picsart_10-26-05-29-05

Pengertian Hipnotis

Menurut kamus Bahasa Indonesia, Hipnotis itu suatu tindakan yang membuat seseorang berada dalam keadaan hipnosis. Hipnosis sendiri berarti keadaan seperti tertidur karna berada dalam pengaruh orang yang memberikan sugestinya. Ditinjau dari terminologi, kata hypnotism diambil dari kata “hypnos”, Hypnos adalah nama dewa tidur dari mitologi Yunani, dalam mitologi Yunani, Hypnos adalah anak dari dewi Nyx [dewi malam], Hypnos adalah saudara dari Thantanos [dewa kematian] dalam mitologi Yunani…

Hypnotism itu definisi secara mudahnya adalah seni memasukkan makhluk hidup ke dalam kondisi hipnosis [keadaan tidur karena dihipnotis].


Pembagian Hipnotis

1. Hipnotis Tradisional Supranatural

Hipnotis supranatural atau bisa disebut hipnotis timur / tradisional yang berkembang pada masyarakat awam adalah hipnotis yang lahir dari “rahim mistik /”. Walau identik dengan metafisis, hipnotis tradisional pada bagian tertentu memiliki kesamaan dengan hipnotis modern, khususnya untuk “mempengaruhi”.

Dalam hal mempengaruhi atau “menundukkan” orang lain, antara hipnotis modern dengan yang tradisional supranatural memiliki perbedaan. Hipnotis modern terkesan lebih “positif” karena hanya mampu mempengaruhi orang yang ingin dipengaruhi (kepentingan terapi) sedangkan hipnotis tradisional diprogram untuk mampu mempengaruhi orang yang ingin menolak sekalipun.

Jika hipnotis modern lebih tertumpu pada teknik “sapa” atau verbal (namun juga tidak lepas dari tipu daya setan), Hipnotis tradisional supranatural mempengaruhi subyek (sasaran) lebih tertumpu pada kekuatan ghoib (bantuan jin) melalui tatapan mata (sihir mata) dan gelombang suara.

Para ahli hipnotis tradisional pada umumnya mempelajari ilmu metafisika. Ilmu semacam itu dapat digali dari berbagai unsur, tergantung selera pribadi dan harus disesuaikan dengan latar belakang budayanya.

Bentuk-bentuk Hipnotis tradisional supranatural adalah:

a. Hipnotis Dengan Gendam

Gendam adalah suatu ilmu ghaib yang dapat mempengaruhi alam bawah sadar manusia menggunakan kekuatan sihir dengan bantuan jin. Orang yang terkena ilmu gendam seperti kena sihir dan seketika itu juga korban akan menuruti apa saja keinginan si pemilik ilmu gendam. Gendam dapat di ibaratkan metode hipnotis secara PAKSA menggunakan ilmu hitam atau sihir. Karena menggunakan ilmu hitam (bantuan jin) sehingga gendam tidak tergantung pada bersedia atau tidaknya korban. Gendam bisa dikuasai dalam sekejap dengan melakukan ritual atau mantra tertentu.

b. Hipnotis Dengan Sirep

Sirep adalah ilmu ghaib yang mampu untuk menidurkan orang yang diinginkannya. Biasanya ilmu ini di amalkan untuk tujuan jelek. Tidak mengherankan bila pengamalnya kebanyakan orang-orang yang berprofesi sebagai pencuri. Dengan menggunakan ilmu sirep. Maling mampu berbuat leluasa di dalam rumah korban, sebab, korban ilmu ini bisa tidur tak sadarkan diri sampai pagi. Walaupun seandainya dia mendengar suara-suara yang mencurigakan, tapi terasa berat untuk membuka kelopak mata.

c. Hipnotis Dengan Sihrul ‘ain

Sihrul’ain, yang artinya sihir kekuatan mata. kekuatan mata itu dapat dilakukan oleh manusia (dengan bantuan jin) kepada manusia lain.

Sihrul’ain kekuatannya dapat mempengaruhi orang lain, seperti membuat kaku, pingsan, sakit, bahkan dapat menyebabkan kematian. Hipnotis denganSihrul ‘ain tidak tergantung pada bersedia atau tidaknya korban sehingga dapat diperngaruhi melainkan langsung melalui kehendak /niat pelakunya yang dapat langsung mempengaruhi korbannya walau dia tidak bersedia di hipnotis.

Pusat kekuatan Sihrul ‘ain ini berada pada mata dan hati, pandangan mata yang tajam dan kuat disertai dengan kedengkian dan kebencian dalam hati yang mampu untuk membinasakan manusia dan makhluk hidup lainnya.

d. Hipnotis mesmer/magnetisme

Pada sekitar tahun 1500 an Paracelcusmemperkenalkan suatu istilah Magnetisme, yaitu dengan magnet seseorang dapat disembuhkan penyakitnya, seperti halnya yang dia lakukan kepada pasien-pasiennya.Pada tahun 1772, seorang dokter bernama Franz Anton Mesmer(1734-1815) yang juga murid dari seorang pendeta Kristen bernama Maxmillian Hell, melihat gurunya memberikan pengobatan dengan magnet. Mesmer menyatakan bahwa dalam tubuh manusia terdapat cairan universal yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan tubuh.Cairan yang tidak mengalir dengan lancar, mungkin karena tersumbat, menyebabkan manusia menjadi tidak sehat baik mental maupun fisik. Untuk itu Mesmer menggunakan magnet untuk melepaskan sumbatan aliran cairan tadi. Metoda terapi yang dilakukan Mesmer adalah dengan mengisi penuh sebuah bak dengan air lalu diisi besi.

Pasien yang ingin diobati diminta memegang besi dalam bak air itu.. Jika pasiennya lebih dari satu, mereka diminta memegang tali yang menghubungkan satu sama lain dengan maksud agar energi magnet tersebut mengalir ke tiap tubuh pasien. Kemudian pada saat pengobatan, Mesmer melakukan suatu drama yang amat treatrikal dibantu dengan permainan kepulan asap dan cermin. Hal ini membuat pasien yang ada menjadi hanyut dan larut dalam imajinasi drama teatrikal tersebut bahkan ada beberapa diantaranya yang menjadi trans dimana tubuhnya bergoncang hebat. Kadang-kadang ada juga yang terhalusinasi oleh drama itu sehingga melihat seolah-olah tangan Mesmer mengeluarkan asap saat Mesmer menggerak-gerakkan tangannya di udara dan mengarahkannya ke bak.

Pasien yang trans tadi kemudian disentuh oleh Mesmer dan kemudian dinyatakan telah sembuh. Mesmer menyatakan bahwa dia memiliki kekuatan khusus, suatu kesaktian. Dengan kekuatannya atau kesaktiannya, dia dapat menyalurkan dan mengalirkan magnet ke dalam gelas. Sehingga orang yang minum dari gelas itu dapat sembuh dari penyakitnya. Hal ini membuat Mesmer menjadi sangat terkenal dan kaya, tetapi di sisi lain ia mendapatkan perlawanan dari dunia medis ortodoks.


2. Hipnotis Modern

Hipnosis modern dikembangkan oleh dr. Frans Anton Mesmer pada abad 18. Prinsip kerja hipnotis, membawa subyek (sasaran hipnotis) dari gelombang otak beta (sadar) menuju kondisi rileks dan “tidur” (Alpha – Theta). Dalam kondisi ini, seseorang lebih mudah menerima perintah (sugesti)

Teknik merubah gelombang otak itu disebut induksi, dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan pendulum, tatapan mata, teknik napas, verbal (kata-kata) atau sentuhan pada bagian tubuh tertentu. Prinsipnya, seseorang dalam kondisi terhipnotis, otak depannya yang berfungsi untuk berpikir dan menolak itu dinon aktif sehingga hanya bisa menerima perintah saja.

Bentuk-bentuk Hipnotis modern adalah:

a. Hipnoterapi

Dalam kondisi rileks, seseorang mudah diberi sugesti positif program pada alam bawah sadarnya. Ini yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan terapi, dari berbagai kasus kejiwaan/psikologis, seperti :

  • Mengurangi stress
  • Mengendalikan berat badan (dengan merubah pola makan).
  • Problem emosi : Stres, cemas, takut (phobia), dendam, menghapus memori negatif masa lalu (korban kekerasan/perkosaan,dll).
  • Menghentikan kebiasaan buruk : Narkoba, merokok, judi, sikap lamban, malas, pemalu, gagap, menggigit-gigit kuku, belanja, dll.
  • Problem : Seks, makan dan tidur (sulit/berlebihan).
  • Meningkatkan prestasi : Belajar, olah raga, bisnis, kreatifitas.
  • Mengurangi nyeri (cabut gigi, sunat, operasi kecil, melahirkan) dll.

b. Hipnotis Panggung / Entertainment

Hipnosis entertainment dapat dilakukan dengan berbagai cara. Yang disebut “rekayasa sehat” itu dilakukan dengan menggunakan subyek murni dari orang lain yang tidak dikenalnya, semisal pengunjung disebuah pusat perbelanjaan, terminal dsb.

Sedangkan cara yang “tidak sehat” adalah menyusupkan orang-orang yang sebelumnya sudah dilatih menerima sugesti/perintah lalu menyamar sebagai orang yang seolah-olah tidak dikenal juru hipnosisnya.

c. Hipnotis Metafisis

Hipnotis Metafisis ditujukan untuk mendapatkan kesaktian atau kemampuan ghoib seperti termasuk kemampuan telepati, remote viewing, astral projection, dan berbagai kemampuan ESP (ekstra sensory perseption) lainnya

3. Hipnotis Natural

Hipnotis natural/alamiah  ini sangat lumrah dan biasa terjadi pada kehidupan sehari-hari, hipnotis natural ini tidak memerlukan persiapan yang khusus sebab alami terjadi pada manusia dari berbagai strata kehidupan yang ketika menerima sugesti dari berbagai stimulus menjadi terhipnotis yang dapat disebut sebagai Hypnotic state.

Secara lengkap pengertian hypnotic state adalah suatu keadaan atau kondisi dimana orang dapat menerima sugesti, pesan, atau saran yang berasal dari orang lain, keadaan lingkungan (pengalaman), bahkan dari dirinya sendiri dengan mudah tanpa perlawanan/ penolakkan atau analisa sama sekali sehingga dia mengimplementasikan apa yang dipesankan oleh hal-hal tadi.

Peristiwa alami dan baisa yang dapat membuat kita terhipnotis dapat dijelaskan dari beberapa contoh kecil dibawah ini.

  • Glove anaesthesia: Karena asyiknya berbelanja sampai-sampai anda tidak menyadari ada kerikil kecil di sepatu anda. Atau kalau anda memakai kaus kaki, anda tidak merasakannya.
  • Negative visual halucination: Karena terlalu sibuknya, dan tidak melihat bolpoin di depan anda sehingga anda mencari-carinya ke mana-mana.
  • Positive visual halucination: Anda bertemu seorang artis. Mingkin karena anda pada saat itu sedang tergila-gila pada salah satu artis. Maka pada suatu kesempatan anda bertemu seorang artis lain, langsung anda menyalaminya dan menganggap dia adalah artis idola anda.
  • Dan masih banyak lagi. Misal saat kita nonton TV, dimana perhatian kita terserap sepenuhnya di TV, maka kita tidak sadar akan sekeliling dan menjadi sangat tersugesti oleh TV. Pada saat kita melihat film seseorang yangdiperkosa, maka kita akan sedih dan marah, padahal kita tah itu cuman film. Namun, sekali lagi, namun, karena pada saat nonton TV kita rileks dan konsentrasi, maka fungsi bawah sadar menjadi mendominasi, dan alam bawah sadar tidak bisa membedakan antara realitas dan imajinasi. Maka kita menjadi terhanyut dan sedih. Yang paling sering menghypnosis kita adalah iklan. Anda berbelanja ke toko untuk membeli gula dan minyak, tetapi saat anda ke luar dari toko ternyata anda membeli rokok, permen dan lainnya di luar rencana anda semula. Sampai di rumah anda baru menyadari anda ternyata membeli yang tidak anda perlukan.

TITIK KRITIS PENYIMPANGAN DAN KESESATAN HIPNOTISME SUPRANATURAL

Hipnotisme tradisional supranatural penuh dengan penyimpangan dan kesesatan yang dapat merusak akidah tauhid kita, berikut ini bentuk penyimpangan dan kesesatannya :

a. Hipnotis Dengan Gendam

Untuk mendapatkan kemampuan ilmu gendam ada banyak cara dan tekhnik yang bisa dilakukan seperti:

  1. Tawaasul (pemujaan pada alam, tokoh sakti , jin atau setan).
  2. Riyadhah sebagai bentuk disiplin diri, mengurangi kenikmatan duniawi melalui puasa, melek malam, doa, wirid dsb.
  3. Aurad (membaca hizb, asmak, jimat)
  4. Doa dari Al-Qur’an dan Sunnah Nabi (bersumber dari hadis dan alquran)

Dari keempat ritual untuk mendapatkan ilmu gendam semuanya adalah prilaku bid’ah dan syirik. Keempat cara tersebut sangat menyimpang dari tuntunan rasulullah. Meminta bantuan kepada roh orang mati, jin atau setan, memakai jimat, wifik, rajah adalah merupakan bentuk kesyirikan. Sedangkan melakukan riyadhah dengan berbagai ritual aneh seperti puasa pati geni, mutih, dan menggunakan bacaan dari Al-Qur’an merupakan prilaku bid’ah yang tidak ada tuntunannya dari rasulullah.

b. Hipnotisme Sirep

Ilmu Sirep ini menurut beberapa literatur yang saya baca merupakan ilmu yang banyak dimiliki para maling. ilmu Sirep ini memang mutlak dibutuhkan dalam setiap operasi mereka. Untuk maling saat ini juga masih ada yang memiliki, terutama yang beroperasi di kampung-kampung.

Salah satu jenis sirep maling adalah sirep tanah kuburan. Dinamakan sirep tanah kuburan karena piranti yang digunakan memang berasal dari tanah kuburan, Sirep jenis ini mampu menidurkan penghuni rumah mirip orang mati, jadi selama maling beroperasi, tidak dimungkinkan penghuni rumah terbangun dari sirep ini.

Begitu maling akan beroperasi maka lebih dulu ia matek (merapal) ajiannya disekitar rumah korban lalu menaburkan tanah kuburan di atap rumah atau pekarangan, maka tanpa menunggu lebih lama seluruh penghuni rumah akan tertidur seperti orang mati.

Aji sirep yang sangat terkenal dikalangan praktisi ilmu ghoib adalah aji sirep megananda. Aji ini kerap dimiliki oleh para penjahat, hanya saja syaratnya memang berat, yaitu harus berpuasa mutih selama 21 hari atau 40 hari, ditambah patigeni selama 3 atau 7 hari. Tetapi jika sudah menguasainya, maka orang bersangkutan bisa menjelma sebagai pejahat jempolan. Mantra dari aji sirep ada banyak fersinya, namun yang harus di ketahui oleh para pembaca, dikalangan para praktisi ilmu ghoib sangat meyakini bahwa setiap aji-ajian memiliki khodam (jin penjaga) yang akan merasuk kedalam raga pengamal aji tersebut dan membantu dalam berbagai fungsi aji-ajian termasuk dalam hal ini membantu dalam menidurkan korbannya. Maka metode Hipntis Sirep ini masuk dalam kategori syirik karena meminta bantuan jin.

c. Hipnotis Dengan Sihrul ‘ain

Pada masa Rasulullah SAW (hipnotis) juga terjadi. Rasulullah SAW menyampaikan bahwa al’ainu haq, sihir mata itu benar ada, karena syetan bisa menginfiltrasi seseorang melalui pandangan mata itu

Istilah hipnotis Sihrul ‘ain disinggung dalam tafsir Alquran Surat Al-Qalam : 51 “Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu (Muhammad) dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Alquran…”

Peristiwa ini dapat disimak dalam tafsir Jalalain oleh Imam Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuthi, dengan kalimat : Dengan pandangan yang kuat, hingga hampir memingsankan dan menjatuhkan dari tempatmu, tetapi Allah menolong. Yang dimaksud “memandang” bukanlah pandangan kagum, melainkan pandangan tajam memancarkan kebencian.

Ilmu “ketajaman mata” ini pada zaman Nabi Muhammad SAW banyak dikuasai oleh Bani Asad. Dengan puasa 3 hari, mereka dapat langsung menidurkan dan membuat kaku hewan dan manusia.

Orang yang memiliki sihrul’ainsesungguhnya telah berbuat syirik sebab bersekutu dengan setan dan akan semakin disesatkan oleh setan, sebagaimana firman Allah : Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya. (Annisa : 116)

d. Hipnotis Magnetisme

Prinsip dasar Magnetism adalah menggunakan kekuatan batin untuk mempengaruhi makhluk hidup lain.Magnetism dapat menyebabkan kondisi hipnosis, seorang hipnotist (orang yang melakukan proses hipnotism pada obyek) magnetism  akan selalu menggunakan kekuatan Magnetism dalam dirinya untuk mempengaruhi obyek untuk memasuki kondisi hypnosis. Hipnotis Masgnetism dipopulerkan oleh Mesmer, namun dalam penyelidikan oleh komisi Akademi Kedokteran Perancis yang dikepalai oleh Benjamin Franklin, dimana anggotanya termasuk Dr. Joseph Guillotine dan Antonie Lavoisier, si ahli kimia, atas permintaan King Louis XVI, untuk diselidiki keilmiahan dari metoda Animal Magnetism tersebut. Dari pertemuan itu diisimpulkan oleh lembaga tersebut bahwa MESMER TIDAK MENGELUARKAN KEKUATAN APAPUN.

Mesmer tidak mengeluarkan apapun dari tangannya. Tanpa magnetisme seperti yang biasa dilakukan Mesmer, pasien dapat juga menjadi trans dan sembuh. Malahan ada juga, seperti yang dilihat oleh Benjamin Franklin, ada seorang pasien yang menyentuh suatu benda, yang katanya telah dialiri energi magnet Mesmer, tidak sembuh sama sekali.Tanpa permainan drama treatrikal seperti yang dilakukan Mesmer, magnetisme tidak terjadi. Sehingga disimpulkan pula bahwa cairan magnetis tidak ada!Animal magnetisme tidak ada! Mesmer tidak menggunakan kesaktian apapun dalam menyembuhkan pasiennya. Pasien sembuh karena terimajinasi sehingga larut dalam suatu drama treatrikal….!!!.Sejak saat itu Mesmer terkucilkan dan pindah ke luar kota dan akhirnya meninggal dengan tenang di Swiss.Tetapi pengikut Mesmer pada saat itu sudah terlanjur banyak. Beberapa orang di antaranya adalah pendeta Katolik bernama Fr. Joseph Gassner, yang melakukan mesmerisme melalui kegiatan ritual.


TITIK KRITIS PENYIMPANGAN DAN KESESATAN HIPNOTISME MODERN

Cikal bakal kelahiran hypnotisme modern diawali dengan kemunculan Paracelsus, dia adalah murid dari John Trithemius, penyihir terkenal pada jaman pertengahan, Paracelsus ini satu seperguruan dengan Henry Cornellius Agrippa, penulis Tiga Buku Filsafat Okkult, konon Agrippa ini menulis bukunya setelah bertemu dengan the Wandering Jew (Aristeas?) yang telah hidup ribuan tahun sejak jaman dahulu…

Beda aliran antara Paracelsus dan Agrippa adalah penitikberatan konsep alirannya, konsep Agrippa terlalu berbau Magic kuno (penuh dengan simbol-simbol dan ritual-ritual tertentu), walaupun dalam Tiga Buku Okkult-nya dia menyinggung sedikit tentang kekuatan imajinasi manusia dan hewan (dia juga menyinggung sedikit tentang teratologi, ilmu yang menyelidiki pengaruh kekuatan imajinasi ibu yang sedang mengandung pada anak dalam kandungannya, bahkan dia menyinggung tentang gejala-gejala teratologi pada merak), tapi Agrippa lebih suka membahas tentang Magic dalam bentuk simbol-simbol mitologis, ritual-ritual dan takhayul-takhayul kuno.

picsart_10-26-05-35-26

Dari penjelasan diatas, pada akhirnya ilmu hipnotisme modern ini sering dihubung-hubungkan dengan mitos, atau idiologi atau tradisi masyarakat setempat, sebagai sarana untuk masuk ke dalam pikiran bawah sadar (memori otak kanan) pasien, akibatnya banyak ditemukan perbedaan dan bahkan mungkin saja hal-hal yang bertentangan dengan agama Islam, terlebih-lebih bila yang mengembangkan dan mempraktekkannya adalah orang kafir, atau orang yang tidak paham tentang prinsip-prinsip akidah agama Islam.

Contoh nyatanya, hipnotisme modern banyak tercampuri oleh konsep dari Gerakan Jaman Baru (New Age Movement) seperti aliran Christian Science yang didirikan oleh Mary Baker Eddy dan Theosophy yang didirikan oleh Madame Blavatsky yang banyak memasukkan unsur ilmu ghoib, klenik dan menganjurkan tekhnik hipnotisme untuk menjadi paranormal.

Inilah yang menjadikan banyak ulama; mengharamkan ilmu hipnotieme ini. Kebanyakan ahli hipnoterapi tidak memahami akidah islam, sehingga pada prakteknya ia sering mengatakan atau melakukan hal-hal yang tidak selaras dengan  agama Islam, inilah yang menjadikan banyak ulama’ sekarang mengharamkan hipnotis.


Berikut ini bentuk-bentuk penyimpangan dan kesesatan Hipnotisme Modern:

1. Mengandung Syirik / Perusakan Akidah

a. Tekhnik Past Life Experience

Past Life Experience adalah tekhnik Perjalanan ke kehidupan masa lalu (sebelum kehidupan saat ini), untuk keperluan kontemplasi, atau mencari berbagai akar permasalahan di kehidupan saat ini yang mungkin terkait dengan kehidupan di masa silam tersebut. Setan bermain dalam teknik ini ketika seorang terapis mulai meregresi/mengarahkan pasien untuk mengingat kehidupan sebelum dia menjadi dirinya saat ini (reinkarnasi). Pada banyak kasus ada setan yang mengambil alih alam bawah sadar orang yang dirasukinya dan mulai membuat tipu daya dan penyesatan. Ketika sang terapis memakai tekhnik Past Life Experience, maka setan bermain dalam teknik ini pada saat sang terapis mulai meregresi/mengarahkan pasien untuk mengingat kehidupan sebelum dia
menjadi dirinya saat ini (reinkarnasi).

Setan bisa mengambil alih kesadaran suyet (orang yang dihipnotis) dan berbicara melalui lisan suyek untuk memulai penyesatan dan perusakan akidah. Pada akhirnya akan membentuk keyakinan pada diri pengipntis akan adanya reinkarnasi. Padahal dalam islam reinkarnasi tidak ada dan orang yang mempercayai reinkarnasi akan lepas keislamannya.

Contoh penggunaan hipnotis untuk past life experience bisa dilihat di http://nathaliasunaidi.com/buku-journey-to-the-past-change-the-future/

Atau lihat juga di http://hipnotis.net/?page_id=18 dimana yan nurindra melayani  past life experience dalam hipnotis

b. Tekhnik Metaphysical Hypnosis

Metaphysical Hypnosis adalah Aplikasi hipnotis untuk membangkitkan kemampuan supernormal yang tersimpan dalam diri manusia, termasuk kemampuan telepati, remote viewing, astral projection, dan berbagai kemampuan ESP lainnya.  Tokoh ahli hipnotis di Indonesia yang banyak menyesatkan umat muslim dengan hipnotis metafisis adalah Yan Nurindra yang mendirikan The Indonesian Board of Hypnotherapy (IBH), suatu organisasi Hypnotist & Hypnotherapist pertama dan terbesar di Indonesia, sekaligus ia merupakan President dari organisasi tersebut sampai dengan saat ini.

Yan Nurindra ini sangat saya kenal beberapa tahun yang lalu, ketika lagi naik daunnya ajaran energi esoterik (reiki, prana, yoga dll) sebagai grand Master yang sering memberikan attunement berbagai aliran energi esoteris. Dalam setiap seminar Hipnotisme yan Nurindra ini selalu memberikan iming-iming kepada peserta seminar untuk mendapatkan kemampuan paranormal dengan cara belajar Ilmu Prana Shakti. Kemampuan paranormal yang diklaim yan Nurindra akan didapatkan oleh peserta seminar dengan mengetahui tekhnik Metafisical hypnosis ditambah attunement Prana Shakti adalah merupakan bentuk meminta bantuan kepada iblis (yang sering disebut sebagai Ascanded Master oleh Yan Nurindra)

Contohnya lihat halaman 18 pada ebook di

http://www.docstoc.com/docs/20528176/hypnosis_for_dummies

Yan Nurindra menjelaskan bahwa dengan hipnotis dapat memiliki kemampuan metafisik

2. Mempermalukan, mempermainkan dan menipu orang lain didepan umum.

Stage Hypnosis (hipnotis entertainment/hiburan) yang sering ditayangkan di TV yang dibawakan oleh Romy rafael atau Uya Kuya haram hukumnya sebab dapat mempermalukan orang lain dimuka umum, walaupun sudah mendapat persetujuan yang bersangkutan. menjadi
negatif karena tidak etis. Kenapa tidak etis ? Waktu orang tersebut telah  menyediakan diri untuk dihipnotis  sebetulnya yang bersangkutan telah memberikan kepercayaannya kepada si penghipnotis, tetapi oleh si penghipnotis dimanfaatkan untuk komersial (mendapat keuntungan dari rumah produksi).

Kalaupun orang yang dihipnotis mengijinkan untuk ditayangkan, hal tersebut  merupakan kebodohan orang tersebut sendiri karena membiarkan orang lain mendapatkan keuntungan dengan membiarkan dirinya dilecehkan (dibuat bertingkah laku seperti orang gila dll) atau dikomersialkan. Contohnya adalah kasus acara televisi yang di bawakan seorang penghipnotis bernama Uya Kuya yang sering membuka aib orang yang dihipnotisnya dan ditayangkan secara luas di televisi.

Hal ini yang dari segi agama yang dilarang, karena menurunkan harkat kemanusiaan yang oleh Tuhan / sang Pencipta sendiri sangat di hargai.

Stage Hypnosis juga menjadi ajang penipuan yang banyak menipu para pemirsa TV. Anda tentu sering menyaksikan tayangan hipnosis (khususnya hipnosis panggung untuk hiburan) di berbagai televisi. Tayangan itu mengesankan hipnosis sangat mudah dilakukan. Misalnya, hanya dengan “menarik tangan” atau “gerakan jari” saja sudah mampu membuat subyek tertidur dan mengikuti perintah hipnotisnya. Padahal pada prakteknya tayangan tersebut tidaklah semudah yang kita bayangkan.

Perlu pembaca blog ini ketahui bahwa apa yang Anda saksikan di televisi itu adalah sebuah adegan yang sudah melalui proses editing. Ada banyak sekali kegagalan yang terjadi ketika orang yang dihipnotis sama sekali tidak menuruti kehendak penghipnotis. Adegan yang gagal dibuang. Atau dengan kata lain, yang ditayangkan itu adalah adegan yang berhasil saja.


CIRI KHAS HIPNOTIS  YANG HARAM DAN MENYESATKAN

1. Biasa disebut dengan sihir, gendam, black magic, ilmu sirep,
Sihrul ‘ain dsb.
Bentuk hipnotis tradisonal supranatural semuanya menggunakan bantuan
“kuasa kegelapan” (setan), kita sebagai umat Islam dilarang dengan
keras meminta bantuan jin sebab akan disesatkannya (QS.Jin, ayat 6)
2. Mengandung unsur Syirik / Perusakan Akidah seperti :
- Menggunakan mantra mantra tertentu
- Menggunakan jimat seperti keris, batu akik, batu kristel rajah
dsb.
-Melakukan ritual ritual tertentu yang tidak ada syariatnya
seperti : puasa ngebleng, potong ayam hitam, kungkum, sesaji 
Mengajarkan Past Life Experience (reinkarnasi)Mengajarkan
Metaphysical Hypnosis

Mencampur tekhnik hipnotis dengan energi esoteris (reiki, prana, chi dll)

3. Menyakiti dan merugikan orang lain secara fisik mental dan
spiritual. 
Biasa digunakan untuk tujuan kejahatan seperti penipuan, pencurian,
 mempermainkan dan mempermalukan orang lain, memperalat orang
lain dll.

4. Dilakukan tanpa mendapatkan persetujuan dari yang dihipnotis
   Hipnotis gendam, sirep, sihru’ain walau tanpa persetujuan dari
 yang dihipnotis tetap dapat membuat korbannya terkena serangan
hipnotis sebab setan langsung masuk kedalam diri korban tersebut
 hingga korbannya menjadi tidak sadar atau membuat korbannya
menderita kerugian baik secara fisik, mental dan spiritual.
5. Memanfaatkan kebodohan korban seperti :
  - percaya pada kekuatan benda (menipu dengan benda keramat dll)
  - percaya pada kesaktian si penghipnotis  

6. Mempermalukan, mempermainkan dan menipu orang lain didepan umum.
 Stage Hypnosis (hipnotis entertainment/hiburan) haram hukumnya
sebab dapat mempermalukan, mempermainkan orang lain dimuka umum,
walaupun sudah mendapat persetujuan yang bersangkutan. menjadi
negatif karena tidak etis.
7. Membuat orang tidak sadar 100%
Pada prakteknya Hipnotisme dapat membuat orang tidak sadar 100%
karena berada dibawah pengaruh hipnotis, hal ini menjadi sangat
berbahaya bagi kesehatan jiwa orang tersebut. Pada beberapa kasus
 penghipnotis memberikan sugesti negatif yang akan langsung
diterima alam bawah sadar suyet tanpa dapat dia filter lagi
hingga suyet dapat melakukan hal-hal diluar norma atau nilai
agama.

Bagaimanakah hukumnya hipnotisme? (Sudut Pandang Psikologi Islami)

Pertama, dari sudut bahasa yang digunakan mengindikasikan adanya ”keyakinan (qanaat), standar (maqayis) dan pemahaman (mafahim) dari luar Islam”. Kata ”Hipno” adalah dinisbatkan pada Dewa Tidur bangsa Yunani Kuno” yang berarti suatu simbolik kemusyrikan dari tuhan-tuhan yang diada-adakan. Meskipun kata ”hipno” sekarang ini sudah tidak sepenuhnya menjadi nama identitas Dewa, melainkan sekedar nama umum, tetapi istilah ini sudah menjadi khas berasal dari peradaban musyrik.

Penggunaan istilah tidak sepenuhnya bebas digunakan terutama bila indikasi kuat bahwa istilah tersebut mengandung makna yang merusak akidah dan syariah Islam. Seperti kita gunakan istilah ”metoda Kristus” untuk menamakan suatu metoda pengakuan kesalahan bagi klien; metoda Gautama untuk menamakan aktivitas seperti hening, konsentrasi ala yoga. Demikian pula halnya kata-kata lain. Seringkali untuk menghindari resistensi orang-orang muslim untuk mengadopsi metoda-metoda tersebut, para penjaja ”dagangan”nya mengatakan dengan dalih, ”Metoda ini sekedar metoda yang tidak ada hubungannya dengan agama tertentu. Metoda ini netral, lintas budaya, agama dan dapat dipelajari oleh penganut agama apa saja”.

Jadi alangkah bijaknya jika hanya untuk menamai suatu aktivitas ”memotivasi diri, mensugesti diri, mempengaruhi orang lain pada hal-hal yang positif” kita tidak perlu menggunakan istilah asing yang menganung muatan ”keyakinan, standar dan pemahaman” yang melekat kuat pada suatu ajaran, agama tertentu di luar Islam. Dengan lain kata, kita tidak cukup sekedar ”memberi makna baru” dengan tetap menggunakan kata yang sama, melainkan kita harus terbiasa menempatkan suatu makna dalam konteksnya secara utuh.

Kedua, Jika melihat hipnosa melalui proses saintifik, sebenarnya tidak ada unsur magis, sihir, gendam, tenaga dalam atau menggunakan jin. Adapun unsur yang dihukumi haram adalah karena:

  • (1) hipnosa dimaksudkan membuat seseorang berada di luar kesadaran atau menajdi tidak sadar atas apa yang dilakukannya. Hal ini hukumnya haram, bila di-qiyas-kan dengan hukum khamrsebagaimana sabda Nabi Saw.: ”Segala sesuatu yang memabukkan (muskirin) adalah khamr, dan setiap khamr adalah haram” (HR. Muslim dari Ibn Umar r.a). Ketika seseorang dihipnosa jelas ia dalam keadaan tidak sadar, ia tidak dapat mengendalikan dirinya dan perbuatannya. Dan kesediaan dihipnosa berarti ia rela untuk kehilangan kesadarannya. Hal inilah yang menjadikan perbuatan setuju dihipnosa adalah haram apalagi sampai dihipnosa.
  • (2) hipnosa seringkali dimaksudkan untuk memberi perintah (sugesti) yang berada di bawah kesadarannya, bahkan tidak sadar. Kondisi ini sama dengan seseorang yang sedang tidur, mimpi atau pingsan. Maka hukum perintah, sugesti, nasehat, ataupun larangan dalam kondisi terhipnosa hukumnya adalah ”terpaksa”. Suyet dalam keadaan tidak sadar tidak boleh diberi ”taklif” (beban kewajiban) apalagi dalam keadaan yang ia tidak dapat menggunakan akal sehat (akal sadar)-nya apakah perintah, sugesti, nasehat, ataupun larangan tersebut benar atau tidak menurut syari’at. Ketidakmampuan menyeleksi, memilih dan mengambil keputusan secara sengaja merupakan tindakan ”jahil”, padahal Allâh saja telah melarang seseorang untuk melaksanakan salat ketika seseorang ”tidak mengerti” apa yang diucapkannya.

Sementara metode atau teknik lain yang jumlahnya lebih dari 50 teknik Induksi (beberapa teknik tertera dalam boks 8.1) ada yang mubah, syubhat, hingga haram.

Team Nusantara Hipnotika, Buku Panduan Pelatihan Hipnotisme, tidak diterbitkan, khusus kalangan peserta pelatihan, Jakarta, 2005. Makalah ini sengaja dijadikan rujukan karena mereka melalui media massa telah mempromosikan latihan metoda hipnotisme kepada publik, hal ini menggambarkan metoda yang sering dipergunakan di kalngan hipnotiser di Indonesia. Dari 12 tempat kursus hionitisme di 4 kota (Jakarta, Bandung, Solo, Surabaya) hampir semua kursus hipnotis dengan berbagai variannya seperti hipnoterapi, hipnotis untuk kecantikan, hipnotis untuk klangsingan semuanya memiliki kemiripan metoda).


Pengobatan alternatif hipnoterapi di Pamekasan disetop Kemenag dan MUI karena dinilai menyalahi aturan agama

Ilustrasi hipnoterapi menjelan UN (JIBI/Solopos/Antara/Fitri Atmoko)

Ilustrasi hipnoterapi menjelan UN (JIBI/Solopos/Antara/Fitri Atmoko)


Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pamekasan, Jawa Timur (Jatim) dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan bersepakat menghentikan praktik pengobatan alternatif hipnoterapi karena dinilai menyimpang ajaran Islam.

Keputusan menghentikan praktik pengobatan alternatif hipnoterapi berdasarkan hasil pertemuan bersama antara MUI, Kemenag, perwakilan ulama, tabib pelaksana pengobatan, serta pasien yang pernah menjalani pengobatan yang digelar di ruang pertemuan Kemenag Pamekasan, Kamis (20/8/2015) pagi.

“Praktik pengobatan hipnoterapi ini dilakukan oleh seorang warga Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Pademawu,” kata Kepala Kemenag Pamekasan, Juhedi, seperti diberitakan Kantor BeritaAntara, Kamis.

Sejumlah pihak yang diundang hadir dalam pertemuan membahas pengobatan alternatif hipnoterapi, antara lain pelaku pengobatan hipnoterapi Ali Sahbana, dua warga Bulangan Haji, Kecamatan Pegantenan yang pernah menjalani praktik pengobatan, yakni Raji dan Siti Soleha.

Bukan hanya pelaku pengobatan dan mantan pasien, pertemuan pembahas praktik pengobatan hipnoterapi juga melibatkan Ketua MUI K. H. Ali Rahbini Abd Latif, Wakil Ketua MUI K. H. Fudhaly M Ruham, tokoh agama K. H. Nurut Tamam, pengasuh Ponpes Al-hamidi, Ketua LPI Abd Aziz, Ketua MUI Peganantenan K. H. Nasir, dan tokoh ulama Desa Bulangan Haji K. H. Abd Kodir.

“Karena kan kalau persoalan agama sangat sensitif. Makanya, para tokoh ulama kita kumpulkan guna menyelesaikan kasus itu, termasuk yang bersangkutan, yakni pelaku pengobatan hipnoterapi secara langsung,” ujar Juhedi.

Laporan Masyarakat

Juhedi menjelaskan pertemuan yang digagas Kemenag Pamekasan tersebut atas laporan masyarakat terkait temuan salah satu warga di Pamekasan menerapkan pola pengobatan yang dinilai bertentangan dengan syariat Islam. Atas laporang masyarakat, lanjut dia, Kemenag mengundang berbagai pihak untuk mencari solusi atas persoalan terkait praktik pengobatan alternatif hipnoterapi agar tidak meluas dan akhirnya menimbulkan konflik horizontal.

Dalam forum pertemuan, terungkap pola pengobatan hipoterapi yang diterapkan Ali Sahbana terkesan sangat privasi, yakni tidak memperbolehkan suami menemani istri saat proses pemeriksaan. Tidak hanya itu, sang tabib kerap menyampaikan pernyataan yang menyimpang dan tidak sesuai dengan ajaran Islam pada umumnya.

“Kami meminta agar saudara Ali Syahbana bertaubat dari kesalahan yang yang bertentangan dengan aqidah dan syariah Islam [dalam praktik pengobatan hipnoterapi],” pinta Ketua MUI Pamekasan, K. H. Ali Rahbini.


Hipnosis merupakan salah satu bentuk perdukunan yang menggunakan jin yang dipakai oleh juru hypnosis (hypnotist) untuk menguasai kliennya sehingga orang itu berbicara dengan lisannya dan terkadang memberikannya sebuah kekuatan untuk beberapa pekerjaan dikarenakan penguasaannya itu.

Jika jin itu berkawan dengan si juru hypnosis maka ia akan tunduk kepadanya sebagai kompensasi dari apa-apa yang telah dilakukannya dengan bertaqarrub kepadanya sehingga jin itu menjadikan si klien yang dihipnotis tunduk kepada keinginan si juru hypnosis untuk melakukan suatu perbuatan atau memberikan informasi dengan bantuan jin tersebut.

Karena itu penggunaan hipnosis dan menjadikannya sebagai salah satu cara atau sarana untuk menunjukkan lokasi pencurian, kehilangan. pengobatan terhadap suatu penyakit atau untuk melakukan berbagai pekerjaan lainnya adalah tidaklah diperbolehkan bahkan termasuk perbuatan syirik karena ia telah meminta perlindungan kepada selain Allah swt.. (al Lajnah ad Daimah li al Buhuts al Ilmiyah wa al Ifta juz I hal 383)


Referensi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s