Modus Dibalik “Like & Bilang Aamiin”

“Ketik 3 dan saksikan apa yang terjadi !!! Anda tak akan percaya yang anda lihat”

PicsArt_08-14-10.23.15

Begitu isi sebuah status yang dilengkapi dengan foto-foto yang terkesan misterius. Ribuan orang mengetik angka “3” tapi sampai kapanpun tak akan ada perubahan di layar dinding facebook anda. Ini adalah salah satu jenis tipuan yang paling bikin saya sebel di facebook, anehnya karena banyak teman saya yang mengetik angka 3, status tersebut muncul berkali-kali. Saya harus sedikit berusaha untuk menjaga agar status ini tidak muncul lagi, misalnya dengan membloknya, tapi lebih sering saya biarkan. Jadi apa sebenarnya dibalik ini? Ada bisnis menggiurkan dibaliknya. Ribuan orang mengetik “3” bisa diganti dengan polling produk atau capres atau bupati, kades dan sebagainya. Contohnya, setelah ribuan orang mengetik angka “3”, maka status atau account ini bisa dijual kepada peserta pilkada nomor urut 3. Atau diganti polling sebuah produk, misalnya bandingkan yang memilih nomor 3 dan nomor 1 lainnya, siapa yang lebih banyak?.

Motif lain yang sering bikin kesel adalah sebuah status yang bisa berisi nasehat atau bisa bisa berisi motivasi, atau bahkan berisi gambar mayat-mayat disebar. Dengan sedikit trigger, kita “terpaksa” harus mengaminkan atau melike dengan kata-kata provokatif dia akan bilang:

“kalau anda benar-benar beriman, like, sebar dan aminkan”.

Wow, siapa yang mau disebut tidak beriman. Ini semacam pressure bagi facebookers yang tidak jauh beda dengan pressure rekan-rekan sewaktu remaja ketika kita berpikir berbeda akan langsung di cap “tidak kompak”. Padahal seharusnya kita bisa lebih kritis dengan status seperti ini. Macam-macam memang status yang seperti ini. Mario Tebu setiap nyetatus biasanya meminta untuk di like, diaminkan atau di share.

Ada juga orang-orang yang menjual kebencian di ranah internet. Di pihak lain, banyak status dari tokoh-tokoh agama baik asli maupun yang palsu juga berseliweran di dinding facebook kita. Beberapa diantaranya adalah copy paste dari status orang lain, tapi intinya pada akhirnya adalah sama, LIKE, SHARE dan bilang Aamiin.

Semakain banyak yang like, share atau menulis di komentar, maka nilai page akan semakin tinggi. Kalau sudah begitu tinggal ganti page, sudah bisa buat jualan.[1] Tidak dapat dipungkiri, bahwa facebook adalah ajang berkumpulnya milyaran orang dalam dunia maya. Sehingga merupakan tempat yang sangat strategis untuk mendapatkan dukungan atau menyebarkan informasi apapun di dalamnya. Baik informasi yang bermanfaat maupun kabar yang tidak berguna sama sekali.

Inilah salah satu kelemahan facebook yang masih welcome untuk memberikan keleluasaan usernya memposting apapun di dalamnya, termasuk info menyesatkan, SARA, politik, pencemaran nama baik, dan lain sebagainya. Bahkan pornografi pun sangat melimpah di dalam media sosial terpopuler sejagad ini. Juga status citra diri agar menjadi populer untuk kemudian mendapatkan keuntungan pribadi.
Salah satu diantara info yang dijadikan senjata guna memperoleh kepentingan pribadi adalah ajakan menyukai status atau halaman tertentu untuk mendapatkan keuntungan lainnya yang lebih besar. Meski info yang diberikan berlum tentu nyata adanya. Sahabat mungkin pernah atau bahkan sering melihat status yang bunyinya seperti ini :
 
“Semoga bayi ini diberi kemudahan dalam menjalankan operasinya. Sisakan waktu Anda untuk klik LIKE dan komentar AMIN untuk mendukung bayi malang ini.”
 
Lalu di bawahnya tersemat gambar foto si bayi tersebut. Entah bayi beneran atau gambar hasil modidikasi photoshop, jarang yang memberi keterangan sumbernya. Lalu ada pula yang membuat status seperti ini :
 

“Katakan SUBHANALLOH dan jangan lupa LIKE nya.”

 
Kemudian di bawahnya ada gambar sesuatu yang sangat menakjubkan tentang kekuasaan Tuhan. Lalu status seperti ini :
 

“Ayo dukung gadis malang ini untuk mendapatkan bantuan dari presiden RI dengan cara SHARE. Semoga yang SHARE diberi kemudahan dalam segala apapun di dunia dan akherat.”

 
Lalu tersemat di bawahnya, ada gadis buntung berjalan terseret di atas aspal membawa amplop di depan istana negara. Juga opsi memilih seperti ini :
 

“Pilih mana ? Pilih 1 dapat surga. Pilih 2 dapat neraka.”

 
Lalu terdapat gambar orang sholat di nomor 1 dan orang judi di nomor 2. Dan status-status serupa lainnya yang dibuat sangat-sangat menyentuh siapapun untuk memberikan repon sesuai yang diinginkan si admin pembuat status tersebut. Dan status-status seperti ini biasanya mendapatkan respon hingga ratusan ribu pengguna facebook.
Efeknya adalah, status tersebut akan menempati urutan pertama dalam Beranda facebook yang tersetting urutan terpopuler lebih awal, sehingga akan terus mendapatkan banyak respon berkali-kali. Kemudian pengguna yang lain merasa ingin berkawan dengan ‘orang baik’ pemilik status tersbut lalu ‘Add’ untuk dijadikan teman di facebook meski tidak pernah tahu siapa orang itu.
 
Okelah, saya juga harus khusnudzon atau baik sangka kepada si pembuat status tersebut. Dan semoga melalui status yang dibuatnya akan balik memberikan pahala baginya. Namun benarkah demikian? Ataukah ada niat lainnya agar jadi populer misalnya? Atau memang ada niat terselubung di balik itu?
 
Saya ingat ketika mega bintang sekaligus atlet bola Real Madrid, yakni Cristiano Ronaldo, yang beberapa waktu silam mendapatkan hadiah uang milyaran rupiah (jika dikurskan ke rupiah) hanya dengan satu cuitan dalam akun twitter miliknya. Hadiah yang didapatkan kepada CR7 adalah dari si pemilik merk yang kebetulan disebutkan oleh CR7 pada cuitan tersebut. Meski menurut pengakuannya, CR7 tidak dalam rangka membuat iklan promosi, hanya menulis status di twitter semata. Namun si pemilik merk tersebut merasa salah satu produknya ikut dipromosikan oleh CR7 yang notabene memiliki banyak jumlah followers.
Nah, jika ini dikaitkan dengan status facebook di atas, maka ada dua hal yang bisa didapatkan. Yakni akun populer dan pendapatan iklan. Makin populer, akun tersebut makin banyak peminatnya baik bagi facebook itu sendiri maupun bagi advertiser lain yang ingin memasang iklannya. Setelah itu, rupiah akan mengalir ke rekening si pemilik akun populer tersebut.
 

Gambaran rute ‘modus’ yang dijalankan adalah seperti dalam gambar berikut :

PicsArt_08-14-10.18.35
 PicsArt_08-14-10.21.25
  1. Buat status seperti contoh di atas.
  2. Dapat like, komentar dan share yang banyak.
  3. Akun jadi populer.
  4. Facebook melihat kemungkinan untuk menampilkan iklannya di akun tersebut.
  5. Pemilik akun mendapatkan value bagi hasil dari facebook melalui iklan yang ditampilkan.
Saya tidak ingin mengarahkan ulasan ini sebagai sesuatu hal yang negatif dengan mengatakan modus atau istilah lainnya. Namun jika ini memang benar-benar sebuah bisnis online dan bukan modus penipuan atau modus penyesatan jalur bisnis, maka sangat dianjurkan untuk dilakukan secara jujur.
Paling tidak, dengan menggunakan gambar yang memang benar-benar ada alias tidak fiktif dan jangan lupa untuk memberikan rincian sumbernya jika memang tampak sebuah image news atau gambar berita. Kemudian luruskan niat agar tidak melenceng dari kalimat status yang ada. Jika memang untuk mendoakan, maka niatkan dengan tulus juga untuk mendoakan, bukan niat untuk dapat respon balik yang berlimpah lalu jadi populer. Dan lain sebagainya.[2]

Referensi

  1. taroada.com/2015/10/20/bisnis-like-share-dan-aminkan/
  2. bloging-gampang.blogspot.com/2015/11/modus-katakan-amin-like-share-facebook.html?m=1
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s