Mereka Hanya Ingin Membela Agamanya

img_20161113_220251

Ada apa sih dengan tanggal 4 November 2016? Hari ini digelar demo besar-besaran sebagai buntut panjang dari ucapan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama, atau yang lebih dikenal dengan nama Ahok. Dengan mengangkat salah satu ayat Alqur’an, Ahok menyatakan bahwa bahwa sebagian orang pasti tak akan memilihnya karena ditipu (oleh politisi) dengan (menggunakan) Al-Maidah ayat 51.

Pernyataan ini langsung membuat sebagian besar warga geram, termasuk ormas-ormas tinggi agama Islam yang ada di negara kita. Ahok memang sudah meminta maaf, namun tampaknya permintaan maaf tidak begitu saja meredakan kemarahan orang-orang yang merasa agamanya telah dinistakan. Meskipun tuduhan penistaan agama Islam masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak yang berwajib, namun aksi demo ini jelas menguntungkan orang-orang yang memang menentang Ahok dari awal. Selain FPI, juga ormas-ormas Islam lainnya, ternyata ada juga artis yang turun dan ikut aksi demo ini. Siapa saja, sih?

1. Ahmad Dhani

img_20161113_173926

Siapa yang tak kenal dengan musisi dan juga artis yang selalu berkata blak-blakan, Ahmad Dhani ini? Ahmad Dhani memang dikenal sebagai artis yang berwatak arogan dan keras. Beberapa waktu lalu, Ahmad Dhani resmi terjun juga ke dunia politik dan maju sebagai calon wakil Bupati Bekasi. Namun, sejak sebelum mantan suami dari Maia Ahmad ini masuk ke ranah politik pun, beberapa kali Ahmad Dhani diketahui mengkritik Ahok.

Dalam momen seperti ini, Ahmad Dhani jelas turun ke jalan dan ikut demo untuk melawan Ahok. Ahmad Dhani bahkan menyumbang dengan menyewakan sound sistem untuk keperluan demo. Tak lupa, Ahmad Dhani mengajak artis lain yang religius untuk ikut serta. “Saya ingin mengimbau, kepada artis yang selama ini Islami, menyanyikan lagu-lagu religius, yang selama ini menikmati rezeki dari menjual Islam, sebaiknya ikut demo,” jelasnya.

2. Lucky Hakim

img_20161113_173803

Lucky Hakim diam-diam ternyata juga salah satu pendukung mengenai penyelesaian kasus tuduhan penistaan agama yang dijatuhkan pada Ahok. Lewat akun Instagram miliknya, Lucky Hakim mengajak semua teman-teman, termasuk para penggemarnya untuk berkumpul dan ikut aksi demo yang dimulai dari Masjid Istiqlal menuju ke Istana Negara.

Ternyata, Lucky Hakim tak hanya berbicara omong kosong. Lagi, lewat akun Instagramnya, Lucky memposting dirinya yang sedang berada di antara pendemo-pendemo yang lain, yang merasa bahwa Ahok memang menistakan agama, dan minta kasus ini segera ditindaklanjuti sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

3. Kiwil

img_20161113_173941

Ternyata isu mengenai agama yang bergesekan dengan pemerintah ini tak hanya menarik bagi para politisi dan juga ormas-ormas Islam, namun juga artis. Kiwil, yang selama ini dikenal sebagai pelawak mengaku sangat tersinggung dengan ucapan Ahok mengenai kitab suci AlQur’an. “Bagi saya, masalah ini sangat serius. Kitab suci yang selama ini kita yakini benar dan menjadi pedoman serta pegangan hidup umat nabi Muhammad diseluruh dunia. Ini yang tersinggung seluruh umat Islam lho, diluar negeri juga sudah rame,” jelasnya.

Selain itu, Kiwil memastikan bahwa dirinya akan ikut serta dalam demo yang digelar hari ini. “Alhamdulillah, saya masih punya iman. Meskipun saya bukan ahli agama, tapi saya masih hafal dan yakin, bahwa salah satu rukun iman adalah percaya pada kitab Allah (Al-Qur’an), yang jelas-jelas telah dinistakan Ahok. Saya pastikan ikut!” jelas pelawak beristri dua tersebut.

4. Peggy Melati Sukma

img_20161113_173900

Tak hanya artis lelaki, ternyata kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok ini juga membuat Peggy Melati Sukma merasa terpanggil. Namun, berbeda dengan para pria yang langsung turun ke jalan dan berorasi, Peggy Melati Sukma memutuskan untuk mendukung secara logistik, bersama dengan para perempuan lainnya berdiri dengan sigap di patung kuda.

img_20161113_173739

“Kami support di bagian logistik Insya Allah menyiapkan 2500 madu, makanan dan minuman untuk didistribusikan hari ini kepada kawan-kawan laki-laki yang melakukan demo aksi damai,” jelas Peggy Melati Sukma yang kini selalu berpenampilan santun dengan hijab syar’inya.

5. Mulan Jameela

Tak datang sendiri, ternyata Ahmad Dhani membawa istri dan anaknya ikut serta aksi 4 November. Keikutsertaan Mulan ternyata menyita perhatian netizen.

6. Rhoma Irama

Raja Dangdut yang juga Ketua Umum Partai Idaman juga turut serta ikut aksi 4 November. Bahkan, Rhoma juga diberi kesempatan berorasi menyatakan aspirasinya.

Selain orasi, Rhoma juga berdendang di arena demo. Rhoma Irama ikut turun ke jalan bergabung dengan massa dari Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

7. Habib Riziq Shihab

img_20161113_220113

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) mengajak warga NU dan Muhammadiyah untuk bersama-sama ikut dalam demo Ahok 4 November 2016. Sehari sebelum 4 November, Habib Rizieq Shihab sendiri memenuhi panggilan Bareskrim Polri di Jakarta, Kamis (3/11). Kedatangan Rizieq adalah untuk menjadi saksi ahli agama dalam perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

8. Ustadz Arifin Ilham

img_20161113_221528

Ustadz Arifin Ilham memastikan aksi unjuk rasa pada 4 November ini akan berjalan damai. “Yang turun, semua ulama ahli ahlussunnah wal jamaah. Yang datang semua orang-orang mukmin, yang jaga polisi saleh-saleh semua. Insya Allah damai,” ujarnya.

9. Aa Gym

img_20161113_214050

Dalam akun Facebook miliknya, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengungkap sejumlah alasan bergabung dalam aksi demo 4 November. “Insya Allah Aa akan ikut bergabung pada 4 November… Mudah-mudahan ini jadi amal sholih kita semua,” tulisnya.

“Dan saya sepakat dengan Letnan Jenderal TNI Purnawirawan Johannes Suryo Prabowo yang saya baca dalam tulisannya, bahwa untuk menghentikan demo sebesar apapun tidak bisa dengan akal-akalan kecuali satu saja, yaitu menghilangkan penyebabnya,” ujarnya.

“Lalu penyebabnya adalah harus segera diproses dengan cepat seadil-adilnya. Mudah-mudahan keadilan yang ditegakkan akan menjadi solusi terbaik. Saya kira, aksi damai untuk langkah-langkah yang konstitusional diperhatikan oleh pemegang amanah,” ujar Aa Gym.

Pihaknya hanya menginginkan sikap yang adil, tidak lebih. Semoga semua bisa mengambil hikmah dan ambil bagian dalam menegakkan keadilan.

10. Tengku Zulkarnaen

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain, merupakan salah satu sosok  yang bersikap tegas atas pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait surat Al Maidah.

“Wahai Para Mujahid. Malam Ini Kurangi Tidur Utk Munajat Agar Perjuangan Besok DAHSYAT.Biarkan Mereka Tuan Mener dkk Tidak Tidur Karena NGERI,” ujarnya lewat kicauan di akun Twitter @UstadTengku, Kamis (3/11/2016).

11. Ratna Sarumpaet

img_20161113_214601

Ratna memastikan diri untuk ikut dalam demo 4 November dan akan bergabung dengan elemen mahasiswa beserta para ustadz dari Banten atas nama “Muslim Banten Bela Islam”.

“Sekarang agama saya dipojokkan, agama saya dihina, saya harap Anda juga membela,” ujarnya di depan puluhan awak media.

Pernyataan ini, maksud Ratna, ia tujukan sebelumnya kepada kawan-kawannya non-Muslim yang mempertanyakan kenapa Ratna berada di barisan pendukung aksi tersebut.

Kawan-kawannya tersebut, ungkapnya, mengatakan bahwa selama ini Ratna selalu dalam posisi netral. Tapi mengapa kali ini Ratna, kata kawan-kawannya, malah mendukung aksi itu.

“Dalam menegakkan kebenaran tidak ada yang netral,” jawab Ratna tegas.

12. Yusril Ihza Mahendra

img_20161113_173820

Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra mengimbau agar para demonstran yang akan turun ke jalan pada 4 November ini bisa menjaga situasi tetap aman.

“Demo besar 4 November kini tak dapat dihindari lagi. Maka saya mengajak, marilah kita sama-sama menjaga demo ini agar tidak berubah menjadi kerusuhan dan tindak kekerasan yang pasti akan merugikan kepentingan bangsa kita seluruhnya,” jelasnya.

13. AM Fatwa

Di akun media sosialnya, AM Fatwa menulis pesan kepada Habib Rizieq dan Ustadz Bachtiar Nasir. Di antara isinya adalah: “Saya sengaja menunda perjalanan ke luar kota yang sudah direncanakan sejak lama, untuk aksi ini. Saya akan MEMIMPIN BARISAN MAHASISWA Stebank Sjafruddin Prawiranegara yang di dalamnya juga akan bergabung warga YAYASAN ASRAMA PELAJAR ISLAM (YAPI) yang didirikan Prawoto Mangkusasmito dan Mr. Moh. Roem.”

14. Fadli Zon

“‎Tadi kita diminta ikut untuk aksi ini. Saya Insya Allah bersedia. Saudara Fahri juga. Ini bentuk solidaritas dan tujuan kita untuk menegakkan konstitusi Pasal 27 ayat 1. Aksi ini untuk mendorong penegakan hukum, bukan SARA,” kata Fadli, seusai menerima rombongan yang dipimpin Habib Rizieq Shihab di DPR, Jumat (28/10/2016).

15. Fahri Hamzah

“Hadir. Saya mengimbau Ketua DPR hadir, supaya menunjukkan pada masyarakat, (bahwa) biasa demokrasi itu,” kata Fahri pula beberapa hari lalu.

Fahri Hamzah dan Fadli Zon

Fahri Hamzah dan Fadli Zon


16. Jaja Miharja

Ada artis Jaja Miharja yang ikut di tengah massa dan menghibur dengan teriakan khasnya, ’’Apaan tuh…’’.

17. Ustadz Felix Siauw

Ustaz Felix Siauw menegaskan, dirinya berkewajiban mengikuti aksi demonstrasi umat Islam pada Jumat, 4 November 2016. Dia siap mendukung ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk segera menegakkan hukum kepada Basuki Tjahaja Purnama yang dianggap telah menghina Alquran.

“Maka insya Allah, menjadi kewajiban bagi saya untuk hadir di aksi esok, 4 November 2016,” tulis Felix lewat akun Twitter resminya, Senin (31/10).

Felix menjelaskan, aksi damai mengawal Fatwa MUI tersebut bukan soal suku, ras dan antargolongan. Sebab, kecintaan kepada Allah menyatukan suku, ras dan antargolongan, menjadi umat yang satu, yaitu Muslim.

“Ini bukan tentang pilkada, sebab hati-hati yang terpanggil bukan hanya dari Jakarta, tapi dari segenap Nusantara,” katanya.

Aksi tersebut, kata dia, juga bukan urusan uang karena yang akan meramaikan tak meminta barang balasan harta sedikitpun. “Bahkan, pengorbanan harta untuk membela kitab yang paling dicintainya,” tulisnya.

Felix menegaskan, aksi pembelaan ini soalan aqidah yang terusik, Alquran yang dinistakan, Allah dan Rasul-Nya yang dilawan, dan para ulama yang dilecehkan. “Ini agama,” katanya.

Ini, kata Felix, tentang melawan kesombongan dan kezaliman, tingkah pongah penguasa yang membela kepentingan para kapitalis yang tak punya nurani. Ini urusan amar makruf dan nahi munkar, menyampaikan kewajiban pada umat, yaitu dipimpin seorang Muslim yang menerapkan syariat Islam.

“Semoga jadi amal saleh bagi kita, saksi bahwa kita tak rela Alquran dan ulama dihinakan, keluar dampingi ulama, kawal hingga usai,” ujar ustaz Felix.

Terakhir, Felix mengingatkan, aksi ini menjadi langkah serius umat Islam pada pihak berwenang agar segera mengusut kasus Ahok. “Agar tak berlambat-lambat dan lalai dalam perkara berat dan besar dalam agama.”

18. Ridwan Saidi

img_20161113_213919

Tokoh sekaligus Budayawan Betawi Ridwan Saidi alias Babeh turut serta bersama jutaan umat Islam yang menginginkan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dihukum.

Babeh menyerukan, “Hukum Ahok, hukum Ahok, pemerintah harus tegas proses hukum Ahok.”

Dengan lantang ia menyebutkan aksi yang dilakukannya bersama umat Islam adalah aksi damai menuntut Ahok dihukum.

“Tuntutan kita mulia, kita minta Ahok diproses agar dihukum,” tegasnya.

Pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi tidak boleh diam saja ketika kitab suci umat Islam dihina. “Jokowi harus bertindak tegas, tidak plintat-plintut, Ahok harus dihukum! Itu mau kita,” ungkap Ridwan.

Dalam aksi bela Islam kedua ini, saking banyaknya massa menjelang sore kian bertambah, sehingga diprediksi mencapai jutaan orang. Mereka tak hanya berasal dari Jabodetabek, tetapi juga datang dari segenap penjuru Indonesia. Massa tumpah ruah memenuhi ruas jalan Medan Merdeka Barat.

19. Ustadz Bachtiar Nasir

“Jika Bareskrim tidak ada progress, maka Jum’at depan kita akan datangi Kapolri untuk mendesak kembali agar Ahok diproses secara hukum,” kata UBN, panggilan akrab Ustadz Bachtiar Nasir.

Jika aksi turun ke jalan di Jum’at ke-2 masih juga tidak diproses, umat Islam bersama para ulama dan pimpinan ormas Islam, bertekad akan mendatangi sekali lagi untuk menagih janji Bareskrim untuk memproses hukum Ahok.

“Kita akan berkumpul lagi di Masjid Istiqlal, dan bergerak menuju Bareskrim dan Balaikota untuk berunjuk rasa dengan jumlah massa yang lebih besar hingga 10 kali lipat. Inilah puncak umat Islam menuntut keadilan.”

Jika tetap tidak ada progress sama sekali untuk memproses hukum Ahok, umat Islam akan bersiap-siap untuk merebut Balaikota dan Istana. “Pilih nyawa atau pilih Allah? Yuk, kita bela Al-Qur’an, bela Islam, dan tegakan hukum Islam,” kata UBN. Untuk itu wahai kaum muslimin jangan tinggal diam dan mendiskusikan hal hal yang cabang sementara agama kamu sudah dilecekan maka mari bergabung untuk bersiap siap merai kemenangan dan keberuntungan yang tiada berakhir yaitu surga. Wahai ummat Islam di mana saja kamu berada dan dengar himbauan ini, bersiap siaplah untuk menang. Jangan sampai kamu di kalahkan oleh musuh2 Allah dan Rasulullah. Mari rebut kemenangan abadi. Sebarkan ke 20 orang yang mau merebut kemenangan yang di rampas oleh musuh2 Allah Ahok dan kroni2nya.

20. Amien Rais

img_20161113_220333

Tokoh Nasional Amien Rais ikut melakukan aksi demo dan longmarch bersama ribuan orang yang ikut Aksi Bela Islam di Bareskrim Polri dan Balaikota Jakarta. Dalam demo tersebut, Amien pun berpesan agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak melindungi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) yang telah menistakan agama.
 
“Ahok ini telah menghina kitab suci Alquran, kitab suci 2,3 miliar umat manusia di muka bumi ini. Jadi, bukan hanya orang Jakarta saja,” ujar tokoh Nasional Amien Rais di depan Gedung Bareskrim Polri, Jumat (14/10/2016).
 
Tokoh nasional itu tampak ikut melakukan aksi longmarch bersama massa. Menurutnya, dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok itu tak bisa hanya diselesaikan dengan kata maaf, tapi harus dengan proses hukum yang berlaku.
 
“Harus diproses hukum bagi pelanggar, begitu proses hukum jalan, ini umat Islam lega karena penghinaan ini ada hukumannya. Hukumnya seperti apa, hakim yang tentukan karena kita negara hukum,” tuturnya.
 
Amien menerangkan, dia ikut melakukan demo bersama ribuan massa itu bukan sebagai politikus belaka, tapi sebagai umat muslim, khususnya dari Muhammadiyah dan ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia). Dia pun ikut bukan berdasarkan popularitas belaka karena dia sudah memiliki kepopularitasan di kalangan masyarakat.
 
“Saya sebagai dai datang ke sini bukan cari popularitas, saya sudah populer. Saya menghimbau pak Jokowi jangan dilindungi Ahok itu. Bapak Jokowi jika melindungi Ahok, saya khawatir dia akan terjebak. Ini masalah penghinaan agama. Bisa kuwalat nanti,” jelasnya.
 
“Kalau saya jadi Jokowi, akan segera instruksikan Bareskrim dan Kejaksaan usut penghinaan agama itu,” paparnya.
 

Tokoh-tokoh diatas adalah 20 dari begitu banyaknya tokoh yang ikut aksi Bela Islam II atau Aksi 4 November. Perlu saya ingatkan lagi bahwa, mereka-mereka hanya ingin membela Agamanya. Mereka adalah orang-orang muslim. Orang-orang yang mengimani Al Qur’an sebagai wahyu ALLAH.

img_20161110_072424 img_20161110_225726img_20161110_030540

img_20161113_220411

img_20161113_221442 img_20161113_221650

Referensi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s