Tebing Breksi

Jpeg

Tebing Breksi


Kota yogyakarta kini memiliki tempat baru yang memiliki pemandangan tak kalah indah. Selain terkenal dengan wisata pantainya dan juga candi. Kini kota ini memiliki destinasi baru yang ramai dikunjungi setelah diresmikan oleh Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat yaitu berupa wisata tebing yang memiliki sentuhan art  sangat unik bernama “Tebing Breksi”.

Bertahun-tahun bukit kapur di Pedukuhan Nglengkong, Groyokan Sambirejo Prambanan itu, menjadi sumber mata pencaharian warga. Mereka menambang dan memperoleh pendapatan dari sana. Tapi akhirnya, penambangan tersebut dihentikan.

Larangan pemerintah, ternyata tak memutus kreativitas warga. Melihat tebing bekas penambangan, warga sekitar punya ide lain. Ide muncul, tatkala melihat bekas-bekas galian meninggalkan gurat-gurat yang indah. Perpaduan warga putih berkilau semburat kuning dan coklat dalam bidang tebing yang begitu luas, memberikan panoramic yang menarik.

Larangan pemda ini muncul, setelah sejumlah peneliti melakukan kajian. Hasilnya, batuan kapur breksi disana ternyata adalah endapan abu vulkanik dari Gunung Api Purba Nglanggeran. Maka, kawasan ini masuk dalam cagar budaya dan harus dilestarikan. Sama halnya dengan keberadaan Gunung Api Purba Nglanggeran, Candi Ijo, Situs Ratu Boko dan sebagainya.

Merujuk pada tulisan Prasetyadi, di lokasi ini terdapat singkapan batuan endapan debu gunungapi purba, membentuk morfologi bukit. Oleh penduduk lokal bukit ini ditambang menghasilkan kupasan tebing setinggi 30 m.

Kehadiran batuapung ini membuktikan dengan sangat meyakinkan bahwa perlapisan ini merupakan hasil letusan gunungapi yang eksplosif. Batuan semacam ini banyak dijumpai mulai dari perbukitan di daerah Parangtritis sampai di daerah Wonogiri dan dengan ketebalan antara 300-600 m. Singkapan terbaik terdapat di Desa Semilir, di Kecamatan Pathuk, DIY, sehingga formasi batuan ini disebut Formasi Semilir.

Formasi ini, secara stratigrafi (urutan perlapisan), berada di atas Lava Bantal Berbah. Distribusi yang luas dan dengan ketebalan yang besar mengindikasikan bahwa Formasi Semilir ini dihasilkan dari suatu peristiwa rangkaian letusan gunungapi yang besar sekitar 20 juta tahun lalu yang kemungkinan tidak kalah dahsyat dengan letusan Toba Volcano. Oleh karenanya formasi ini disebut sebagai hasil super eruption dari Semilir Volcano (Smyth et al. 2005).

Dari Lava Bantal Berbah yang berada di bawah menuju ke Formasi Semilir yang berada di atasnya, berarti kita melihat bukti perkembangan suatu busur gunungapi yang pada awalnya ditandai dengan volkanisme ‘monogenesis’ (hanya menghasilkan satu lelehan lava) di bawah laut, kemudian berkembang menjadi volkanisme ‘poligenesis’ yang menghasilkan gunungapi strato (terdiri dari perselingan lava dan volkaniklastik), dan dipuncaki dengan peristiwa super eruption Gunungapi Semilir.

Formasi Semilir ditumpangi oleh Formasi Nglanggran, yang lebih muda yang terdiri dari breksi andesit dan sedikit lava andesit. Hadirnya Formasi Nglanggran menunjukkan bahwa setelah terbentuk hamparan luas hasil letusan katastrofis Gunungapi Semilir, kemudian disusul dengan tumbuhnya gunungapi strato baru, yakni Gunungapi Nglanggran.

Saat ini, Tebing Breksi atau yang lebih dikenal dengan Taman Tebing Breksi, benar-benar sudah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. Prasasti ditandatangani langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X Mei 2015.

Semula, warga setempat hanya tahu bahwa tebing mengandung material breksi yang merupakan salah satu bahan bangunan. Melihat kondisi alamnya, sejumlah peneliti mencoba menggali ba-tuan untuk diuji di laboratorium. Hasilnya, cukup menghebohkan.

Dari situ lah warga mulai sadar akan potensi alam kawasan tersebut. Apalagi, jumlah pengun-jung yang datang ke tempat tersebut cukup banyak. Dari waktu ke waktu, pengunjung terus bertambah jumlahnya.

Lokasi

Lokasi tebing breksi ini berada di dusun groyokan, kelurahan sambirejo, kecamatan prambanan, kabupaten sleman, daerah istimewa yogyakarta. Letak tebing  ini tidak jauh dari candi ijo, hanya berjarak kurang lebih 1 kilometer saja.

Dari Prambanan menuju ke wisata tebing berjarak sekitar 7 km. Letaknya sebelum Candi Ijo. Jika dari arah Jogja, ada jalur yang lebih cepat. Sampai di pertigaan Piyungan, anda bisa berbelok ke kanan. Lurus saja sampai menyeberang ruas jalan Prambanan-Piyungan. Dari sini ikuti papan penunjuk arah ke Candi Ijo. Di sebelah kiri jalan, nanti aka nada spanduk bertuliskan wisata Tebing Breksi.

Jadi bila kalian berwisata ke daerah ini, dapat mengunjungi tebing breksi dan candi ijo sekaligus. Namun jalanan untuk menuju ketempat wisata ini  menanjak dan juga tidak begitu bagus ditambah lagi  jalannya yang tidak begitu lebar.

Dari atas bukit pandangan sangat leluasa ke segala arah. Di sebelah barat, terpampang bandara berikut landan pacu pesawat yang terlihat begitu mungil. Juga jalur KA yang panjang tak berujung. Di sebelah utara, terlihat Merapi, Merbabu dan Prambanan yang megah. Sedangkan di sisi timur dan selatan, terlihat alur sungai yang menembus bukit serta perkampungan warga dan hijaunya alam yang masih lestari.

Jika anda dating pagi buta, maka sempat menyaksikan keluarnya sang surya. Sebaliknya bila sore hingga petang, Anda akan menjadi saksi datangnya malam.

Lokasi ini juga dekat dengan Candi Prambanan, Situs Ratu Boko, Candi Ijo, Candi Barong. Kalau ingin lebih maksimal, sebaiknya datang pagi hari sehingga bisa berkeliling ke destinasi lain di sekitarnya.

Tebing  ini tidak alami terbentuk begitu saja, tetapi terbentuk dari bukit yang terkikis oleh aktivitas penambangan yang dilakukan warga sekitar. Dahulunya bukit ini adalah tempat warga untuk bekerja, dimana tempat ini merupakan sebuah tambang batu biasa yang menyerupai bukit kecil. Akibat dari bekas aksi tambang yang dilkukan oleh warga ini, maka tebing ini bisa memiliki seni dengan sendirinya. Seakan-akan tebing ini bisa terukir dengan indahnya. karena bentuknya yang unik dan menarik ini lah saat ini tebing tersebut dijadikan obyek wisata.

Tebing breksi ini menawarkan berbagai panorama  lanskap yang sangat luar biasa bagus dan menarik. Selain dengan pemandangan lanskapnya, dari atas tebing ini kalian dapat melihat candi-candi yang ada disekitar tebing seperti, candi prambanan, candi ijo, candi barong, dan juga candi sojiwan. Bila kalian berkeliling di sekitar tebing ini, maka  akan menemukan berbagai bongkahan batu yang telah ditambang oleh warga sekitar.

Wisata alam seperti ini sangat mirip dengan wisata brown canyon yang ada di daerah semarang. jika kalian berkunjung ke tempat wisata ini pada sore hari maka dapat menyaksikan senja yang indah dari atas tebing. tidak direkomendasikan berkunjung di siang hari karena di kawasan ini akan terasa panas terik yang sangat menyengat.

Prasasti Tlatar Seneng

PicsArt_08-12-06.17.32

Tlatar Seneng adalah tempat pertunjukan budaya yang berdiri di tanah kosong yang berada di area Tebing Breksi (sering disebut Taman). Kebetulan dari pagi sampai (rencananya) malam Tlatar Seneng menampilkan berbagai macam seni.

Bagi kalian yang suka dengan wisata berjenis adventure, maka tempat ini dapat dijadikan destinasi wisata selanjutnya. berkunjung kesini  tidak perlu khawatir karena untuk memasuki kawasan  ini kalian tidak akan dipungut biaya retribusi yang pasti, karena hanya seikhlasnya saja.

Jadi tidak ada alasan biaya retribusi mahal atau tempatnya yang susah dijangkau atau alasan lain ya? Nah, untuk itu jangan sia-siakan waktu libur kalian saat berada di jogja. sempatkanlah  untuk berkunjung ke tebing breksi ini dan nikamatilah keunikan dan panorama yang disuguhkan oleh tebing ini.

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Jpeg

Referensi

  • telusurindonesia.com/tebing-breksilokasi-penambangan-yang-kini-jadi-destinasi-wisata-baru-di-jogja.html
  • jalanjogja.com/sejarah-penyelamat-tebing-breksi-prambanan/
  • metuomah.com/2015/06/tebing-breksi-destinasi-wisata-khusus.html?m=1
  • Video: youtu.be/zrStsKgTMAM
  • Dokumentasi pribadi
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s