Candi Umbul (Pemandian Candi Umbul) Magelang

Screenshot_2016-09-04-21-58-19_1

Candi Umbul adalah situs purbakala berupa pemandian air panas yang terletak diKabupaten Magelang, Jawa Tengah,Indonesia. Candi ini dibangun sejak zaman Wangsa Syailendra, dan sampai sekarang sisa-sia peninggalannya masih tetap dilindungi dan dijadikan salah satu objek wisata andalan di Kabupaten Magelang.

Peta lokasi Candi Umbul. (Google Maps)

Peta lokasi Candi Umbul. (Google Maps)


Candi ini terletak di desa Kartoharjo, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang,Jawa Tengah. Untuk dapat mencapai objek wisata ini, bila mengendarai mobil dari arahSemarang, pengunjung dapat mengambil jalan ke kiri sebelum Kecamatan Pringsurat, Temanggung. Sekitar 400 meter akan langsung sampai di lokasi. Sedangkan apabila dari arah Yogyakarta, pengunjung dapat mengambil jalan ke kanan di pertigaan Desa Krincing (sebelah utara Secang) ke arahGrabag, kemudian mengikut papan penunjuk arah menuju Candi Umbul.

Screenshot_2016-09-04-21-58-23_1

Asal-usul penamaan Candi Umbul berasal dari kata umbul (bahasa Jawa) karena sumber air yang keluar dari dasar kolam selalu menyembul serupa gelembung-gelembung, atau yang di masyarakat Jawa disebut ”mumbul” (naik). Kolam di situs ini terbagi menjadi dua tempat. Yang pertama (terletak di bagian atas) merupakan kolam air panas,g mengandung belerang. Sedangkan kolam kedua (lebih rendah) berisi air dingin. Keseluruhan dinding kolam terbuat dari lapisan-lapisan batu andesit. Pada zamannya, kolam ini merupakan tempat pemandian para putra-putri bangsawan.

Screenshot_2016-09-04-21-58-15_1

Sejumlah batuan situs berjejer di tepian kolam menggambarkan berbagai relief tumbuhan, binatang, dan stupa bagian puncak candi. Dan secara keseluruhan candi ini masih menampakan nuansa sejarahnya. Keberadaan umpak (pondasi) yang terdapat di setiap sudut dasar kolam merupakan tiang penyangga atap pelindung. Sedangkan batuan lain berbentuk lingga datar merupakan alas duduk untuk bersemadi para ksatria.

Screenshot_2016-09-04-21-58-11_1

Dari relief dan beberapa petilasan bentuk lingga dan yoni di beberapa titik, membuktikan bahwa Candi Umbul merupakan candi bercorak [[Hindhu]]. Jika menilik sejarah perkembangan Kerajaan Mataram Kuno, kemungkinan besar candi ini dibangun oleh Dinasti Sanjaya yang beragama Hindhu. Tidak banyak ciri bangunan candi yang tersisa di area Candi Umbul saat kini. Namun demikian di dalam kolam terdapat beberapa batu ”umpak” berbentuk ”lingga” yang datar di permukaan bagian atasnya. Di samping sebagai patirtan (tempat mandi), sangat dimungkinkan keberadaan landasan batu umpak berbentuk lingga tersebut dulunya dipakai sebagai alas tempat duduk untuk bertapa kungkum atau bertapa rendam para ksatria pada masa lalu.

Foto: wikipedia

Foto: wikipedia


Yang unik dari kolam pemandian Candi Umbul adalah tidak adanya bau belerang seperti layaknya sumber air panas di objek wisata air panas lainnya. Sehingga pengunjung dapat sepuasnya berendam di tempat itu tanpa menanggung risiko. Namun belerang yang terkandung di dalamnya tetap mendatangkan manfaat menyembuhkan penyakit kulit, dan suhu airnya dapat menjadi terapi tulang dan pelancaran peredaran darah.

Foto: wikipedia

Foto: wikipedia


Sumber: wikipedia / dokumentasi pribadi

Iklan

2 responses »

  1. batu mustika berkata:

    sebuah petilasan biasanya memiliki sebuah mitos yang beredar di masyarakat.
    mitos yang terdapat pada candi ini apa saja?

    Suka

    • myrepro berkata:

      Berendam disini katanya bisa membuat wajah jadi tambah menarik dan awet muda. Menurut warga sekitar, sumber mata air ini dapat menyala bila didekatkan dengan api. Ada kemungkinan air kolam ini mengandung gas metana dan belerang yang bisa terbakar bila di dekatkan dengan api. Dua unsur inilah yang diperkirakan menyebabkan air di sini selalu hangat. Dan tempa ini hingga sekarang masih sering dijadikan tujuan untuk ziarah, terutama bagi sebagian masyarakat hindhu dan yg masih menganut kejawen. Dupa serta beberapa sesajen sering tergeletak di tepi kolam.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s