Penyimpangan Buku ”Psikotransmiter“

07-09-02.31.11

Pada halaman 125-126 ditulis :


Pendulum

Mungkin ketika kecil anda sudah berkenalan dengan alat pembangkit indra ke-6 yang namanya pendulum. Cara membuat pendulum sangat sederhana, bahannya hanya sebuah cincin, ring atau apa saja yang diikatkan pada seutas benang sekitar 30 cm. Para cenayang biasanya memiliki pendulum yang bandulnya terbuat dari kristal. Di bawah pendulum kita taruh kertas yang telah diberi tanda lingkara besar (O) dan tanda tambah besar (+). Lalu dengan tangan kanan kita bertanya pada pendulum sesuatu pertanyaan yang jawabannya “ya” atau “tidak”. Kalau jawabannya “ya” pendulum kita minta berputar searah berlawanan jarum jam atau kenanan-kiri, kalau “tidak” ia harus berputar berlawanan dengan jarum jam . tahukah anda, cara yang anda lakukan ini telah digunakan oleh nenek moyang kita sejak zaman purba, dan digunakan oleh para cenayang di hampir seluruh dunia. Apakah ada tenaga ghaib yang menggerakkan pendulum itu ?

Sebenarnya tidak ada tenaga ghoib dalam pendulum itu. Jika kita mengatakan pendulum digerakkan oleh kekuatan luar tubuh manusia, apalagi setan atau jin, maka dalam agama islam akan menjadi syirik, apakagi kita percaya pada pendulum. Saya tidak berani membicarakan hal ini dari sudut maha Kosmos tapi dari sisi mikro kosmos proses terjadinya gerakan pada pendulum adalah atas perintah bawah sadar kita yang tidak kita sadari. Bawah sadar kita sebenarnya sudah punya jawaban atas pertanyaan kita, tapi ia perlu media untuk memberitahukan itu, media itu biasanya berupa pendulum.

Misalnya pada suatu hari kita bingung pergi atau tidak? Anda punya waktu hanya 5 menit? Apa yang harus anda lakukan? Bagi yang islam mungkin istikharah, tapi mana bisa, keputusan harus diambil dalam 5 menit. Berdoa? Bagaimana anda tahu Tuhan telah memberi petunjuk pada anda, dengan tanda apa? Bawah sadar sebenarnya punya jawaban. Tapi bagaimana kita bisa tahu? Ambil pendulum, Mintalah kepada Tuhan Anda agar menggerakkan pendulum yang sedang anda pegang. Yakinlah bahwa arah pendulum merupakan petunjuk dari Tuhan atau bawah sadar. Jangan pernah berfikir pendulum punya kekuatan apalagi jin yang memberitahu kita.

  • Jawab :

Sebelum membongkar penipuan dan kesesatan “Pendulum” yang diajarkan oleh bambang Prakuso saya akan mengisahkan bukunya Wahid Abdussalam Bali “terapi dan menangkal kejahatan ilmu sihir” hal 106 menghadapi seorang ahli pendulum. Bahwa ada di sebuah perkampungan ada seorang ahli pendulum memperlihatkan kehebatan sihirnya dan Mempertontonkannya di hadapan orang banyak .Pertama-tama ia mengeluarkan mushaf (AL-QURAN). Lalu mengikatnya dengan sehelai benang pada surah “YASIN” . Benang itu diikatkan pada sebuah kunci ,lalu ia mengangkat mushaf dan membacakan mantra .Setelah selesai ,ia berkata kepada mashaf ,BERPUTARLAH KE KANAN ! Maka mashafpun berputar ke kanan dengan kencang , BERPUTARLAH KE KIRI ! Maka mashaf pun berputar kearah kiri , juga dengan kecepatan tinggi tanpa di gerakkan oleh tangan. Kejadian itu di saksikan oleh banyak orang ,sehingga merekapun terpesona dibuatnya ,Terutama karena hal itu di lakukan terhadap mushaf (AL-QURAN).Sedangkan pendapat yang berkembang di kalangan masyarakat adalah syetan tidak bisa menyentuh mushaf.

Kemudian penulis bersama seorang Pemuda mendatangi tempat tersebut, saat itu penulis baru duduk di bangku TSANAWIYAH UMUM (SLTP) Lalu penulis menantang tukang sihir tersebut di hadapan orang banyak agar melakukan hal yang sama.Ketika tukang sihir tersebut melakukannya , Penulis menyuruh pemuda tadi agar duduk di sebelah kiri sambil membaca AYAT KURSI berulang – ulang. Sedangkan penulis sendiri duduk di hadapannya sambil membaca ayat kursi dalam hati. Sementara orang – orang duduk menyaksikan .TERNYATA MUSHAF TERSEBUT TIDAK BERPUTAR , TIDAK KE KIRI DAN TIDAK KE KANAN. Demikianlah Allah mempermalukan tukang sihir tersebut di hadapan orang banyak.

Ibroh dari kisah ini menunjukkan bahwa ada keterlibatan jin yang menggerakkan pendulum dan ternyata selah dibacakan ayat kursi tidak dapat bergerak lagi. Maka perkataan Pak bambang prakuso “. Jangan pernah berfikir pendulum punya kekuatan apalagi jin yang memberitahu kita “ merupakan bentuk talbis seolah-olah pendulum tidak mungkin digerakkan oleh jin.

PENGUJIAN PENDULUM SECARA ILMIYAH

Pak bambang prakuso mengatakan “Di bawah pendulum kita taruh kertas yang telah diberi tanda lingkaran besar (O) dan tanda tambah besar (+). Lalu dengan tangan kanan kita bertanya pada pendulum sesuatu pertanyaan yang jawabannya “ya” atau “tidak”. Kalau jawabannya “ya” pendulum kita minta berputar searah berlawanan jarum jam atau kenanan-kiri, kalau “tidak” ia harus berputar berlawanan dengan jarum jam”

Saya mengatakan bahwa keyakinan alam bawah sadar tahu segalanya dan perlu media pendulum untuk memberitahukan itu HOAX!!! Pembuktiannya sangat mudah:

Buatlah pendulum seperti yang dijelaskan pak bambang lalu buat pengujian kecil kecilan:

Ucapkan sebuah pertanyaan dalam bentuk pernyataan dengan jawaban Ya atau tidak. Misalnya:

  • Saya adalah seorang laki-laki … jawab Ya atau tidak Nama panggilan orang yang berdiri tepat di depan saya adalah Budi … jawab Ya atau tidak
  • Hari ini kemungkinan besar akan hujan … jawab Ya atau tidak
  • Didalam bungkus rokok yang saya pegang, terdapat beberapa batang rokok yang jumlahnya lebih dari 4 batang .. jawab Ya atau tidak
    Ujilah alam bawah sadar kita dapatkan alam bawah sadar kita memberitahukan dengan pas jawaban kita ???

Ujian ke dua : panggil teman kita yang sudah kita kenal, ucapkan sebuah pertanyaan dalam bentuk pernyataan serupa Misalnya:

  • Teman didepan saya adalah seorang laki-laki … jawab Ya atau tidak
  • Nama panggilan orang yang berdiri tepat di depan saya adalah Andi … jawab Ya atau tidak
  • Hari ini kemungkinan besar akan hujan … jawab Ya atau tidak
  • Didalam bungkus rokok yang saya pegang, terdapat beberapa batang rokok yang jumlahnya lebih dari 4 batang .. jawab Ya atau tidak

SAYA JAMIN 100% GERAKAN PENDULUM AKAN BERBEDA JUGA JAWABANNYA AKAN BERBEDA DAN BANYAK SALAHNYA 


Pengaruh gerakan pendulum sangat dipengaruhi oleh getaran dan gerakan tangan kita bukan karena alam bawah sadar seseorang.


BENARKAH ALAM BAWAH SADAR TAHU SEGALANYA?

Pak bambang mengatakan : “dari sudut maha Kosmos tapi dari sisi mikro kosmos proses terjadinya gerakan pada pendulum adalah atas perintah bawah sadar kita yang tidak kita sadari. Bawah sadar kita sebenarnya sudah punya jawaban atas pertanyaan kita, tapi ia perlu media untuk memberitahukan itu, media itu biasanya berupa pendulum.”

  • Jawab :

Kesyirikan oknum praktisi NLP atau Hypnotis, atau praktisi ilmu metafisika terbesar adalah berlebih-lebihan dalam meyakini bahwa Alam bawah sadar MAHA TAHU SEGALANYA DAN MAHA HEBAT!

Mereka meyakini informasi ghoib udah diketahui alam bawah sadar dan semua kekuatan metafisika adalah kekuatan bawah sadar. Ketahuilah bahwa Rasulullah adalah manusia pilihan namuan tidaklah tahu segalanya . Allah berfirman : “ Katakanlah (wahai Muhammad):Aku tidak kuasa mendatangkan kemanfaatan bagi diriku dan tidak pula kuasa menolak kemadharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan andaikata aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak akan ditimpa kemadharatan. Aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman. [al-A’râf/7: 188]

Rasulullah tidak pernah menggunakan meditasi atau hipnotis untuk mengakses alam bawah sadarnya, jika alam bawah sadar setiap manusia tahu segalanya tentu Rasulullah akan mengajarkan cara mengaksesnya. Apalagi keyakinan ALAM BAWAH SADAR jika diaktifkan akan memiliki kemampuan paranormal semua itu hanya talbis dan tipu daya belaka.


SHOLAT ISTIKHARAH VS GERAKAN PENDULUM

Pak bambang Prakuso mengatakan “Misalnya pada suatu hari kita bingung pergi atau tidak? Anda punya waktu hanya 5 menit? Apa yang harus anda lakukan? Bagi yang islam mungkin istikharah, tapi mana bisa, keputusan harus diambil dalam 5 menit. Berdoa? Bagaimana anda tahu Tuhan telah memberi petunjuk pada anda, dengan tanda apa? Bawah sadar sebenarnya punya jawaban. Tapi bagaimana kita bisa tahu? Ambil pendulum, Mintalah kepada Tuhan Anda agar menggerakkan pendulum yang sedang anda pegang. Yakinlah bahwa arah pendulum merupakan petunjuk dari Tuhan atau bawah sadar.”

  • Jawab :

Betul-betul terkutuk dan dajjal (maaf) Pak bambang prakuso ini, sebab mengecilkan arti sholat istikharah dan lebih mempromosikan mempercayai gerakan pendulum daripada sholat istikharah yang merupakan tuntunan Rasulullah.

Pak bambang mengatakan “Misalnya pada suatu hari kita bingung pergi atau tidak? Anda punya waktu hanya 5 menit? Apa yang harus anda lakukan? Bagi yang islam mungkin istikharah, tapi mana bisa, keputusan harus diambil dalam 5 menit, Berdoa? Bagaimana anda tahu Tuhan telah memberi petunjuk pada anda, dengan tanda apa?”

Alangkah bodohnya Pak bambang ini, apakah dia tidak mentahui dzikir yang dapat dibaca dalam hitungan detik namun memiliki khasiat luar biasa diberi penjagaan dan kecukupan jika akan pergi keluar rumah. Dari Anas bin Malik bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

إِذَا خَرَجَ الرَّجُلُ مِنْ بَيْتِهِ فَقَالَ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ قَالَ يُقَالُ حِينَئِذٍ هُدِيتَ وَكُفِيتَ وَوُقِيتَ فَتَتَنَحَّى لَهُ الشَّيَاطِينُ فَيَقُولُ لَهُ شَيْطَانٌ آخَرُ كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ

“Jika seorang laki-laki keluar dari rumahnya lalu mengucapkan: ‘BISMILLAHI TAWAKKALTU ‘ALAALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH (Dengan nama Allah aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan izin Allah). ‘ Beliau bersabda, “Maka pada saat itu akan dikatakan kepadanya, ‘Kamu telah mendapat petunjuk, telah diberi kecukupan, dan mendapat penjagaan’.” (HR. Abu Daud no. 595, At-Tirmizi no. 3487, dan sanadnya dinyatakan oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz dalam Tuhfah Al-Akhyar hal. 29)

Dari Ummu Salamah dia berkata:

مَا خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ بَيْتِي قَطُّ إِلَّا رَفَعَ طَرْفَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah keluar dari rumahku kecuali beliau memandang ke langit seraya berdoa: “ALLAHUMMA A’UDZU BIKA AN ADHILLA AW UDHALLA, AW AZILLA AW UZALLA, AW AZHLIMA AW UZHLAMA, AW AJHALA AW UJHALA ‘ALAYYA (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari saya tersesat atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzhalimi atau dizhalimi, dan membodohi atau dibodohi).” (HR. Abu Daud no. 594, At-Tirmizi no. 3427, An-Nasai no. 5391, Ibnu majah no. 388, dan sanadnya dinyatakan shahih oleh Asy-Syaikh Ibnu Baz dalam Tuhfah Al-Akhyar hal. 29)

Pak bambang mengatakan “Berdoa? Bagaimana anda tahu Tuhan telah memberi petunjuk pada anda, dengan tanda apa?” ? Bawah sadar sebenarnya punya jawaban. Tapi bagaimana kita bisa tahu? Ambil pendulum, Mintalah kepada Tuhan Anda agar menggerakkan pendulum yang sedang anda pegang.

astaghfirullah pak bambang telah bertindak lancang meminta pertanda jika Allah benar-benar memberikan petunjuk ketika berdoa, prilaku ini sama saja mengecilkan arti doa dan hendak menggantikannya dengan ritual pendulum. Dari sisi syari’at berdoa dengan menggunakan pendulum TIDAK da disyari’atkan dan merupakan bentuk prilaku bid’ah munkar !! Allah tidak akan mengabulkan doa dengan menggunakan pendulum.


Wahai pak bambang berdoa itu perlu untuk berbaik sangka kepada Allah, dikabulkan atau tidak itu hak prerogratif Allah. Diberi pertanda atau tidak sebagai hambanya kewajiban kita adalah berdoa

Sembari yakin doa akan dikabulkan sebagaimana rasul mengatakan;

‘Berdoalah kepada Allah dalam keadaan kalian yakin akan dikabulkan (doanya).’ (HR. Tirmizi dengan sanad shahih) Disertai dengan berbaik sangka kepada Allah. “Allah Ta’ala berfirman dalam hadits qudzi, ‘Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku.”

07-09-02.35.51

Cukup kita bertawakal setelah berdoa bukan harus main-main dengan pendulum untuk memastikan “Ya” atau “Tidak”, Allah ta’ala berfirman :

“Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (segala keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki)-Nya” (QS ath-Thalaaq: 3). Wallahu a’lam. (Metafisis)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s