Apakah Ada Alien Disana?

07-09-12.15.10

Saya ingin bertanya kepada anda tentang alien.. apakah disebutkan dalam al Qur’an ataupun as Sunnah? Apakah bener ada alien, jika memang jawabnya iya ada … kenapa bisa tidak disebut dalam Al Qur’an dan As Sunnah? Dan bila jawabannya tidak ada maka darimana datangnya istilah “alien”? apa pendapat anda terhadap orang yang mengatakan bahwa makhluk ini (alien) yang menciptakan manusia dengan semacam DNA? dan bahwa alien itu yang membantu para fir’aun mesir? Dan bahwa alien itu punya kekuatan luar biasa yang digunakan untuk menjelma wujud manusia dan bentuk-bentuk alien yang kami lihat di internet? Apakah alien itu nyata ataukah karangan fiksi? Dan apa tujuan meyakinkan manusia tentang keberadaan alien?

Ba’da mengucap Alhamdulillah, shalawat dan salam atas Rasulullah beserta keluarga dan sahabatnya :

Perlu diketahui bahwa Dzat Yang menciptakan manusia dari tidak ada, Yang membentuknya, Yang meniup ruh ke dalam diri manusia dari ruh-Nya, dan Yang menjelaskan penciptaan keberadaan manusia dengan keajaiban-keajaibannya adalah Dzat Yang Mahakuasa untuk menciptakan alien. Dan sungguh Al Qur’an telah menunjukkan adanya makhluk-makhluk yang tidak diketahui manusia pada masa kenabian dan menunjukkan hal itu atas peran penyingkapan ilmu pengetahuan dan bahwasannya janji pada setiap khabar itu akan dinampakkan. Dzat Yang Maha Agung berfirman : dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. {An Nahl 8}, dan berfirman : Untuk setiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui. {Al An’am 67}

Dan disebutkan dalam Al Qur’an ayat-ayat yang menunjukkan adanya dabbah di langit dan di bumi, di antaranya firman-Nya Ta’ala : Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. {Asy Syuuraa 29}. Berkata sebagian ulama bahwasannya lafazh “daabbah” menunjukkan bahwasannya itu makhluk selain malaikat karena Allah ‘azza wa jalla membedakan penyebutan antara dabbah dan malaikat dalam firman-Nya : Dan kepada Allah sajalah bersujud segala apa yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) para malaikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. {An Nahl 49} Dia menyebutkan dabbah langit, dabbah bumi, lalu diakhiri menyebutkan malaikat.

Dengan ayat-ayat semisal ini sebagian ahli ilmu menyebutkan bahwa tidak ada yang menghalangi ayat-ayat ini menunjukkan adanya keberadaan dunia lain akan tetapi tidak boleh memastikan hal ini karena ayat-ayat semisal ini boleh jadi lebih banyak arah takwil.

Adapun perkataan bahwa makhluk ini yang menciptakan manusia dengan semacam DNA dan bahwasanya punya kekuatan luar biasa untuk menjelma wujud manusia maka pada hakekatnya perkataan ini batil dan menafikan aqidah wajib.

Sebab, sesungguhnya bapaknya manusia adalah Adam ‘alaihissalam, Allah ta’ala ciptakan dari tanah, kemudian Allah jadikan keturunannya berkembang biak melalui nutfah, melewati tahapan-tahapan yang telah Allah kisahkan kepada kita dalam kejelasan kitabNya, di mana Dia berfirman : Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik. {Al Mu’minuun 12-13-14}

Kemudian, sesungguhnya cara para Fir’aun membangun piramida-piramida dan siapa yang membantu mereka untuk membangunnya adalah masalah yang tidak diketahui yang tidak disebut dalam khabar yang bisa dijadikan bukti/dalil, maka yang lebih tepat bagi kaum muslimin adalah menjauhi mendalaminya karena tidak satupun dari urusan dunia dan akhirat yang bergantung kepada pengetahuan tentang hal itu. (metafisis)

07-09-12.19.45

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s