Dindim, Seekor Pinguin Berenang 8 Ribu Km Tiap Tahun Demi Temui Kakek Penyelamatnya

Ceritanya, pada suatu hari, Joao Pereira de Souza, kakek 71 tahun yang juga seorang nelayan ini menemukan seekor penguin yang sekarat di pantai. Joao membawa penguin ini ke rumahnya, merawatnya sampai ia sembuh dan memberinya nama Dindim.

Setelah beberapa waktu, penguin ini berenang jauh ke tempat yang tidak diketahui. Tapi kemudian ia datang kembali di tahun berikutnya!

Pria tua ini sungguh terkejut dan tersentuh melihat teman kecilnya mengunjunginya lagi. Tapi yang lebih luar biasa dan menyentuh adalah Dindim selalu mengunjungi penyelamatnya setiap tahun.

“Semua orang mengatakan kalau dia tidak akan kembali lagi, tapi setiap tahun ia kembali datang untuk menemui aku,” cerita Joao seperti dilansir dari laman Brightside.

Sekarang, hampir sepanjang tahun, Dindim hidup dengan Joao di Brazil, dan ia menghabiskan sisa waktu di rumah dekat pantai Argentina dan Chile.

Ahli biologi mengatakan bahwa mereka belum pernah melihat sesuatu seperti itu. Mungkin, penguin berpikir bahwa Joao adalah bagian dari keluarganya.

Gemas Tapi Mengharukan, Penguin Ini Berenang 8.000 KM Hanya Demi Bertemu Penyelamatnya. (Brightside)

Gemas Tapi Mengharukan, Penguin Ini Berenang 8.000 KM Hanya Demi Bertemu Penyelamatnya. (Brightside)


Joao Pereira de Souza, kakek 71 tahun yang menyelamatkan seekor penguin di pantai.

Joao Pereira de Souza, kakek 71 tahun yang menyelamatkan seekor penguin di pantai.


Sekarang, hampir sepanjang tahun, Dindim hidup dengan Joao di Brazil

Sekarang, hampir sepanjang tahun, Dindim hidup dengan Joao di Brazil


Jangan Pernah Lupakan Kebaikan Orang Lain!

Dan ayat Al-Qur’an mengajarkan untuk tidak melupakan kebaikan orang lain. Kenapa hal ini ditekankan? Karena sering kita lupa dengan kebaikan seseorang hanya karena satu kesalahan. Sering kita melupakan jasanya hanya karena pertengkaran dan rasa marah. Seakan satu kesalahan itu menghapus ribuan kebaikan yang pernah ia lakukan. Padahal Allah berfirman,

وَأَن تَعْفُواْ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَلاَ تَنسَوُاْ الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ إِنَّ اللّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

“Memaafkan itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah kamu lupa kebaikan di antara kamu. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (QS.Al-Baqarah:237)

Ayat ini turun berkaitan dengan perceraian. Digandengkannya kata “memaafkan” dan “jangan lupakan kebaikan” seakan ingin menjelaskan bahwa sebesar apapun kesalahan yang dilakukan seseorang, jangan pernah menghilangkan kebaikan yang pernah ia lakukan kepada kita. Kebaikan tetaplah kebaikan. Dan orang yang lupa pada kebaikan orang lain disebut LAIM, tak tau balas budi.

Ada pula satu kisah yang menarik tentang mengingat kebaikan orang lain. Di dalam Surat Toha, Allah Menghitung nikmat yang telah diberikan kepada Nabi Musa as. Dimulai dari hari kelahirannya, kemudian dihanyutkan di sungai nil dan kemudian diambil oleh istri Fir’aun yang spontan mencintai bayi suci itu. Dan yang menarik adalah setelah Allah Menyebutkan berbagai nikmat ini, Allah Mengingatkan kebaikan saudari Musa as dalam Firman-Nya,

إِذْ تَمْشِي أُخْتُكَ فَتَقُولُ هَلْ أَدُلُّكُمْ عَلَى مَن يَكْفُلُهُ فَرَجَعْنَاكَ إِلَى أُمِّكَ كَيْ تَقَرَّ عَيْنُهَا وَلَا تَحْزَنَ

“(Yaitu) ketika saudara perempuanmu berjalan, lalu dia berkata (kepada keluarga Fir‘aun), ‘Bolehkah saya menunjukkan kepadamu orang yang akan memeliharanya?’ Maka Kami Mengembalikanmu kepada ibumu, agar senang hatinya dan tidak bersedih hati.”(QS.Thaha:40)

Coba bayangkan, setelah semua kenikmatan yang Allah sebutkan, Dia juga mengingatkan kembali tentang jasa dari saudari Musa yang melakukan langkah untuk menyelamatkan adiknya. Padahal itu hanya perbuatan sederhana yang dilakukan bertahun-tahun yang lalu, bahkan ketika Musa masih bayi. Tapi Allah tetap Mengingatkannya kembali.

Seakan Allah ingin Mengajarkan bahwa jangan pernah lupakan kebaikan orang lain walau telah sekian lama, walau sekecil apapun!

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang mudah melupakan kebaikan orang lain… Semoga Bermanfaat.

Referensi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s