Inilah Alasan Walikota Padang “Boikot” Alfamart dan Indomaret

PicsArt_08-14-01.53.04

Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatra Barat terus berupaya meningkatkan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan UKM di daerahnya. Komitmen itu yang membuat Padang masih enggan membuka pintu bagi waralaba seperti, Alfamart dan Indomaret. Kendati kedua gerai itu belum pernah mengajukan izin pada Pemkot Padang.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah berujar, alasan tertutupnya pintu bagi kedua minimarket itu berkaitan dengan ekonomi daerah tersebut. “Kita lihat mereka, kan uang daerah investasi bersama. Kedua produk-produknya berasal dari luar Kota Padang, jadi barang kita mau di ke manakan,” kata dia kepada Republika.co.id, Senin (8/8).

Pemkota Padang, ia berujar, mensyaratkan sejumlah hal apabila kedua gerai itu ingin masuk ke daerahnya. Salah satunya, yakni, siap mengambil produk pelaku UKM dan UMKM di Kota Padang. Syarat tersebut, dikarenakan adanya 80 ribu UKM dan UMKM di Kota Padang.

Selama ini, Mahyeldi menjelaskan, Pemkot Padang mengakomodir produk UKM dan UMKM dalam lembaga atau toko berbasis koperasi. Dalam sejarahnya, menurut dia, koperasi tidak pernah terganggu krisis ekonomi serta selalu berpihak pada anggotanya.”(Usaha retail berbasis koperasi) iya. Dengan koperasi itu, kita bisa meningkatkan kesejahteraan warga, dan umkm bisa bersinergi,” ujarnya.

Mahyeldi membandingkan, konsep koperasi bakal lebih menguntungkan bagi daerah. Ia menjabarkan, uang yang dihasilkan gerai Alfamart dan Indomart akan dibawa keluar Kota Padang. Itu berarti, memiskinkan daerahnya. Seharusnya, yang harus dipikirkan, yakni bagaimana membawa uang dari pusat ke daerah.”Sehingga kantong rakyat berisi,” imbuhnya.

Mahyeldi menyebut, konsennya Pemkot Padang pada konten-konten lokal, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sehingga, ia menuturkan, apabila kedua gerai itu siap mengambil produk UKM dan UMKM setempat, Pemkot Padang bakal mempertimbangkan waralaba tersebut.

“Kita buat koperasi itu untuk meningkatkan daya saing dan tawar produk kita. Kalau dikelola koperasi bisa tembus pasar lebih luas, bisa tingkatkan kualitas produk,” ujar dia.

[Sumber]

PicsArt_08-14-01.55.56

Iklan

One response »

  1. […] Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat selalu berupaya meningkatkan kemajuan usaha mikro ke… masih malas membuka pintu bagi waralaba seperti Alfamaret dan Indomaret, kendati kedua gerai itu belum pernah mengajukan izin pada Pemkot Padang. […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s