Nostalgia Pemain Smackdown Legendaris — Bikin Masa Kecil Tak Terlupakan

Dengan segala kepenatan kita sebagai orang dewasa hari ini, jujur saja kadang seolah rindu dengan masa anak-anak dulu. Masa di mana kita selalu bisa puas dengan mainan-mainan sederhana macam Tamiya dan Crush Gear, sampai soal tontonan menyenangkan yang seolah tahu tahu hiburan macam apa yang kita inginkan. Ah, kalau bisa diputar lagi, ingin rasanya kembali ke masa itu.

Soal tayangan di masa lalu, memang benar kalau hampir semuanya menyajikan kesenangan buat kita. Tak hanya kartun dan serial-serial asyik macam McGuyver atau The A Team, tapi juga acara-acara gulat. Penuh kekerasan memang, tapi jujur saja gulat adalah salah satu tayangan paling memorable dan sangat ditunggu. The Rock, Undertaker, Bill Goldberg, nama-nama ini sudah jelas kita hafal di luar kepala. Bahkan mungkin kamu masih belum lupa tentang bagaimana mereka dengan sangarnya mengeluarkan jurus-jurus pamungkas yang membuat musuhnya KO.

Sambil membayang-bayangkan asyiknya nonton gulat di masa lalu, yuk kita nostalgia dengan mereka para jagoan Smackdown yang pernah mengisi masa-masa menyenangkan di masa lalu.

1. The Rock 

Alis naik turun, kostum berlambang banteng hitam, serta lagu If You Smell. Yup, tiga hal ini yang pasti diingat anak-anak zaman dulu akan sosok The Rock. Ah, orang ini memang cool banget dengan gayanya yang sok tapi memang benar-benar jago. Dulu siapa saja yang pernah nonton Smackdown, pasti akan menjagokan pegulat satu ini.

Hal lain yang pasti kamu masih ingat soal The Rock adalah finishing move alias jurus terakhirnya yang super keren itu. Ketika musuh sudah tak berdaya The Rock akan melakukan gerakan pamungkas dengan cara melepas pelindung sikut kanannya lalu kemudian bergerak memantulkan diri ke pembatas ring. Satu dua dan bam! Sikut The Rock mendarat mesra di tubuh lawan dan kalau sudah begini sudah pasti KO. Siapa di antara kalian yang dulu suka melakukan ini?

2. Goldberg

Selain The Rock, dulu anak-anak juga suka tuh dengan Golberg. Tampilannya sih biasa-biasa saja, tinggi besar dengan kepala plontos. Tapi, pegulat ini punya banyak kelebihan. Kamu pasti masih ingat apa yang jadi spesialisasi Goldberg. Yup, kecepatan dan intensitas bantingannya. Musuh pun sampai dibuat ampun-ampunan.

Sama seperti pemain lain, Goldberg juga punya gerakan khusus yang sering dipakainya sebagai finishing move. Gerakan ini dimulai ketika si musuh yang lunglai mencoba berdiri. Golberg yang menunggu di belakangnya bakal langsung menerkam si lawan dengan kecepatan penuh lalu kemudian memberikan bantingan terakhir. Kalau sudah terkena jurus satu ini, biasanya musuh sudah tak berani bangkit lagi.

3. The Undertaker

Sebenarnya cukup aneh lho kenapa kita dulu bisa suka dengan Undertaker. Sosok satu ini seringnya muncul dengan menyeramkan dan identik dengan kematian dan kegelapan. Tapi, dasar anak-anak, mereka tak pedulikan itu asal bisa memberikan tontonan menarik. Bahkan dulu poster Undertaker adalah barang langka yang diburu anak-anak.

Hal yang menarik soal Undertaker bagi anak-anak tak cuma gagahnya si pegulat ini, tapi juga selalu menampilkan pertandingan seru. Dulu kalau Undertaker main pasti lawannya juga sama kelas beratnya. Entah Big Show, Kane, dan sebagainya. Alhasil, pertandingannya pun sangat seru. Serem, tapi jadi idola anak-anak zaman dulu.

4. Sting

Sting memang bukan pemain Smackdown, tapi ia tetaplah atlet gulat idola anak-anak. Ciri khas yang paling diingat dari Sting tentu saja dandanan mengerikannya itu. Momen paling memorable tentang sosok ini tentu adalah kemunculannya sendiri. Masih ingat kan begitu Sting tiba para pemain gulat lainnya sudah seperti mau minta ampun saking sangarnya.

Dalam bertanding Sting pun hampir sangar jarang kalah. Bahkan dalam bergulat si sosok satu ini selalu memang dalam waktu yang sangat singkat. Hal lain yang juga tak bisa dilupakan soal Sting ini adalah temannya yang sangat banyak. Dulu pernah ada pertandingan di mana Sting datang bersama kawanan pegulatnya yang sangat banyak.

5. Stone Cold (Steve Austin)

Pemain Smackdown selanjutnya yang juga berjasa memberikan tontonan apik saat kecil dulu adalah Stone Cold. Pegulat satu ini juga biasa-biasa sebenarnya, tapi ada satu hal yang membuatnya disukai. Ya, hal itu tak lain adalah gerakannya yang bernama Stunner. Siapa pun yang kena ini sudah pasti bakal gulung-gulung kesakitan dan menyerah.

Memorable moment tentang Stone Cold yang pasti membekas di ingatan anak-anak adalah sosoknya yang selalu berkawan baik dengan The Rock. Begitu si tukang pamer alis dicurangi, Stone Cold biasanya langsung datang dan membuat The Rock mampu membalikkan keadaan.

6. Hulk Hogan

Screenshot_2016-08-26-06-31-05_1

Bagi para penggemar WWE era 80an hingga medio 90an, tak ada nama yang bisa menyaingi Hulk Hogan. Di era tersebut, Hogan memang menjadi Supestars paling populer di kalangan pecinta gulat professional. Nama Hulk Hogan memang menjadi senjata utama Vince McMahon untuk menarik para penonton di era tersebut. Bagi anak-anak di tahun 80an, Hulk Hogan adalah superhero mereka.

Hulk Hogan juga bisa dibilang sebagai aktor penting di Attitude Era, layaknya Steve Austin dan The Rock. Bedanya, Hogan saat itu bergabung di promotion rival WWE saat itu, yaitu WCW. Hogan bersama grup NOW berhasil menyaingi WWE dalam memperebutkan rating TVmeskipun pada akhirnya WCW kalah dan kemudian bangkrut. Meskipun usianya semakin senja, kebintangan Hogan di industri Pro Wrestling tak bisa dibantahkan lagi. Right Brother?

7. Triple H

Screenshot_2016-08-26-06-34-53_1

Hunter Hearst Helmsley atau biasa kita kenal dengan Triple H adalah sosok yang popularitasnya sangat stabil di Attitude Era hingga PG Era seperti sekarang. Menantu dari Vince McMahon ini bisa dibilang sebagai “most decorated WWE superstar off all time”. Triple H mampu memerankan sosok Good Guy dan Bad Guy dengan sama baiknya. Hal itulah yang membuat karakternya sangat fleksibel dan disukai penggemar WWE. Meskipun kerap dianggap memainkan “backstage politics” untuk keuntungan pribadi, Triple H tetap menjadi salah satu Superstars WWE yang sangat dihormati.

Triple H nampaknya akan terus berada di lingkaran WWE selama hidupnya. Dirinya diwanti-wanti sebagai penerus bisnis global dari kerajaan McMahon ini. Suami Stephanie McMahon ini juga dianggap berhasil mengembangkan darah-darah baru Superstars WWE lewat program NXT. Masa depan WWE dan industri Pro Wrestling secara keseluruhan ada di pundak Superstars yang satu ini. Absolutely, King of King.

8. Shawn Michaels

Screenshot_2016-08-26-06-37-06_1

Popularitas The Heartbreak Kid melejit di pertengahan 90an saat dirinya memegang gelar WWE Championsip. Gaya flamboyan yang sangat kental dari Superstars yang satu ini membuat dirinya digilai banyak wanita saat itu. Di Attitude Era, Shawn tidak memiliki porsi yang terlalu besar. Namun, pertandingannya melawan Stone Cold Steve Austin di Main Event Wrestlemania 13 kerap disebut sebagai awal dimulainya Attitude Era.

Memasuki millennium baru, Popularitas pendiri D-Generation X ini masih tetap terjaga. Selain itu, Shawn masih bisa menjaga peformanya di ring bersaing dengan talenta-talenta muda WWE. Sosok legendaris yang satu ini memang dikenal oleh para penggemar WWE sebagai “Pencuri Acara”. Pertandingan-pertandingan yang dilakoninya kerap mendapat pujian. Shawn Michaels adalah sosok penghibur sejati yang siap melakukan apa saja untuk memberikan pertunjukkan terbaik kepada para penonton. He just a Sexy Boy, eh?

9. Bret Hart

Screenshot_2016-08-26-06-49-42_1

Di Indonesia, nama Bret Hart mungkin kurang populer. Tapi, bagi para penggemar WWE secara keseluruhan Bret Hart merupakan salah satu Superstars paling disegani dan dihormati. Pria asal Kanada ini pernah menjadi “face of the company” di pertengahan 90an. Hengkangnya beberapa bintang WWE ke WCW saat itu membuat Bret hart naik kasta dan menjadi atraksi utama WWE. Sayang, perseteruannya dengan Vince McMahon sempat menimbulkan konflik yang berakhir dengan kepindahan Bret ke WCW di tahun 1997.

Bret Hart diakui sebagai technical wrestler terbaik yang pernah bertanding di ring WWE. Kehebatannya dalam submission makin melambungkan namanya diantara jajaran technical wrestler lainnya. Bret Hart mempunyai beberapa pertandingan klasik saat berhadapan dengan para rivalnya, seperti Shawn Michaels dan Steve Austin. Tak salah jika menyebut Bret Hart sebagai the Best there is, the Best there was, the Best there ever will be.

10. Hardy Boyz

The Hardy Boyz, Jeff (kiri) dan Matt

The Hardy Boyz, Jeff (kiri) dan Matt


Peran awal Jeff dan Matt di WWF adalah sebagai jobber, yakni pegulat yang sering kalah untuk membuat pegulat yang menjadi lawannya terlihat kuat.

Jeff dan kakaknya mulai terkenal ketika mereka membentuk The Hardy Boyz pada tahun 1998, sebuah tim gulat akrobatik yang sukses menggondol gelar WWF Tag Team Championship.

Peran Jeff lainnya adalah sebagai heel alias tokoh jahat di tahun 2003, yakni ketika ia menyerang Van Dam dan idola masa kecilnya, Shawn Michaels.

Jeff pernah dikeluarkan dari WWE di tahun 2003. Konon alasannya adalah karena konsumsi obat-obatan dan performanya yang kian buruk di ring. Jeff kembali menandatangani kontrak dengan WWE pada tahun 2006.

Ngaku deh kamu masih begitu mengingat orang-orang ini, kan? Mungkin bakal mengasyikkan ya kalau bisa menonton mereka lagi. Tapi, sekarang sudah tidak ada tayangan gulat di TV semenjak banyaknya kasus anak-anak yang main Smackdown dan bikin temannya meninggal. Anehnya, dulu kita nggak begitu-begitu banget ya? Tontonan boleh Smackdown, tapi kalau ibu bilang ngaji ya kita pasti tetep berangkat.[Boombastis / GunemanYuk / PeteLagi]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s