Wisata Alam Mangunan, Dlingo, Yogyakarta

Peta Kec. Dlingo (wikipedia)

Peta Kec. Dlingo (wikipedia)


Dlingo adalah sebuah kecamatan diKabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Secara geografis Dlingo terletak di Kabupaten bantul paling timur, berbatasan dengan kabupaten Gunungkidul dan wilayahnya berbukit-bukit. potensi yang ada di Kecamatan Dlingo adalah pada sektor industri kayu, anyaman, dan potensi wisata bentang alam berupa pegunungan. Diantaranya adalah air terjun,bentangan Alam persawahan, hutan pinus dan kebun buah.

Tim myrepro di mangunan.

Dokumentasi pribadi.


Pembagian Administratif Desa

Karakteristik Desa yang dimilikipun beraneka ragam antara lain :

  • Mangunan,
  • Muntuk,
  • Terong,
  • Temuwuh,
  • Jatimulyo dan
  • Dlingo.

Mangunan adalah nama sebuah desa di kecamatan Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta,Indonesia. Desa ini memiliki potensi agrowisata berupa kebun buah (masih dalam rintisan), kerajinan ukiran, souvenir, dan alam pedesaan yang masih alami.

Kebun Buah Mangunan

Foto: wisatapedi.com

Foto: wisatapedi.com


Wisata Kebun Buah Mangunan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Kebun Buah Mangunan ini memang belum banyak dikenal oleh masyarakat luas jika dibanding dengan objek wisata lainnya seperti Prambanan, Malioboro dan objek wisata Jogja yang terkenal lainnya. Padahal jika dilihat dari pesona keindahan alamnya, kebun buah Mangunan ini memiliki potensi wisata yang sangat besar. Mungkin hanya foto di atas saja yang bisa menggambarkan secara lebih nyata bagaimana keindahan yang dimiliki oleh Kebun Buah Mangunan Dlingo ini. Luar biasa!! Kebanyakan yang sering berkunjung di kebun buah ini adalah kalangan mahasiswa yang berkuliah di Jogja.

PicsArt_08-30-11.16.00

Tetapi meskipun begitu, ada juga wisatawan yang datang dari luar kota Jogja, seperti Solo, Semarang, Bandung, Malang, Surabaya dan kota lainnya. Kebun buah Mangunan Bantul ini mulai popular awalnya dari para pengguna jejaring sosial Instagram yang berfoto ria dikawasan kebun buah mangunan. Sehingga menjadi trending picture dikalangan parainstagramers.

PicsArt_08-30-11.15.25

Dari kebun buah Mangunan ini kita bisa melihat pemandangan alam yang sangat indah karena letaknya di atas perbukitan, menjadikan kita merasa sedang ada di suatu puncak gunung. Bahkan jika kita sedang beruntung kita bisa menikmati kumpulan awan yang menggumpal di kaki bukit tepat berada di bawah kita.

PicsArt_08-30-11.22.31

Di kebun buah Mangunan ini, kita juga bisa menikmati bermacam-macam buah-buahan seperti, mangga, rambutan, jambu air, jeruk, sawo, duku, manggis, matoa, kelengkeng, jambu biji, cempedak, belimbing bahkan durian juga ada tapi – tentunya menyesuaikan dengan musimnya. Harganya pun cukup terjangkau, misal, untuk buah mangga perkilonya dibanderol Rp. 5.000, rambutan Rp. 4.000,-/kg, jeruk Rp. 5.000,-/kg, jambu air Rp. 2.000,-/kg durian dengan ukuran kecil Rp, 15.000,-/buah, durian sedang Rp. 25.000 dan durian besar Rp. 50.000,-.

Sungai awan

Sungai awan, apakah itu? Adakah sungai awan itu sebenarnya? Ini hanya istilah yang sering anak muda ungkapkan dalam foto ataupun unggahan status kala menyaksikan awan yang masih menyelimuti bukit di kawasan mangunan. Jika kita perhatikan secara sekasama, memang terlihat seperti aliran sungai yang membentuk sebuah lukisan awan.

Ini bukan omong kosong semata, jika anda ingin menikmati keindahan alam ciptaan Allah, langsung saja menuju ke arah selatan kota Jogja, tepatnya di Manguna, masih satu kawasan dengan wisata alam taman buah mangunan dan becici serta hutan pinus mangunan.
Screenshot_2016-08-30-21-28-18_1
 
Pesona keindahan yang tampak pada gambar ditas, diambil oleh salah satu wisatawan yang datang ke obyek wisata ini, menikmati udara pagi yang sejuk dan menyaksikan gugusan awan yang masih menyelimuti bukit yang ada di Dlingo Bantul ini.
 
Jika anda ingin menyaksikan gugusan awan ini, langsung saja datang pada pagi hari, karena jika sudah siang, maka awan tak terlihat lagi. Suasana pun ramai sekali, apalagi kalau hari minggu, penuh dengan anak muda dan keluarga yang ingin menghabiskan waktu liburanya.
PicsArt_08-30-11.01.56

Dokumentasi pribadi.


 
Destinasi keindahan alam mangunan ini memang sangat menarik, apalagi buat anda yang suka dengan alam atau istilahnya anda adalah pecinta alam, suasana syahdu dan sejuk dapat membuat suasana hati anda akan menjadi lebih indah dan membuat anda makin segar dan fresh baik pikiranya maupun ketentraman hatinya.
 
So kita tunggu saja buat anda yang ingin menikmati wisata alam kota Jogja, tepatnya yang berada di Bantul, jangan lupa berita ini disampaikan ke yang lain. Jogja aman dan jogja layak untuk ditempati dan Bantul dengan Mangunan nya siap menyambut anda dengan sungai awan yang indah.

Rute Menuju Kebun Buah Mangunan

Screenshot_2016-08-30-21-25-30_1

Agrowisata ini dibangun di atas area seluas 23,34 hektar pada tahun 2003 oleh Permerintah Kabupaten Bantul. Lokasi ini berada di kawasan perbukitan kaki Pegunungan Seribu dengan ketinggian 150-200m di atas permukaan laut.

Untuk menuju ke lokasi Kebun Buah Mangunan, kita bisa langsung mengambil jalan lingkar (ring road) selatan kemudian berbelok ke arah selatan ke jalan Imogiri Timur di perempatan terminal Giwangan Jogja. Jadi jika kamu menggunakan bis, bisa langsung menggunakan bis jurusan Terminal – Dlingo. Berjalanlah terus mengikuti jalan Imogiri Timur sampai di perempatan jalan Bakulan (terdapat papan petunjuk Kebun Buah Mangunan). Berbeloklah ke arah kiri dan ikuti terus jalan tersebut hingga bertemu dengan tugu bertuliskan Kebun Buah Mangunan. Karena belum ada kendaraan umum yang langsung menuju ke area kebun buah Mangunan, jadi sebaiknya gunakan kendaraan pribadi.

Puncak Becici

PicsArt_08-30-11.12.39

Tersembunyi di balik deretan tanaman pinus merkusii yang tumbuh menjulang, langit senja di Bantul terlihat begitu mempesona. Dan ketika gelap datang, panorama lautan bintang-bintang imitasi pun membuat siapa saja yang memandang berdecak penuh kekaguman.

PicsArt_08-30-11.00.21

Dokumentasi pribadi.


Alamat lengkapnya di Dusun Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul. Objek wisata yang masih baru ini dikelola secara swadaya oleh pemuda dan warga sekitar. Bahkan pembangunan infrastruktur layaknya tempat parkir, penyedia makanan khas, papan petunjuk, mushola, kamar mandi umum, papan informasi, dan sebagainya merupakan usaha gotong royong dari masyarakat sekitar.

Pemungutan retribusi di pintu masuk. (jadiberita.com)

Pemungutan retribusi di pintu masuk. (jadiberita.com)


Rute menuju lokasi wisata dari jogja

Untuk mengunjungi lokasi ini, ada dua jalur dengan pemandangan yang sama.

  1. Melalui Jl. Imogiri bagi warga yang tinggal di daerah Bantul,
  2. Namun jika dari Jogja kota maka lebih nyaman melewati Jl. Wonosari untuk menuju kemari.

Rata–rata pengunjung disini merupakan kaum muda, jadi jangan salah bila banyak pasangan yang memadu kasih. Jadi yang jomblo harap – harap sabar ajalah ya hehe. Nah, objek wisata ini bisa diakses menggunakan kendaraan pribadi berupa roda dua maupun roda empat.

Screenshot_2016-08-30-21-34-22_1

Dari arah Jogja hingga lokasi wisata, kami dituntun oleh jalanan aspal yang terhitung aman untuk pengendara. Namun sayangnya disini belum ada transportasi umum hingga lokasi wisata, sehingga ada baiknya bila aden dan enon yang ingin mampir untuk membawa kendaraan pribadi. Puncak Becici ini sangat mudah dicari karena banyak petunjuk menuju lokasi, tapi jika merasa ragu–ragu segera tanyakan kepada penduduk sekitar yang akan membantu dengan senang hati.

PicsArt_08-30-11.06.02

Setelah membayar retribusi kami mengarahkan kendaraan ke lokasi parkir yang disediakan oleh pihak pengelola, sangat luas untuk menampung kendaraan. Sesampainya di lokasi parkir yang berada di area hutan pinus, kami melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju puncak bukit sekitar 300 meter dari area parkir. Nah, kalau untuk segi biaya tentunya biaya yang ditentukan oleh pihak pengelola bergantung dengan waktu, keadaan, dan tujuan selama di lokasi wisata. Jika berkunjung diatas pukul 18.00 WIB maka tarif parkir kendaraan roda dua menjadi Rp 4000 dan jika menginap untuk melakukan camping maka biaya penitipan motornya menjadi Rp 5000.

Menikmati Pemandangan alam di Puncak Becici

PicsArt_08-30-11.04.35

Selama melakukan perjalanan singkat menuju puncak becici dari lokasi parkir, kami melihat banyak tempat duduk terbuat dari potongan kayu dan ayunan. Tentunya tempat ini dipadati oleh kaum muda Jogja untuk berkumpul dengan teman – teman atau sekedar menikmati waktu bersama keluarga.

PicsArt_08-30-11.03.17

Jangan takut tersesat selama menuju bukit, karena disetiap pohon yang mengarah ke bukit sudah diberi papan petunjuk loh. Pohon pinus disini merupakan ladang mencari rizki bagi warga, karena setiap pohon diambil getahnya untuk dijadikan karet.

PicsArt_08-30-11.11.26

Setelah sampai di puncak, kami melihat banyak gazebo dari bambu buatan warga. Dari sinilah kami melihat hijaunya pemandangan Jogjakarta dari Puncak Becici. Ah.. semilir angin seolah membawa terbang rasa lelah dan penat. Banyak spot untuk berfoto ria loh disini, mulai dari pemandangan hijaunya, tulisan tulisan unik, ayunan, hutan pinus, dan tentunya spot paling diminati yaitu gardu pohonnya hehe.

PicsArt_08-30-11.13.59

PicsArt_08-30-11.07.58

Disini kami diuji adrenalinnya, karena tidak ada alat pengaman yang melindungi tubuh maka bagi yang hendak mencoba sebaiknya hati – hati. Namun dilihat dari struktur bangunan gardunya, tentu cukup kuat untuk dinaiki hingga 3 orang dewasa loh. Tertarik kan kesini? Yuk main ke Jogja.

Dan disini kita dilarang melempar mantan, gaes...

Dan disini kita dilarang melempar mantan, gaes…


Referensi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s