‘Kami Datang untuk Bela Alquran tak Menyangkut Politik’

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Ribuan umat Islam dari Kota Bogor telah berangkat dari Masjid Raya Kota Bogor menuju Masjid Istiqlal untuk mengikuti aksi Bela Islam II, Jumat (4/11). Koordinator lapangan massa dari Bogor, Abdurrahman Assegaf mengatakan aksi ini murni hendak membela agama, tidak menyangkut politik ataupun provokasi.

“Kami datang murni untuk membela Islam dan Alquran, bukan untuk memprovokasi, bukan juga menyangkut politik atau partai politik,” tegasnya.

Ia mengatakan aksi damai ini juga semata-semata murni mengawal fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Aksi damai ini, kata dia, murni karena Allah. Massa merupakan gabungan dari Ormas Islam, majelis-majelis maupun pesantren dari Kota maupun Kabupaten Bogor.

Sementara peserta aksi lainnya Burhanudin mengatakan alasan massa aksi damai dari Bogor juga sama dengan massa dari berbagain daerah lainnya, yaitu membela Al-Quran. Sejak dua hari lalu, sebanyak 3000 massa diberangkatkan secara bertahap.

“Saya sudah di sini sejak pukul 01.00 WIB dini hari mengawal keberangkatan juga. Kalau tadi malam ada sebagian MUI, Persis, bertahap karena semalam sudah nggak ketampung parkiran di sini,” ujarnya.

Aksi Bela Islam Karena Keimanan, Kok di Fitnah Terima 500 Ribu

PAKTIGA.COM, — Wakil Gubernur propinsi Jawa Barat akhirnya berkomentar terkait fitnah  yang di alamatkan oleh Massa aksi bela islam 4 November lalu. Beberapa hari yang lalu Ahok sebagai tersangka kasus penistaan agama  mengatakan pada saat di wawancara oleh media asing, menuduh bahwa Jutaaan massa yang melakukan aksi damai  pada tanggal 4 November masa di bayar 500 ribu per orang.

Atas fitnah tersebut artis senior sekaligus wakil Guberur jawa Barat, atau yang kerap di sapa Deddy Mizwar menyampaikan dalam pernyataannya, “Umat Islam Ikut Aksi 4 November didorong karena rasa keimanan, kok dituduh terima uang 500 ribu rupiah” ujar Deddy saat memberikan orasi dihadapan massa “Apel Akbar Muslim Jabar”, di depan Gedung Sate Bandung, jum’at(18/11/2016).

Deddy Mizwar juga menyampaikan bahwa dirinya di sumpah sebagai Wakil Gubernur dengan Alquran, namun aneh ketika ada Orang yang menistakan Al-quran di biarkan bebas.

Saya disumpah menjadi Wakil Gubernur dengan Al-Qur’an, kalau negara tidak bisa melindungi kesucian Al-Qur’an, saya bekerja untuk negara yang mana sebenarnya” tanya Deddy

Selain itu beliau juga menghimbau kepada semua umat islam Jawa Barat yang berjuang menjaga kesucian dan kemurnian Al – Quran, agar senantiasa meneladani Rosulullah SAW sehingga terhindar dan tidak terpancing oleh pihak – pihak yang berusaha memprovokasi.

Lebih Baik Kehilangan Jabatan Daripada Tidak Bisa Bela Alquran

ALHIKMAHCO,– Saya lebih baik kehilangan jabatan daripada tidak bisa membela Kitab Suci Al Qur’an. Demikian sepenggal pernyataan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sambil menitikan air mata, saat menemui ribuan muslim Jawa Barat di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (18/11/2016).

“Saya disumpah jadi Wakil Gubernur dengan Al Qur’an, kalau negara tidak bisa melindungi kesucian Al Qur’an, lantas saya bekerja untuk negara yang mana sebetulnya?” lanjutnya.

Pernyataan tersebut membuat peserta aksi ikut meneteskan air mata sambil menakbirkan kata Allahu Akbar.

Ia juga mengingatkan, baik dirinya maupun pejabat yang lain pun sama, disumpah atas nama Alquran. “Mudah-mudahan Allah tidak mencabut iman kita, hanya karena kita membiarkan seorang penista agama,” sambungnya.

Karena itu, Deddy mengajak umat muslim untuk sama-sama mengawal kasus penistaan agama ini. ia juga meminta umat untuk berbaik sangka kepada aparat, akan menyelesaikan kasus ini dengan baik.

“Dan saya akan selalu hadir bersama kalian,” pungkasnya diiringgi gema takbir dan kibaran bendera.

Acara yang digagas Aliansi Pergerakan Islam (API) Jabar itu melahirkan Resolusi Bandung, Salah satu poinnya adalah mendesak aparat untuk menahan tersangka kasus penistaan Al Qur’an, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

pict_jurnalislam.com

pict_jurnalislam.com


Referensi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s