Bakrie dalam sebuah kesempatan di tahun 2012 lalu berkata: “Pergeseran kekuatan militer AS ke Asia Pasifik bukanlah hal sederhana. Bisa jadi, pada 8 tahun ke depan, “perang” perebutan sumber daya alam dan jalur perdagangan akan beralih ke kawasan ini. Indonesia harus menyiapkan diri untuk menghadapinya.”

Dan Amerika pun serius menghadapi hal itu. Ini dibuktikan dengan keberadaan 15 pangkalan militer yang mengepung Indonesia. Persis sama seperti saat Irak akan digempur melalui persiapan Operation of Enduring Freedom, saat ini Indonesia “sudah terkurung” seperti Irak, oleh pangkalan-pangkalan AS sejak titik di Diego Garcia, Christmas Island, Cocos Island, Darwin, Guam, Philippina, terus berputar hingga ke Malaysia, Singapore, Vietnam hingga kepulauan Andaman dan Nicobar beserta sejumlah tempat lainnya.


07-04-01.29.23


Lihat Video Kekuatan Militer Indonesia

Semakin Menderita Semakin Hebat dan Kuat. Itulah Indonesia!

 


Referensi

  • ^posmetro.info/2016/01/gawat-indonesia-dikepung-15-pangkalan.html?m=1
  • ^zulfanny.wordpress.com/2013/08/05/pulau-cocos-pulau-natal-harusnya-milik-indonesia-bukan-australia/
  • ^indocropcircles.wordpress.com/2013/06/25/perang-amerika-beralih-ke-asia/
  • ^kompasiana.com/zonadamai/mempertanyakan-pangkalan-militer-as-di-darwin-dan-cocos-island_5529effff17e61513ed623ee
  • ^manjanik.net/kolom/analisa/analisis-cikal-bakal-terjadinya-perang-dunia-ke-3-di-asia-pasifik-dalam-sudut-pandang-politik-militer/
  • ^manjanik.net/kolom/analisa/analisis-cikal-bakal-terjadinya-perang-dunia-ke-3-di-asia-pasifik-dalam-sudut-pandang-politik-militer/
  • ^arifuddinali.wordpress.com/2015/09/15/militer-indonesia-terkuat-di-asia-tenggara-peringkat-12-dunia/
  • ^arifuddinali.wordpress.com/2015/09/15/militer-indonesia-terkuat-di-asia-tenggara-peringkat-12-dunia/
  • ^boombastis.com/alutsista-baru-tni/69326
  • ^boombastis.com/anoa-kendaraan-baja/57945
  • ^boombastis.com/kapal-tank-indonesia/72858
  • ^tempo.co/read/news/2015/05/24/078668997/Juara-Lomba-Tembak-TNI-Kalahkan-Australia-dan-Amerika
  • ^tempo.co/read/news/2015/05/25/173669046/Juara-Lomba-Tembak-di-Australia-TNI-Pakai-Senjata-Pindad-
  • ^tempo.co/read/news/2015/05/29/078670590/ksad-murka-australia-bongkar-senjata-pindad
  • ^youtube.com/watch?v=J_oSyGcJz6s
  • ^intelijen.co.id/delapan-tank-leopard-jerman-perkuat-tni-ad/
  • ^merdeka.com/peristiwa/deretan-jet-tempur-paling-canggih-yang-dibeli-tni-au-dari-rusia.html
  • ^streslagi.blogspot.co.id/2013/04/yang-ditakuti-amerika-tentang-indonesia.html?m=1
  • ^gerhanaindonesia.com/2016/02/tni-ad-akan-diperkuat-puluhan.html?m=1
Iklan

One response »

  1. Anto berkata:

    Bravo TNI

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s