“Sejenak Singgah di Masjid Istiqlal” by Jaya Suprana

img_20161107_174542

Kamis siang 3 November 2016 kami berbarengan Aylawati Sarwono meluangkan diri sesaat berkunjung ke Masjid Istiqlal. Situasi satu hari mendekati 4 November masihlah relatif lengang belum sangat dipadati mereka yang berencana diri turut dalam unjuk rasa.

Kehadiran kami berdua disambut ramah oleh penjaga pintu masuk Al Fatah di masjid paling besar Asia Tenggara yang didampingi seseorang polisi. Lantas kami berdua dipersilakan masuk ke lobby paling utama untuk ke meja petugas Masjid Istiqal yang spesial ditugaskan untuk terima beberapa tamu. Kami segera melaporkan keinginan menginginkan menyumbangsihkan suatu hal jadi bertanya apa sajakah keperluan untuk menyongsong beberapa relawan dari seluruh pelosok Nusantara yang bakal turut berunjuk rasa pada 4 November 2016.

Dengan ramah serta santun petugas penerima tamu mempersilakan kami sendiri yang memastikan apa yang disumbangsihkan untuk beberapa relawan unjuk
rasa. Jadi kami mengambil keputusan bakal memberi sumbangsih air minum dalam paket untuk sedikit kurangi dahaga beberapa unjukrasawan.

Kurun waktu singkat, meja penerima tamu dipadati dengan beberapa pengunjuk rasa yang kebetulan berdatangan dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat bahkan juga Medan. Yang dari Solo melapor kalau rombongan mereka datang ke Jakarta dengan memakai tiga bus. Lantas satu-persatu beberapa beliau selfie dengan saya di ruangan lobby paling utama Masjid Istiqal. Lalu saya memberitahu kalau sesungguhnya kami mempunyai pamrih atas sumbangsih simpel kami.

Pamrih kami berbentuk harapan kalau beberapa pengunjuk rasa bakal lakukan Jihad Al-Nafs yakni jihad mengalahkan sendiri semasing tidak untuk lakukan kekerasan dalam berunjuk rasa. Kekerasan bukanlah saja berlebihan tetapi juga jadi bakal mencemarkan citra keadiluhuran budi pekerti beberapa pengunjuk rasa sendiri.

Rekan-rekan se-Tanah Air yang besok Jumat siang sesudah sholat direncanakan bakal turun ke jalan untuk berunjuk rasa berjanji kalau mereka bakal penuhi kami harap sebab pada intinya mereka semuanya juga anti kekerasan.

Jadi dengan lega serta lega sanubari, saya serta Aylawati Sarwono berpamitan untuk meninggalkan beberapa relawan unjuk rasa sembari memanjatkan doa permintaan pada Yang Maha Kuasa untuk sudi selalu melimpahkan rahmat, kurnia, barokah serta perlindungan yang menghindari lahir batin beberapa pengunjuk rasa dari angkara murka kekerasan. Amin.

(source)

Iklan

2 responses »

  1. […] Presiden Direktur PT Jamu Jago, Jaya Suprana menyumbang minuman dan makanan untuk demonstran yang me… Pada Jumat, 4 November 2016, para demonstran akan melakukan unjuk rasa kasus peninstaan agama yang dilakukan Basuki Purnama alias Ahok. […]

    Suka

  2. […] Presiden Direktur PT Jamu Jago, Jaya Suprana menyumbang minuman dan makanan untuk demonstran yang me… Pada Jumat, 4 November 2016, para demonstran akan melakukan unjuk rasa kasus peninstaan agama yang dilakukan Basuki Purnama alias Ahok. […]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s